Kamu mungkin sudah hafal kebiasaan orang Indonesia seperti suka telat kalau janjian, menerobos antrian padahal kamu dah ngantri sampai lumutan, kepo dengan urusan orang lain, gosip di sosial media serta berbagai kebiasaan menyebalkan lainnya. Namun, berhati-hatilah jikalau kamu akan pergi ke Britania Raya.

Jangan sekali-kali kamu membawa kebiasaan-kebiasaan tersebut ke sana jikalau kamu tidak mau dicap sebagai orang yang tidak mengerti sopan-santun, tata krama dan tidak kompeten dalam hidup. Paling jeleknya, mereka akan malas mengenal kamu.

So, sebelum kamu memutuskan untuk ke UK, entah untuk melanjutkan studi atau bahkan travelling ke sana, terlebih dahulu kamu harus tahu apa yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan selama di sana. Bukankah pepatah, "di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung" dapat menghindarkan kamu dari pandangan negatif orang-orang sana terhadap kamu? Berikut beberapa kebiasaan dan budaya unik orang UK yang mesti kamu ingat jika kamu ingin pergi mengalungi kamera dan menggendong ransel ke negeri indah Ratu Elizabeth itu.

Let's check it out!

1. Jangan tanya gaji dan umur. Itu tidak sopan!

Jangan tanya tentang gaji

Jangan tanya tentang gaji via https://www.tes.com

Pernahkah kamu dan teman kamu saling bertanya berapa gaji masing-masing per-bulan? Bagi kamu dan teman kamu mungkin pertanyaan ini adalah hal yang biasa. Apalagi kalau sudah pergi ke ajang reunian. Pasti banyak teman dan kenalan kamu yang menjadikan ajang tersebut sebagat tempat adu gengsi siapa yang kerja di perusahaan terkenal atau siapa yang paling besar gajinya. It's normal, right? Tapi jika di Indonesia.

Kalau kamu di UK, hal tersebut tidak normal sama sekali. Dalam budaya orang Britis, bertanya tentang gaji ataupun membicarakannya adalah tindakan tidak sopan serta tidak menghormati privasi orang lain. Selain gaji, kamu juga tidak boleh bertanya tentang umur kepada mereka, meski hanya dengan niat bercanda. Ingat! Mereka sangat menghormati privasi orang lain dan tentunya kamu juga diharapkan bisa menghormati privasi mereka, bukan?

Advertisement

2. Telat jika janjian? Big no for them!

Jangan telat

Jangan telat via https://yourstory.com

Ini nih kebiasaan paling menonjol dari orang-orang UK. Tepat waktu. Yap! Waktu memang sangat penting bagi orang UK, karena mereka punya banyak kepentingan dan kebutuhan yang sangat bergantung pada hal tersebut.

Time is money, remember?

Advertisement

Jadi, jika kamu janjian dengan mereka dan terlambat datang, kamu akan dianggap tidak sopan karena telah membiarkan mereka menunggu lama buat kamu. Untuk menghindari anggapan tersebut, kamu harus memberitahu dan meminta maaf terlebih dahulu jika kamu datang telat dari waktu yang sudah dijanjikan.

So, jikalau kamu ingin ke sana, jangan sekali-kali bawa kebiasaan telat kamu kesana ya?!

3. It's Tea Time!

British traditional tea

British traditional tea via http://www.countryliving.co.uk

Sebagaimana beberapa kampung di Indonesia yang para tetuanya memiliki kebiasaan ngopi di pagi hari, di Britania Raya pun kamu akan menemukan kebiasaan minum teh di sore hari. Mereka menyebutnya "tea time" dan dikenal sebagai "cuppa" yang artinya "secangkir teh."

Minum teh ini bukan sekedar kebiasaan namun juga telah menjadi budaya mereka sejak dahulu kala, lho. Bahkan, saking tergila-gilanya orang Brits dengan teh, mereka mengkonsumsi teh paling banyak dibanding negara lain di dunia!

Keren, bukan?

4. Let's talk about the weather!

Snowy London

Snowy London via http://www.theweek.co.uk

Alih-alih bertanya umur dan gaji, hal pertama yang bisa kamu tanya kepada orang UK agar bisa memancing mereka mau berbicara dan menanggapi obrolan kamu adalah about the weather.

Yeah! Cuaca yang sangat tidak bisa diprediksi di UK menjadi alasan mengapa mereka sangat suka berbicara tentang cuaca. So, agar kamu dapat membuka topik pembicaraan awal dengan mudah, tak ada salahnya kamu membaca prediksi cuaca terlebih dahulu dan mengungkapkannya kepada mereka. Dijamin mereka akan senang menanggapi obrolan kamu.

5. Jangan jadi orang ugly dan weird karena terobos antrian

Budayakan mengantri

Budayakan mengantri via http://murman.gurusiana.id

Salah satu kebiasaan unik orang-orang UK yang mendarah daging adalah budaya mengantri. Ya! Mereka sangat sabar dalam mengantri di manapun dan kapanpun, tidak peduli sepanjang apa antrian tersebut entah itu di kereta, membayar belanjaan di supermarket, bus, atau juga membayar makanan.

Bandingkan saja bila di Indonesia. Banyak orang main terobos antrian yang tentu saja sering membuat jengkel dan dongkol. Jadi, bila sebelumnya kamu tidak terbiasa mengantri, maka jangan coba-coba menerobos antrian di sana, apapun alasan yang melatarbelakangi kamu. Kamu akan dicap orang jelek alias ugly dan weird di mata mereka. Lebih parahnya lagi mereka akan merasa risih dan tidak nyaman berada di dekat kamu. Kamu tidak mau kan dipandang seperti alien yang nyasar dari galaksi lain hanya karena sudah menerobos antrian?

