Ada beberapa hal yang jauh lebih gampang saat diucapkan daripada benar-benar dilakukan. Move on, atau menyembuhkan diri setelah patah hati, adalah salah satunya. Kamu yang baru saja mengamputasi hubungan cinta tentu saja tahu betapa sulitnya.

Bukannya kamu tak berusaha melakukannya. Mencoba lupa agar senyum bisa kembali terukir di muka. Mencoba memberi maaf agar hati tak terus-terusan merasa luka. Namun ada saja waktu di mana semangatmu untuk berusaha tak setinggi biasanya. Dengungkan 6 kalimat berikut ini di kepala agar semangatmu kembali menyala. Move on memang bukan hal paling gampang di dunia. Tapi tenanglah, kamu bisa melakukannya.

1. Mungkin rindu masih sering muncul tiba-tiba. Tapi tenanglah, itu bukan berarti kamu membutuhkannya. Rindu juga tak selalu jadi tanda bahwa kamu masih punya rasa

rindu tak berarti masih punya rasa via leloveimage.blogspot.co.id

Advertisement

Rindu adalah tamu yang kurang ajar. Ia tak pernah bilang kapan mau datang.

Salah satu hal yang membuat move on terasa sulit adalah rindu yang sering muncul tiba-tiba. Ceritamu dengannya memang selesai baru-baru saja, sehingga bayangannya masih muncul tanpa kamu minta. Tapi tenanglah: perasaan rindu yang ada itu bukan berarti kamu masih membutuhkannya. Mungkin bukan sosoknya yang sebenarnya kamu rindukan — mungkin, kamu hanya ingin kembali merasakan hubungan yang bahagia. Dan itu tak harus dengan dia.

Mungkin kamu masih percaya bahwa kamu merindukan sosoknya, bukan bahagia yang pernah kamu rasa. Tapi setelah kalian tak bersama lagi, kamu dan dia akan bertransformasi di jalur sendiri-sendiri. Sosok yang pernah menjadi kekasihmu sudah pasti tak sama lagi — bahkan bisa saja akan sulit kamu kenali. Sosok yang kamu kenal dulu sudah tak ada lagi. Untuk apa menaruh harap dengan kondisi yang seperti ini?

2. Kadang ada hasrat dalam dirimu untuk “memperbaiki” masa lalu. Padahal, tugasmu hanyalah terus melangkah maju

tugasmu hanya terus melangkah maju via galleryhip.com

Advertisement

Mungkin memang masih ada hasrat dalam hatimu untuk “memperbaiki” masa lalu. Meminta maaf padanya atas tindakan bodoh yang kamu lakukan secara tak sengaja. Menarik kembali kata-kata yang pernah menyakitkan dirinya. Melakukan apa yang kamu bisa, agar masa lalu tak perlu menjadi semenyakitkan ini.

Berhentilah melakukan itu. Kamu sudah tak punya urusan lagi dengan apa yang terjadi di masa lalu. Tugasmu hanyalah terus melangkah maju. Dan sebagai manusia, kamu hanya punya satu kepala. Mustahil menatap ke depan jika kamu terus menolehkan kepala ke belakang.

3. Saat kamu merasa tak bisa hidup tanpa dia: ingat bahwa kamu baru mengenalnya setelah belasan tahun tidak tahu bahwa dia ada

Sebelumnya bahkan kamu tak tahu dia ada via www.bridestory.com

Saat hati sedang sedih-sedihnya, wajar jika kamu merasa tak bisa hidup tanpa dia. Pemikiran dramatis ini muncul karena kamu sudah terlalu terbiasa dengan kehadirannya. Rasanya aneh saat tiba-tiba dia tak lagi ada. Ide untuk kembali berbalikan pun akan tampak rasional dan layak dicoba.

Tapi jangan terburu-buru mempercayai pemikiranmu. Beri dirimu waktu. Ingat lagi, kamu sudah berusia dewasa saat pertama kali berkenalan dengannya. Ada tahun-tahun dalam hidupmu di mana kamu bahkan tidak tahu bahwa orang sepertinya hidup di dunia. Kalau kamu sudah pernah hidup tanpa dia untuk jangka waktu yang lama, dan kalau kamu toh baik-baik saja, kenapa sekarang harus meyakini bahwa hidupmu takkan sempurna kecuali dia ada?

4. Mungkin kamu bertanya-tanya apakah bisa kembali jatuh cinta. Tapi tak bijak menebak masa depan saat kamu sedang sedih-sedihnya

Tunggu sampai kamu bahagia via uyenfly0206.wordpress.com

Saat kamu sedang sedih-sedihnya, berspekulasi tentang masa depan hanya akan membuat segalanya tambah runyam. Ketika bertanya-tanya apakah kamu bisa kembali jatuh cinta, hatimu yang kalut akan membuatmu percaya bahwa jawabannya sudah pasti tidak. Padahal, di saat-saat seperti ini kamu tidak butuh jawaban yang menjatuhkan. Yang kamu butuhkan adalah penghiburan, jaminan bahwa segalanya akan kembali baik-baik saja saat kamu sudah siap untuk baik-baik saja.

Tak usah bertanya lagi apakah kamu bisa kembali jatuh cinta. Kamu lebih kuat dari yang selama ini kamu kira. Bukan hanya kembali mencintai, kamu pun akan menemukan cinta yang lebih baik dari yang sudah ini.

5. Ada keindahan yang sudah menunggumu di depan. Takkan kamu temukan sebelum hati merelakan yang silam

ada kebaikan di depan via favim.com

Kenapa kamu harus membuat diri sendiri terjebak di masa silam, jika ada keindahan yang sudah menunggumu di masa depan? Kamu tahu suatu hari akan dipertemukan dengan dia yang sudah tertakdirkan. Dia yang lebih pandai mengisi hati dan membahagiakan. Dia yang tak akan pernah mengecewakanmu dengan tindakan serampangan dan kata-kata yang menyakitkan.

Dia hanya akan datang jika hatimu sudah siap menyambutnya. Bukalah gembok itu pelan-pelan, agar kamu bisa kembali bahagia.

6. Hidup terus berjalan tak peduli keadaan hati. Tersenyumlah karena berbagai kebaikan yang masih bisa kamu nikmati.

masih banyak yang bisa kamu nikmati

Buktikan pada dirimu sendiri bahwa hubunganmu tidak mendefinisikan 100% hidupmu. Masih ada hal-hal lainnya yang bisa membuatmu merasa bahagia. Masih ada Ayah dan Ibu yang selalu sabar menghiburmu saat wajahmu terlihat lesu. Ada teman-teman yang siap melempar banyolan konyol untuk melepas sesak dalam dadamu. Kamu dilimpahi begitu banyak kebaikan. Nikmat yang mana lagi yang akan kamu dustakan?

Tak peduli keadaan hati, hidup terus berjalan. Jangan habiskan terlalu banyak waktu untuk “memperbaiki” masa lalu, karena ini sama saja dengan menyia-nyiakan sisa hidupmu.

Satu-satunya jalan adalah ke depan. Jangan pernah memutar balik ke belakang — di sana hanya ada hantu-hantu dan kenangan yang tak membutuhkanmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya