Persoalan tentang pencarian jodoh memang menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan oleh banyak orang. Topik utamanya biasanya seputar kegalauan mereka yang sampai di umur matang, belum juga menemukan jodoh yang akan menemani hingga akhir hari. Namun tahukah kamu, semesta tak mungkin sejahat itu. Tenang, ia tak sedang mempercundangimu soal jodoh. Kamu dan dia yang nantinya ditakdirkan bersama hanya sedang butuh waktu untuk bisa saling merengkuh.

Kadang jodoh bukanlah orang yang benar-benar baru dalam hidupmu. Dia bisa orang yang selama ini ada di sekitarmu. Kamu tak perlu berharap yang muluk-muluk soal jodoh. Tuhan lebih tahu yang terbaik, jodoh seperti apa yang pantas buatmu. Karena tak ada yang lebih indah dibandingkan pilihannya…

Jika jodoh tak kunjung datang, tak perlu terus disesali. Justru ini jadi kesempatanmu untuk mengembangkan diri.

waktunya kembangkan diri via www.pinterest.com

Ada pepatah yang mengatakan, jodoh yang baik adalah untuk orang-orang yang baik pula. Jika diartikan secara luas, pepatah tersebut lebih ingin mengatakan bahwa terkadang jodoh adalah cerminan diri kita sendiri. Perbedaan memang akan tetap selalu ada, namun dia yang ditakdirkan untukmu kadang adalah orang yang langsung mengerti kerisauanmu tanpa kamu perlu bercerita panjang lebar.

Maka tidak ada salahnya, sebelum kamu ngoyo untuk mendapatkan jodoh, mulai saat ini kamu mulai mengembangkan diri sendiri. Mungkin saja Tuhan sedang memberi kesempatan kepadamu dan dia untuk saling memantasakan diri.

Kamu juga tak perlu menyesali masa lalu yang terjadi. Berharap jodoh bukan soal menyesali dia yang telah pergi.

Advertisement

lupakan dia yang telah pergi via www.hipwee.com

Kamu tentunya pernah merasa memiliki orang – yang kamu pikir adalah jodohmu. Namun bagaimana jika semesta tak memberikan restunya kepadamu dan dia. Diikat sekencang apapun, kamu tak akan pernah bisa bersamanya. Selalu ada alasan di balik perpisahan. Bahagia mungkin kamu rasakan sekarang, namun entah akan berapa lama akan bertahan.

Menyesali masa lalu akan membuat dirimu semakin tertutup. Berharap jodoh bukan soal menyesali dia yang telah pergi. Sebaliknya, kamu harus kembali membuka diri. Kamu boleh pernah merasa tersakiti, tapi itu bukan alasan untuk terus meratapi.

Soal jodoh, kadang kamu tak perlu berangan terlalu muluk. Bisa saja dia adalah orang yang tak pernah pergi dari hidupmu.

coba lihat sekitarmu via dylandsara.com

Jodoh bukanlah ilmu pasti, yang bisa kamu tebak kapan datangnya. Merutuki nasib yang tak kunjung mendapatkan jodoh hanya akan menutup kesempatanmu untuk bertemu dengannya, karena kamu terus meratapi hal yang tak pasti. Bukankah selama ini kamu telah banyak berdoa kepada Tuhan bahwa ingin didekatkan dengan dia yang nanti akan menjadi pelabuhan terakhirmu. Jika kamu percaya kepada-Nya, maka sebenarnya jodoh itu sederhana. Dia terkadang tak pernah jauh darimu.

Jika kamu bertanya, mengapa kalian tak kunjung dipertemukan jika memang dekat? Maka jawabannya juga sederhana, selalu ada hal yang harus diupayakan dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu yang sangat penting dalam hidup kita. Jodoh memang ada di tangan Tuhan, tapi bukan berarti kamu bisa hanya berserah saja. Bukankah tak ada yang lebih indah dibandingkan perjuangan untuk saling menemukan?

Karena kamu tak perlu sok tahu dengan mendahului kehendak-Nya. Dia tahu waktu yang terbaik untuk kalian bertemu.

tunggu waktu yang tepat untuk bertemu via dylandsara.com

Tak perlulah kamu menjadi manusia paling merana karena belum bertemu jodoh. Dan tak perlu juga memaksakan diri dengan merasa telah bertemu jodoh, meski sebenarnya hatimu tak benar-benar yakin. Dia yang tepat akan juga datang di waktu yang tepat. Tuhan lebih tahu kapan waktu yang tepat untuk kalian bertemu. Jadi kamu tak perlu sok tahu mendahului kehendak-Nya dengan memaksakan diri untuk segala upaya mendapatkan jodoh.

Jalannya akan lapang terbuka ketika kamu bersama orang yang memang digariskan untukmu. Masa depan kalian akan tergambar dengan jelas. Sekali lagi, kamu hanya perlu sedikit bersabar dan usaha keras yang semoga segera direstui Dia Yang Maha Tahu.

Percayalah, kamu dan dia sebenarnya tak pernah jauh. Kalian hanya butuh waktu untuk saling merengkuh.

butuh waktu untuk saling merengkuh via dylandsara.com

Dan pada akhirnya, bertemu jodoh adalah persoalan waktu. Kamu mungkin merasa dia yang nantinya ditakdirkan kepadamu masih terlampau jauh. Namun yang sebenarnya terjadi adalah kamu dan dia hanya butuh waktu untuk bisa saling merengkuh…

Masih risau soal jodoh? Mungkin usahamu kurang keras dan doamu kepada-Nya kurang banyak. Jodoh bukan hanya soal usaha pribadi saja, tapi juga restu semesta. Semoga segera bertemu jodoh terbaikmu, yaa..