So, be patient guys.

6. Makan asparagus dengan tangan

Makan asparagus

Makan asparagus via http://www.giveitlove.com

Makan menggunakan tangan sudah biasa bagi masyarakat Indonesia, tidak seperti di beberapa negara Eropa dan Amerika yang akan menganggapnya sebagai kebiasaan jorok dan menjijikkan. Namun, hal tersebut pengecualian bila kamu berada di UK.

Orang-orang Brits biasa makan sayuran rendah kalori bernama asparagus yang kerap ada dalam menu makanan mereka dengan menggunakan tangan. Yap! Pangkal asparagus yang keras dipotong menggunakan tangan kemudian bagian lain baru dinikmati. Tata cara makan seperti ini sudah menjadi budaya dan kebiasaan bagi mereka sejak dulu kala. Jadi, misalnya kalau kamu diundang makan dan ada menu asparagus di sana, jangan sekali-kali menggunakan garpu ya, guys?!

7. Memberi tip

Memberi tip

Memberi tip via https://food.detik.com

Salah satu kebiasaan umum orang UK adalah memberi tip sebesar 10% hingga 15% bila makan di restoran atau kafe. Hal itu berlaku jika bill tidak termasuk tip dan pelayanan yang didapatkan sangat memuaskan. Selain itu, mereka juga terbiasa memberi tip sebesar 1 atau 2 pounds kepada sopir taksi yang membantu menaikkan dan menurunkan barang dari taksi ataupun kepada karyawan hotel yang membantu membawakan koper atau mencarikan taksi.

Etika yang harus kamu perhatikan saat memberikan bill adalah tidak boleh langsung memberikannya secara terang-terangan di depan umum, namun saat mengucapkan terima kasih sambil bersalaman.

8. Bawa oleh-oleh saat berkunjung

Bawa oleh-oleh

Bawa oleh-oleh via https://podarokgid.com

Orang-orang Brits sudah terbiasa membawa oleh-oleh yang menarik dan sederhana saat berkunjung atau mendapatkan sebuah undangan dari teman dan orang yang dikenal. Bila kamu mendapat kehormatan untuk berkunjung ke rumah mereka ketika berada di Britania Raya, bawalah oleh-oleh kecil dan sederhana seperti cokelat, wine, dan bunga.

Atau bila mereka mempunyai bayi, maka kamu juga bisa membawa oleh-oleh berupa mainan bayi. Namun jangan lupa ketika kamu sedang berkunjung, kamu harus menunggu untuk dipersilahkan duduk oleh tuan rumah, barulah bisa duduk di tempat yang mereka pilih. Jangan coba-coba untuk datang lebih awal dari waktu yang sudah ditentukan karena bisa saja mereka belum siap. Kamu juga harus menanyakan kepada tuan rumah apakah kamu harus melepas sepatu atau topi di dalam rumah mereka atau tidak. Paling penting lainnya adalah jangan telat, ya?!

9. Tidak melakukan kontak mata terlalu lama

Tidak melakukan kontak mata

Tidak melakukan kontak mata via https://kumparan.com

Salah satu kebiasaan yang harus kamu perhatikan saat di UK adalah jangan melakukan kontak mata lebih lama dengan mereka yang sama sekali belum kamu kenal. Saking itu adalah kebiasaan mereka, orang-orang UK lebih memilih untuk membaca berita di ponsel atau koran dalam transportasi umum seperti kereta ketimbang melakukan kontak mata dengan orang yang tidak mereka kenal, lho.

Bila kamu tiba-tiba menyapa mereka maka semua orang di sekitar orang yang kamu tanya akan merasa tidak nyaman dan panik. Namun, janganlah cemas. Biasanya perilaku seperti ini banyak dilakukan oleh orang-orang di kota-kota besar macam London. Kalau kamu mengunjungi kota-kota kecil, orang-orangnya lebih friendly asalkan kamu bertanya dengan sopan.

Meskipun begitu, tetap saja dalam pembicaraan apapun jikalau bukan dengan orang yang benar-benar mereka kenal seperti keluarga dan sahabat, orang-orang Brits terbiasa mengobrol tanpa menatap mata lawan bicara mereka terlalu lama.

10. Biasakan berkata "maaf", "tolong" dan "terimakasih" selama di Britania Raya

Britania Raya sangat menjunjung tinggi kesopanan dalam bertingkah laku terhadap orang lain. Di UK, kamu harus terbiasa menggunakan kata-kata seperti "maaf", "tolong" dan "terimakasih" saat kamu berada di tempat umum, berbelanja apalagi ketika berbicara dengan mereka yang baru kamu kenal.

Mereka akan langsung merasa nyaman dengan kamu bila menyelipkan kata-kata sopan tersebut dalam pembicaraan. Survei terbaru bahkan membuktikan bahwa orang-orang UK mengucapkan kata maaf rata-rata 9 hingga 20 kali per hari, lebih banyak daripada negara lain di dunia.

Hebat bukan?!

Jadi, bila kamu memang berniat pergi ke UK, tidak ada salahnya bukan kamu mempelajari budaya dan kebiasaan mereka terlebih dahulu? Toh, semua kebiasaan dan budaya unik mereka merupakan hal positif yang dapat kamu tiru serta amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

#AyoKeUK #WTGB #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya