Minggu lalu aku tidak sengaja memutar film Titanic untuk ke dua kalinya dalam hidupku. Siapa yang bisa lupa dengan adegan ikonik "you jump, i jump" ? Itu benar-benar membekas di kepalaku saat menonton pertama kali di tahun 1998. Ternyata film ini genap berusia 20 tahun di tanggal 5 Januari 2018. Wow. Leonardo Dicaprio bisa di bilang aktor hollywood pertama yang aku sukai pada saat itu. Ayolah! Kita semua sebagai remaja putri pasti pernah menyukai satu orang anak lelaki dengan potongan rambut ala Jack Dawson di masa Sekolah Dasar,kan?

Ternyata tidak hanya tampan nan rupawan, seorang Leonardo Dicaprio sebenarnya juga sosok yang sangat inspiratif menurutku. Kenapa? Lima hal berikut akan menjelaskannya.

1. Melakukan hal yang Dicintai

With Johnny Depp

With Johnny Depp via https://78.media.tumblr.com

Apa kalian ingat perannya sebagai remaja cacat mental dalam film What's Eating Gilbert Grape? Aku juga adalah penggemar Johnny Depp yang hebat, tapi dalam film ini aku benar-benar terpukau dengan akting Leonardo. Aktingnya sebagai remaja cacat mental benar-benar memukau dan dapat dipercaya.

Tidak heran kenapa dia dinominasikan dalam Oscar lewat perannya dalam film ini di usia yang masih 19 tahun! Impressive! Bagi yang belum pernah nonton, aku sangat merekomendasikan film yang mengharubirukan hati ini! Leonardo mengaku bahwa akting adalah satu-satunya hal yang dia cintai, tak heran kenapa dia sangat bagus dalam hal ini.

2. Peduli Lingkungan dan Dermawan

Advertisement

Kontribusi Leonardo dalam konservasi dan lingkungan tidak usah diragukan lagi. Dia turut menulis, ikut memproduksi, dan menceritakan film 11th Hour, dan Before The Flood. Dari segi gaya hidup dia juga mengendarai mobil hybrid. Leonardo bahkan membeli sebuah pulau di Belize untuk tujuan mengubahnya menjadi resor ramah lingkungan. Dia telah dikenal oleh banyak orang karena pekerjaan lingkungannya, dan gencar meningkatkan kesadaran orang banyak tentang perubahan iklim, dan dampaknya bagi kehidupan manusia.

3. Gaya Hidup Sederhana

Meskipun Leonardo salah satu aktor dengan bayaran yang cukup tinggi, ia tidak pernah berbusana mengikuti trend dan rancangan designer terkenal. Salah satu kutipan populernya: "Saya tidak benar-benar memiliki banyak kemewahan. Saya tidak menerbangkan jet pribadi dan saya tidak memiliki pengawal pribadi dan saya tidak membeli barang-barang gila.

Aku punya beberapa rumah di sana-sini. Saya membeli jam tangan yang sangat mahal, tapi saya suka membeli poster film yang sangat mahal, yang asli untuk The Thief of Bagdad. Saya suka poster film."

4. Punya Dedikasi Tinggi

Advertisement

Perjuangan Leonardo menapaki karir di hollywood tidak bisa dipungkiri sangat mengagumkan. Bintang Grup-A hollywood yang mengawali karirnya lewat sitcom 80an "Growing Pains" ini tampaknya sudah merencanakan dengan matang pilihannya untuk membintangi film. Dia tidak pernah puas hanya dengan menjadi idola remaja putri lewat film Titanic (1997) dan Romeo+Juliet (1996).

Dia membuktikan kepiawaiannya sebagai aktor dengan memilih peran yang bervariasi, dan memilih bekerja sama dengan sutradara terbaik seperti dalam film Gangs of New York bersama Martin Scorsese, Catch me if You Can dengan Steven Spielberg, James Cameron dalam Titanic, Quentin Tarantino dalam Django Unchained, dan masih banyak film-film hebat lainnya yang membuatnya dinominasikan dalam Oscar sebanyak 6 kali sejauh ini.

5. Gigih dan Tekun

Siapa yang tidak tahu ambisi Leonardo Dicaprio dalam memenangkan Oscar? Seolah setiap film yang dibintanginya bertujuan untuk memenangkan piala bergengsi tersebut. Tapi kenyataan selalu berkata lain, walaupun dimata para penggemarnya Leonardo tampaknya menghidupi semua karakter itu dengan epik. Blood DIamond, The Wolf of The Wall Street, The Departed, Django Unchained, What's Eating Gilbert Grape?

Daftar filmnya bisa sangat panjang. Bahkan untuk aktor sekelas Leonardo pun kesuksesan tidak datang seperti membalikan telapak tangan. Di tahun 2016 peran Leonardo dalam film The Revenant akhirnya mengantarkan piala itu ke tangan sang aktor, walaupun aku pribadi merasa di nominasi pertamanya dalam film What's Eating Gilbert Grape dia sudah cocok memenangkan piala itu. Tapi panel juri membuatnya menunggu 23 tahun untuk piala tersebut, dan dalam kurun waktu tersebut dia tidak pernah menyerah membuktikan lewat aktingnya bahwa ia memang layak mendapatkan Oscar. Salute!!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya