Menjaga Hubungan Pertemanan dengan Cara Mendukung Bisnis. Ingat, Jualan Teman Itu Bukan Sedekah!

Mendukung bisnis teman

Selama menjalani berbagai circle pertemanan yang ada di kehidupanmu, kamu pasti telah menemukan banyak macam-macam tipe orang dengan sifatnya sendiri-sendiri. Terlebih jika dikaitkan dengan persoalan-persoalan tertentu, seperti misalnya bisnis. Pernah denger nggak sih tentang kasus-kasus gimana rusaknya hubungan pertemanan hanya karena masalah tersebut? Ya, saat ini banyak banget fenomena yang kalau dipikir-pikir bikin geregetan, padahal sebenarnya juga cuma sepele.

Advertisement

Banyak orang yang pernah berada di posisi nggak enak ini, entah sebagai pelaku bisnis, atau sekedar sebagai teman dari pelaku bisnis itu sendiri. Persoalannya pun juga bermacam-macam, mulai dari susahnya kita menghargai teman yang sedang menjalankan bisnis, hingga mengabaikan poin bahwa yang mereka lakukan ini benar-benar untuk mencari uang, bukan sekedar bersedekah. Makanya nggak heran tuh, banyak yang circle pertemanan mendadak rusak hanya karena hal-hal ini. Untuk menghindari hal tersebut, simak beberapa ulasan di bawah ini deh.

Jangan pernah minta gratisan, sekalipun mereka baru awal-awal jualan dan menjalani bisnisnya kecil-kecilan

Dibanding orang lain, kamu pastinya lebih tahu jatuh bangun temanmu bangun usahanya | Photo by Ksenia Chernaya via www.pexels.com

Embel-embel ‘cuma sama temen’, rupanya memang sering banget disalahgunakan oleh banyak orang di lingkaran pertemanan. Seolah-olah hal tersebut tak ada batasannya dan bikin mereka bisa bertingkah seenaknya sendiri. Contohnya ya seperti ini, udah tahu temennya lagi memulai bisnis kecil-kecilan karena butuh uang tambahan untuk hidup sehari-hari, masih aja dimintain gratisan dengan alasan-alasan yang nggak masuk akal. Ingat, kejadian kayak gini bagi orang-orang yang sedang memulai bisnis itu sama sekali bikin nggak nyaman lo. Kalau ditolak jadi nggak enak, kalau diiyakan juga nggak dapat rezeki, pokoknya serba salah deh. Hindari minta gratisan sama temen ya!

Namanya temen itu malah harus bisa menghargai lebih, kalau kamu minta ‘harga temen’, itu sama sekali nggak menghargai. Kecuali memang dikasih harga khusus sama mereka

Bayar saja dengan harga yang mereka tentukan | Photo by Sam Lion via www.pexels.com

Persoalan kedua yang seringkali merusak hubungan pertemanan adalah hal yang satu ini. Jika tadi minta gratisan, sekarang mintanya harga temen. Meski kedengarannya lebih mending karena tetap mau membayar dengan catatan ‘harga temen’, tapi kalau dipikir-pikir ya nggak ada mending-mendingnya sih. Ingat ya, yang namanya temen itu seharusnya bisa menghargai dengan memberi bayaran lebih jika memang ada rezeki, tapi kalau nggak ada ya setidaknya membayar dengan harga yang udah ditentukan. Jangan malah minta diskonan dengan harga yang nggak masuk akal, kecuali kalau temenmu berniat memberimu dengan harga khusus temen. Itu baru beda ceritanya~

Advertisement

Coba deh sesekali bantuin temenmu mempromosikan barangnya, syukur-syukur kamu punya circle pertemanan lain yang lebih luas

Jangan lupa bantu promosi | Photo by Sam Lion via www.pexels.com

Kendala dalam memulai bisnis kecil-kecilan salah satunya adalah susahnya memasarkan barang yang hendak dijual karena bingung hendak memulainya dari mana. Sebagai temen yang baik, kamu bisa kok menawarkan bantuan kepada mereka untuk turut serta mempromosikan bisnisnya. Apalagi jika kamu punya lingkar pertemanan lain di luar yang lebih luas jangkauannya. Kalau memang mau pasang harga juga nggak ada salahnya kok, tapi sih kalau bisa melakukannya dengan hubungan timbal balik juga lebih bagus. Gampangnya, kamu bantu mempromosikan barang jualannya, temenmu bisa kasih kamu barang tersebut dengan cuma-cuma. Kalau zaman sekarang sih istilah gaulnya adalah endorse.

Jangan mentang-mentang cuma sama temen terus bayarnya nanti-nanti. Kalau bisa mah langsung dibayar lunas~

Kalau dekat, justru harus dibantuin dengan bayar full | Photo by Arina Krasnikova via www.pexels.com

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan dan perlu untuk dihindari adalah perihal hutang. Udah banyak contoh kasus di luar sana tentang pertemanan yang rusak karena hutang, kamu nggak perlu menambahi contoh-contoh tersebut. Kalau kamu mau beli barang hasil dari bisnis temenmu, ya bayarlah dengan langsung, jangan malah ditunda-tunda. Biasanya orang-orang sih banyak yang begini, mentang-mentang karena sama temen sendiri malah mengabaikan kewajibannya untuk bayar. Giliran ditagih malah baper, kan serba salah ya. Mau nagih hutang ke teman kan banyak nggak enaknya… 🙁

Bisnis dari temenmu itu bukan sedekah, mereka melakukannya pasti karena ada tujuan tertentu. Artinya kegiatan tersebut nggak dilakukan karena cuma iseng dan pengen coba-coba aja. Lha kalau hal-hal dan prinsip sesimpel ini aja kita nggak bisa memahami, gimana kita bisa membantu kehidupan mereka? Yuk mulai sekarang jaga lingkar pertemananmu dengan mendukung bisnis temen sebagaimana mestinya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE