Naik motor waktu matahari lagi panas-panasnya mungkin hal yang menyebalkan buat kamu. Apalagi angin yang kencang akan membuat rambutmu berantakan. Percuma dandan cantik-cantik, toh ujung-ujungnya make up bakal luntur kalau di jalan turun hujan. Outfit udah cihui banget siap ke kondangan, malah harus gigit jari karena jadinya malah seadanya.

Mungkin itulah yang bikin kamu malas ke mana-mana naik motor. Mungkin kamu juga akan berkhayal sedikit, coba pacarmu punya mobil, pasti kamu nggak akan semenderita ini. Eits, tunggu dulu. Sebelum kamu memutuskan, coba cek hal-hal di bawah ini. Tentang cowok-cowok yang naik motor, dan karena itulah mereka layak kamu pertimbangkan.

Jangan salahin hipwee kalau habis ini jadi makin sayang ;p

1. Cowok yang suka naik motor itu praktis. Bersamanya kamu tidak akan diribetkan oleh banyak hal.

praktis, bisa parkir di mana-mana via faaituaku.wordpress.com

Dia yang pakai motor adalah orang-orang yang bisa praktis di segala kesempatan. Ada perlu, langsung caw! Waktu parkir juga nggak perlu muter-muter cari parkiran yang aman, karena motor bisa diparkir di mana aja asal nggak di tengah jalan.

Advertisement

Itu artinya mereka juga nggak ribet untuk sebuah hubungan. Asal kalian berdua bahagia, terserah orang mau bilang apa.

2. Naik motor memang berisiko kepanasan dan kehujanan. Tapi tenang, itu artinya tak peduli apapun menghadang mereka tetap setia padamu.

naik motor hujan-hujanan via motoworship.com

Kecuali motor kamu ada payungnya, naik motor memang bikin kepanasan dan kehujanan. Kamu pun harus sedia jaket tebal supaya nggak masuk angin kalau naik motor malam-malam. Belum lagi kalau jalanan becek, motor juga nggak akan menyelamatkan kamu dari cipratan air yang cokelat.

Tapi justru itulah seninya. Ibaratnya hubungan, panas hujan nggak akan membuatnya mundur. Walau halangan rintangan membentang tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran, kera saktiii… dia akan mencintaimu dan menjagamu sepenuh hati.

3. Mereka memikirkan masa depan. Untuk apa mewah-mewah sekarang? Nanti saja, kalau sudah punya keluarga.

begininya nanti aja via www.indiacrunch.in

Pernahkah kamu menanyakan kenapa mereka pilih naik motor? Bisa jadi karena mereka sedang sibuk menabung. Dengan memakai motor, pengeluaran untuk transportasi bisa ditekan. Naik kendaraan umum mungkin mahal di ongkos. Naik mobil apalagi. Motor bisa menjadi cara untuk menghemat, karena selain bensinnya sedikit, waktu tempuhnya pun lebih cepat.

Daripada untuk senang-senang sekarang, dia lebih suka menabung untuk masa depan. Nanti saja. Saat kalian sudah berkeluarga, dan roda dua tak lagi mampu menampung anggota keluarga, kalian bisa lega karena akhirnya bisa memakai roda empat.

4. Mereka juga seorang yang ulet, terutama dalam mencari jalan di tengah kemacetan. Jadi jangan khawatir mereka akan menyerah dengan mudah.

pengendara motor pantang nyerah nyari jalan via asianwiki.com

Jangan pernah meragukan keuletan pengendara motor dalam mencari jalan. Apalagi untuk mereka yang sering terjebak kemacetan. Celah sekecil apapun bisa menjadi jalan sempurna untuk mencapai tujuan.

Itu artinya mereka pekerja keras. Mereka tahu bahwa selalu ada kemungkinan di setiap kesempatan. Mereka terfokus pada tujuan, dan berusaha keras untuk mencapainya. Jadi, jangan cemas mereka akan menyerah dengan mudah.

5. Mereka juga romantis. Meski nggak leluasa ngobrol sepanjang jalan, toh kamu bisa memeluknya terus-terusan.

bisa peluk sepanjang jalan ;p via filauhim3.pun.bz

“Sayang, kamu cantik deh…”

*Ada suara klakson*

“Apaaa?”

“Kamu cantik banget deh. Aku jadi makin cinta…”

*Ada motor nyalip dengan suara kenceng*

“Gimana-gimana? Aduh, nggak kedengeran.”

“Ng, ya udah deh.”

Berboncengan naik motor memang membuat kalian nggak leluasa bicara. Selain debu di mana-mana juga karena suara bising bikin kamu emosi kalau memaksa. Kalian juga nggak bisa mendengarkan lagu-lagu romantis berdua. Tapi toh, kamu tetap bisa memeluknya sepanjang jalan. Mendengarkan detak jantungnya yang bersemangat ingin segera membawamu sampai ke tempat tujuan, apa nggak kurang romantis?

6. Bisa aja sih mereka beli mobil (meski harus nyicil), biar keren. Tapi buat apa kalau motor saja sudah mencukupi? Itu artinya mereka nggak menilai sesuatu dari tampang.

baginya, motor aja sudah cukup via id.pinterest.com

Sebenarnya bisa saja mereka membeli mobil untuk keren-kerenan. Toh, sekarang mobil bisa dibeli dengan cicilan murah. Tapi mereka selalu berpikir itu belum perlu. Untuk apa? Kalau motor bebek tuanya yang nyaman sudah cukup mengantarnya ke mana-mana, termasuk menemukan kamu, satu di antara seribu orang di dunia 🙂

7. Momen naik motor berdua, saat pacaran akan jadi hal yang selalu kamu kenang nantinya.

momen motor mogok seperti ini juga bisa kamu kenang via twitter.com

Mungkin saat ini kalian akan harus bersusah payah saat di jalanan. Tapi suatu saat nanti di masa depan, saat kalian duduk nyaman di dalam mobil yang dingin, kenangan saat pacaran itu akan membuatmu senang. Berkutat dengan debu, kepanasan, kehujanan, semua itu menjadi sebuah kenangan yang tak bisa kamu lupakan. Dengan begitu, kamu juga akan sangat bersyukur dipertemukan dengan sosok yang mengajakmu untuk berjuang bersama dari awal.

Jadi, nggak usah sebal kalau harus berpanas-panasan di atas motor. Nikmati juga saat kamu kehujanan karena lupa bawa jas hujan. Suatu saat nanti, kamu akan duduk, dan tersenyum mengenang itu semua.

Gimana, jadi kangen nggak sama si dia?

Kredit Featured Image : http://bikerkiss.net/2015/09/14/5-ways-to-date-a-biker-women-who-loves-motorcycle-travel/