Ada keistimewaan sendiri loh saat kamu memilih untuk memelihara hewan menjadi temanmu di rumah. Hewan-hewan yang kamu anggap merepotkan, nyatanya memiliki tingkah yang menggemaskan. Perasaan ini jelas tidak akan di rasakan oleh kamu yang tidak memiliki hewan peliharaan.

1. Di dengarkan (curhat harian)

nggak pernah bosan dengar ceritamu

nggak pernah bosan dengar ceritamu via http://google.com

Kamu selalu punya cerita setiap kali kamu kembali ke rumah setelah seharian berkutat di meja kerja, atau mendengarkan materi panjang dari dosen. Perasaan jenuh dan bosan kini menghampirimu. Kemudian kamu akan menghubungi sahabat atau keluargamu untuk bercerita. Namun sayangnya mereka tengah sibuk, atau lelah mendengar ceritamu. Tapi buat kamu yang memiliki hewan peliharaan, kamu selalu punya “dia” yang selalu setia mendengarkanmu. Baik cerita sedih dan bahagiamu, “dia” akan selalu menjadi pendengar yang baik untukmu.

2. Menemani sepimu (not alone)

nggak takut sendiri lagi

nggak takut sendiri lagi via http://google.com

Advertisement

Sendiri dalam waktu yang lama membuatmu seketika menjadi paranoid, dan kamu mulai menghubungi seseorang untuk menemanimu. Setelah kamu keluar dari kesepianmu, kamu kembali kesepian saat pulang ke kost atau apartement. Dengan adanya “dia” yang duduk di sampingmu setiap jam bahkan menitnya, kamu tidak lagi merasa kesepian atau sendirian. “Dia” yang bertingkah lucu dengan cepat mengusir takut dan sepimu.

3. Pacar kedua (teman malam mingguan)

selalu bisa diandalin

selalu bisa diandalin via http://google.com

Ketika kamu ajak sahabatmu keluar untuk hangout bareng, ternyata sahabatmu tengah berdua dengan pasangannya. Berharap ada teman di malam minggu, jadi bingung mau ngapain. Eh ujungnya kamu merenung di pojokkan. Dalam sekejap renunganmu berubah tawa saat “dia” menghampirimu dengan tatapan memelas. Malam minggu yang kelabu tidak ada lagi dalam kamusmu saat memiliki “dia”. So sweet banget tidak sih.

4. Merasa di cintai (berasa punya pacar cadangan)

couple is cute!

couple is cute! via http://google.com

Masalah jelas tidak dapat di hindari. Kemudia kamu akan merasa gagal dan tidak di hargai atas masalah yang kamu hadapi. Dengan putus asa kamu masuk ke dalam rumah. Tanpa kamu sadari “dia” selalu setia menunggumu. Hadirmu di depannya membuatnya sangat bahagia. Perasaan di cintai pun muncul saat kamu menyadari bahwa tidak semua yang kamu lakukan tidak di hargai, atau kamu di anggap tidak ada. Dan kalian berdua pun meneteskan air mata dalam pelukan.

5. Menjadi dewasa (perhatian dan tidak egois)

berasa punya dedek kecil

berasa punya dedek kecil via http://google.com

Advertisement

Terkadang ada saat kamu muak dengan kehidupan kerjamu dan teman-temanmu. Rasanya ingin lari dan berteriak sekencangnya. Kemudian “dia” yang menyambut kedatanganmu mendapat imbas dari emosimu. Kamu memarahinya hingga ketakutan, tidak segan-segan melukainya dan tidak memberinya makan. Meski begitu, “dia” tidak akan dendam dan tetap akan menghampirimu dengan lembut. “Dia” peka terhadap apa yang terjadi dengamu. Disinilah kedewasaanmu teruji. Kamu jadi pribadi yang perhatian, penyayang dan tidak egois. Sifat ini tentu menentukan kedewasaanmu. Saat kamu menikah dan memiliki anak, kamu tidak lagi khawatir.

Setelah membaca ini kamu semakin sayang dengan hewan peliharaanmu. Bahkan semua hewan yang kamu temui. Karena nyatanya mereka juga memiliki naluri untuk di cintai. Semoga bermanfaat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya