<>1. Melatih Kesabaran.

"Hah? Melatih kesabaran? Kok bisa?" Ya dong, menjadi customer service kudu extra sabar hahahaha... seorang customer service bisa melayani pelanggan hingga 40 pelanggan dengan berbagai permasalahan.

Kebayangkan jika rata-rata pelanggan yang ke customer service datang dengan komplain hmmmmm... Sabarrrr... Seorang customer service tidak boleh terpancing emosinya saat melayani pelanggan yang marah-marah.

<>2. Customer Service Itu Manusia Setengah Malaikat.
Setengah Malaikat

Setengah Malaikat via http://assets3.jpnn.com

Duhhhh.... gimana ini iphone six gw yang super kece badai ini kenapa ga bisa internetan? Padahal udah gue daftarin paket internetnya.. Hikss, ga bisa eksis nih gue! Kamu pasti pernah berada dalam posisi seperti ini kan.

Trus mesti gimana? Jawabannya adalah bawa ke customer service provider selular yang kamu gunakan. Merekalah malaikat penolongmu supaya kamu bisa eksis lagi internetan :). Ga hanya itu mereka juga akan ngasih tips-tips keren terkait penggunaan smartphone-mu.

<>3. Jadi Paham Karakter Orang.
Karakter Setiap Orang Unik

Karakter Setiap Orang Unik via https://www.google.com

Menjadi petugas customer service, kita akan paham dengan karakter setiap orang berbeda-beda. Dan hal ini menjadi poin plus karena kita bisa menempatkan diri secara fleksibel serta menjalin relasi yang baik dengan orang lain yang berbeda-beda karakter.

<>4. Punya Banyak Teman atau Relasi.
Banyak Teman

Banyak Teman via http://cdn.playbuzz.com

Pekerjaan sebagai customer service yang mengharuskan kita bertemu dengan banyak orang setiap harinya membuat kita semakin peka dengan oran lain.

Kita jadi tahu bagaimana memulai obrolan yang ngga garing, membuat orang lain menjadi nyaman, menjadi pendengar yang baik mejadikan kita punya banyak teman. Dan punya banyak teman merupakan aset jangka panjang.

<>5. Tempat untuk Curhat.

Perasaan yang paling menyenangkan bagi melebihi apapun kami sebagai customer service adalah ketika selesai melayani pelanggan dan pelanggan tersebut mengucapkan "terima kasih" serta pulang dengan raut muka yang berseri-seri.

Pernah beberapa kali saya melayani seorang kakek yang sebetulnya tidak memiliki masalah terkait produk dari perusahaan kami. Namun, beliau rajin datang ke pelayanan customer service (selalu meminta saya yang handle). Beliau sudah berusia sekitar 75 tahun.

Saya panggil beliau Opa Alex. Opa Alex menceritakan bahwa anak-anak dan cucu-cucunya terlalu sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing sehingga jarang menengok beliau. Beliau sangat senang ke customer service karena selalu punya teman untuk berbicara di masa tuanya. Serta menganggap kami bagian dari keluarganya. 

Menjadi seorang customer service sangatlah menyenangkan dan tidak pernah membosankan. Banyak kejadian-kejadian yang telah saya alami selama menjadi customer service. Semoga di artikel selanjutnya saya dapat menulis lebih banyak lagi tentang customer service..

Salam hangat. Frans Palangan

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya