Artikel ini adalah hasil kerjasama antara Hipwee dengan YourSingapore. Tempat kamu bisa menemukan berbagai informasi soal Singapura.

Kamu boleh heran melihatku memilih tidak berjalan dengan siapa-siapa. Aku memang bukan orang yang harus didampingi untuk merasa lengkap sebagai manusia. Yeah, tidak perlu bertanya kenapa sampai sekarang aku masih sendiri saja. Sebab ada yang sedang kuperjuangkan sekuat tenaga.

Saat ini aku memang sedang memilih untuk rehat lama dari urusan pacaran. Sekarang aku sedang terlalu sibuk mempersiapkan masa depan.

Bukan berarti malas membuka hati. Hanya saja ada hal lain yang harus mati-matian diperjuangkan saat ini

Hanya saja ada hal lain yang harus diperjuangkan saat ini (Lokasi: Haji Lane | Kredit: YourSingapore) via www.facebook.com

Jangan salah sangka. Aku melakukan hal ini bukan karena terlalu takut sebab pernah sakit hati. Jelas, rasa sakit yang pernah kualami membuatku malas memulai seuatu yang baru. Sendiri, jadi lebih waras dijalani. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang melegakan terasa jauh lebih masuk akal.

Aku punya banyak mimpi yang belum terwujud sampai saat ini. Sebut saja bisa kuliah di Nanyang Technological University, Singapura. Bertemu anak-anak tercerdas di dunia di sana. Menantang diri untuk jadi lebih baik tiap harinya.

Saat akhir pekan tiba, aku membayangkan bisa berjalan santai di Haji Lane, ataupun menikmati indahnya pemandangan senja di Gardens by The Bay, Singapura. Sampai punya kesempatan menikmati indahnya pemandangan senja di Gardens by The Bay. Semua ini jelas butuh usaha.

Hatiku bisa diurus nanti. Sekarang, cita-cita dan mimpi jauh lebih berarti

Karena sekarang cita-cita jauh lebih berarti via www.facebook.com

Hatiku memang boleh kosong saat ini. Jujur saja, kadang ada rasa rindu yang datang tanpa permisi. Terutama saat melihat kawan-kawan punya seseorang yang mendampingi. Ada tangan yang bisa mereka genggam sewaktu-waktu. Waktu hari sedang lelah-lelahnya tak sulit mencari pegangan dan bahu.

Tapi tidak begitu ceritanya dengan aku.

Sempat ada perasaan ingin berhenti, rehat dan hengkang sejenak dari prinsip yang kujaga ini. Membiarkan hati tidak begitu sepi lagi. Membuka diri untuk cinta baru yang mengisi hati. Namun aku paham betul bahwa saat ini cita-cita dan mimpi jauh lebih berarti. Kosongnya hati bisa diurus nanti.

Walau sering sendiri, kuputuskan cuti dulu dari tetek bengek pacaran dan urusan hati. Toh cinta yang baik pasti datang — nanti

Cinta yang baik pasti datang. Nanti. via www.facebook.com

Cinta yang saat ini ingin segera diterima bukan cinta yang mesti disambut mesra kehadirannya. Cinta yang mengejar dan memaksa juga bukan cinta yang kuharapkan ada. Saat ini aku jelas lebih membutuhkan cinta yang dewasa. Cinta yang memberiku ruang untuk tumbuh tasbih sebagai orang dewasa.

Cuti sementara dari urusan pacaran dan tetek bengek hati memberiku banyak waktu untuk memperkaya diri. Aku berjanji akan mencoba lebih banyak hal yang belum pernah kujajal sebelumnya.

Bacpacking ke Singapura, menjajal   ngeluyur   seharian ke Universal Studios Singapore™, mengunjungi   wax museum   Madame Tussauds, sampai menyisir sepanjang Bugis Street demi mencoba berbagai panganan khas Singapura akan kulakukan demi membuat hidup lebih kaya. Meski tanpa ada pasangan di sana. Toh sebenarnya tidak ada yang harus dikhawatirkan meski tanpa pasangan. Ada YourSingapore yang bisa membantuku menemukan berbagai informasi. Aku tak akan tersesat meski pergi sendiri.

Cinta yang baik pasti datang pada masanya. Untuk itu aku tak keberatan menunggu sampai waktunya tiba. Atau bisa jadi aku menemukan cinta di Singapura.