Saat pertanyaan kapan nikah sudah mulai sering terdengar. Kamu sebagai cewek yang sudah memiliki pasangan seketika bertanya-taya dalam hati,

Kira-kira kapan ya aku dilamar?

Atau

Pacarannya udah lama, tapi kok nggak dilamar-lamar juga?

Advertisement

Namanya juga cewek, nggak mungkin nggak berharap datangnya momen seperti ini. Mengingat kamu dan dia sudah menjalin hubungan cukup lama. Kedua orang tua atau saudara kalian sudah sama-sama tahu tentang hubungan ini. Namun, entah kenapa cowokmu hingga kini tak menunjukkan tanda-tanda yang mengarah ke sana. Membuat kamu mempertanyakan kembali keseriusannya. Kadang terlintas juga pertanyaan, kira-kira kenapa ya cowokmu ini tak juga melamar.

Supaya kamu yang sedang menanti datangnya lamaran tak terus resah. Ada baiknya kembali menengok diri sendiri, kira-kira apa yang membuat cowokmu ini seolah-olah ragu untuk melamarmu? Jangan terlalu baper ya. :’)

1. Kamu terlalu sibuk dengan duniamu sendiri, membuat dia sering bertanya-tanya keseriusanmu dalam hubungan ini

kamu masih terlalu sibuk dengan duniamu

kamu masih terlalu sibuk dengan duniamu via www.logancoleblog.com

Semua orang tahu kamu ini cewek cerdas serta pekerja keras. Urusan karir semua orang pun mengancungkan jempol kepadamu. Sebab di usia yang tergolong muda, pencapaian karirmu sudah bisa dikatakan luar biasa. Tapi sayanganya, kesuksesan karirmu tak sejalan dengan kisah cintamu. Hubungan kamu dan dia yang sudah lama terjalin, tapi entah kenapa belum juga ada titik terangnya mau dibawa kemana.

Advertisement

Sebenarnya dia sendiri sudah berkeinginan meresmikan hubungan kalian. Hanya saja, kamu yang selama ini masih terlalu sibuk dengan duniamu sendiri, bekerja dan mengurusi pencapaian karir membuat dia pun bertanya-tanya sendiri, sebenarnya kamu serius nggak sih dengan hubungan kalian. Dia khawatir, jika kamu terus memprioritaskan karir, sedangkan dirinya atau masa depannya tak sempat dipikirkan.

2. Kamu memang perhatian, tapi sayangnya tak cukup pengertian terhadap dirinya

Kamu tak cukup pengertian

Kamu tak cukup pengertian via www.afistfullofbolts.com

Di tengah kesibukan, kamu masih menyempatkan diri untuk menghubunginya. Saat dia membutuhkan sosokmu, sebisa mungkin kamu ada untuknya. Kamu meyakinkan dia, jika kesibukan tak mengurangi perhatianmu ke dirinya. Hanya saja, kamu masih seringkali tak bisa memahami dirinya dengan baik. Seperti saat dia sedang banyak pikiran dengan pekerjaannya, kamu justru membebaninya dengan kekhawatiranmu yang lain. Membuat kesalahpahaman terkadang tak bisa dielak.

Dari hal semacam itulah, dia masih sering mempertayakan pengertianmu kepada dia sebagai pasangan. Sebab, membentuk ikatan emosional tak hanya membutuhkan perhatian tapi juga sikap saling pengertian satu sama lainnya. Dia pun bisa jadi ragu, karena menganggap kamu belum mengenal baik dirinya.

3. Terlalu sering berdebat, membuat dia berpikir dua kali tentang kesamaan visi misi yang selama ini diyakini

terlalu sering berdebat

terlalu sering berdebat via id.pinterest.com

Ada yang bilang pertengkaran itu bumbu dalam sebuah hubungan. Bisa jadi pertengkaran itu juga yang membuat kamu, dia, dan hubungan kalian semakin dewasa. Tapi buat dia pribadi, perdebatan yang terlalu sering terjadi di antara kalian mendatangkan pertanyaan tentang kesamaan pandangan untuk ke depannya. Dia hanya tak ingin dalam hubungan kalian selalu terjadi kecekcokan, hanya karena kamu dan dia memiliki beda visi dan misi dalam membangun masa depan.

4. Kamu masih terlalu sering menyembunyikan sesuatu, padahal di masa depan keterbukaan itu kunci dari segala kepercayaan dan keyakinan

kamu terkadang menyembunyikan sesuatu

kamu terkadang menyembunyikan sesuatu via www.logancoleblog.com

Mungkin kamu masih terlalu sungkan untuk menceritakan banyak hal kepadanya. Karena itu, masih banyak hal yang kadang kamu sembunyikan, dan pada akhirnya justru dia tahu dengan sendirinya atau dari orang lain. Padahal buatnya keterbukaan itu kunci dari hubungan kalian. Keterbukaan yang membuat kepercayaan semakin kokoh, dan keyakinan pun timbul dengan sendirinya.

Tak mungkinkan kelak saat kalian sudah hidup bersama tapi masih punya rahasia. Sebab kerahasian bisa menimbulkan prasangka negatif, yang bisa juga menyulut kesalahpahaman yang lain. Toh sebagai pasangan dia pun ingin diberi kepercayaan menjaga rahasia yang kamu punya.

5. Sikapmu yang kurang sabaran membuat dia sedikit khawatir, jika kelak kamu tak bisa menjalankan kewajiban dengan sabaik-baiknya

kamu

kamu kurang sabaran via www.afistfullofbolts.com

Dari semua hal yang paling mengkhawatirkan, adalah kelabilan emosi yang membuat kamu sering kali tak sabaran menghadapi sesuatu. Kamu bisa seketika kesal, ketika apa yang kamu kerjakan tak juga sesuai dengan keinginanmu. Atau saat menghadapi sikap seseorang, kamu seringnya terbawa emosi. Sebenarnya tak masalah jika dia harus mengalah dengan sikap kerasmu ini, hanya saja kekhawatiran masih ada. Dia khawatir jika kelak kamu tak bisa menjalani kewajiban sebagai istri dan ibu sebaik-baiknya.

Bukankah menjadi seorang istri sekaligus ibu membutuhkan kesabaran yang tak terbatas.

6. Sebab masa depan tak hanya butuh cinta, tapi juga kesepakatan yang harus bisa kalian jalani berdua

masa depan butuh kesepakatan berdua

masa depan butuh kesepakatan berdua via www.logancoleblog.com

Urusan menikah memang mudah sebenarnya, terlebih untuk kalian yang sudah sama-sama mumpuni untuk urusan materi. Cinta kamu atau dia sendiri pun bukan lagi yang main-main. Hanya saja, kembali ke pemikirannya yang matang, jika masa depan kalian tak hanya membutuhkan cinta atau materi belaka.

Untuk sama-sama terus bejalan ke tujuan yang sama, kalian memerlukan persamaan pandangan untuk mewujudkan kesepakatan bersama. Tak bisa jika kamu inginnya A, tapi menurut dia lebih bagus yang B. Kalian perlu menyamakan jalan tengah yang sama-sama membuat kamu ataupun dia tetap nyaman.

Keputusan melamarnya pun datang dari bagaimana kamu membawa hubungan ini. Jika kamu mau terus berusaha untuk membenahi diri, dia sendiri tak akan ragu memilihmu untuk benar-benar menjadi pendamping hidupnya. Toh keberhasilan hubungan kalian ini, terletak dari perjuangan kamu dan dia untuk bisa mengesampingkan ego masing-masing.

Tenang, selalu ada jalan keluar untuk sebuah kebaikan. Semangat ya menunggu pinangannya pujaan hati kamu. 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya