Kita Punya Kesempatan Untuk Melakukan Pertemuan. Aku Selalu Ingin Tahu Bagaimana Akhir Dari Sebuah Penantian

Pacaran online

Setiap membaca novel atau menonton film romantis, pertemuan sepasang kekasih selalu terjadi di beberapa tempat. Sebut aja di antaranya sekolah, kampus, kafe sampai transportasi umum. Sayangnya semua itu hanya cerita fiksi belaka. Pada kenyataannya cinta bisa bersemi di mana saja. Seperti cintaku yang bersemi lewat sosial media.

Advertisement

Orang yang jatuh cinta mengalami proses ‘Dari mata turun ke hati’. Nggak jauh berbeda, aku juga mengalami hal yang sama. Aku tertarik saat melihat foto seseorang di Instagram, Tinder atau Twitter. Meski belum pernah bertemu sebelumnya, rasa cinta yang terjalin secara daring terasa dekat dan nyata. Setelah menjalani hubungan tanpa bertemu, kini aku menantikan pertemuan yang telah kunantikan tepat setelah aku dengan jujur mengatakan perasaan padanya.

Berkenalan, mengenali satu sama lain dan berkomitmen menjalani hubungan di sosial media tanpa harus bertemu terlebih dahulu

Bertemu dan mengenali satu sama lain lewat media daring via unsplash.com

Berbeda dengan pasangan-pasangan kebanyakan, kisah cintaku terjalin lewat sosial media. Dari mulai proses berkenalan sampai berkomitmen semua dilakukan lewat media daring. Hal ini nggak aneh lagi mengingat teknologi informasi semakin berkembang pesat. Kini kita bisa mencari pasangan bahkan jodoh lewat Twitter, Facebook, Instagram dan aplikasi kencan online seperti Tinder. Siapa sangka media daring hari ini jadi tempat berseminya cinta sepasang manusia?

Pacaran online nggak semembosankan kedengarannya. Ada banyak hal menarik dari sebuah perkenalan dan pacaran lewat media daring. Contohnya, aku bisa menerima pemikiran pasangan lewat pesan-pesan yang ia kirimkan saat membahas satu topik tertentu. Pacaran online juga membuat aku belajar untuk setia dan saling mempercayai satu sama lain. Terakhir, aku belajar bersabar dan menaruh impian untuk bertemu saat waktunya sudah tepat.

Pacaran online membuatku belajar merawat kepercayaan, memupuk rindu dan menaruh impian-impian kecil

Pacaran online via www.entrepreneur.com

Pacara online serupa dengan mereka yang menjalani hubungan long distance relationship. Bedanya aku nggak pernah sekalipun bertemu dengan pasangan secara langsung. Maka dari itu yang paling penting dalam pacaran online adalah mempercayai satu sama lain. Kalau rasa kepercayaan sudah hilang percayalah cinta akan pupus di tengah jalan.

Pacaran online juga membuat aku belajar bagaimana caranya merawat kepercayaan dengan beragam cara. Aku dituntut untuk peka dan lebih perhatian pada pasangan. Menjaga komunikasi adalah kunci utama. Hal yang paling sulit dalam hubungan online adalah menahan hasrat bertemu. Dari situ aku belajar memupuk rindu dan menaruh impian kecil bernama

Sejujurnya rasa insecure, jarak dan kesibukan adalah masalah yang menghalangi pertemuanku

Advertisement

Jarak via unsplash.com

Pacaran online nggak selalu berjalan mulus. Sama seperti hubungan biasa, aku juga sering dihadapkan dengan masalah. Biasanya masalah yang muncul berupa trust issue yang diakibatkan pola komunikasi yang baik. Masalah yang paling mengerikan adalah saat ada perasaan ingin bertemu namun nggak bisa diwujudkan dengan segera.

Pertemuan kadang jadi sesuatu yang rumit. Sejujurnya aku merasa nggak percaya diri jika harus bertemu dengan pasangan. Selain itu ada jarak dan kesibukan lain yang harus aku prioritaskan. Bahkan beberapa waktu belakangan pertemuan yang sudah aku rencanakan dengan matang harus batal karena pandemi corona. Kini aku kembali pada proses merawat kepercayaan dan menabung rasa rindu.

Aku selalu berandai-andai tentang akhir dari penantian dan impian kecil dalam hubungan ini

Pertemuan via unsplash.com

Setiap pasangan yang berhubungan selalu punya impian yang ingin mereka capai. Misalnya ada pasangan yang ingin melewati proses pendewasaan bersama atau ingin melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius. Saat menjalani pacaran online impianku begitu sederhana. Aku hanya ingin bertemu dengan pasanganku secara langsung. Hari ini pertemuan tersebut hanya bisa aku bayangkan. Semua impian tentang pertemuan aku harap bisa jadi akhir dari penantian dan menjadi awal baru yang membawaku ke impian-impian kecil yang menanti di depan sana.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE