Well, apabila kamu adalah wanita yang sedang kasmaran dan berkunjung ke sini akibat dari keingintahuan yang besar akan apa yang ada di benak keinginan laki-laki, maka kamu telah mendatangi artikel yang tepat. Karena di sini saya akan memberikan sejumlah hal kecil yang sebenarnya diinginkan para laki-laki ada pada kekasih pujaan hatinya. Penasaran? Check it out!

1. Nggak harus jago, tapi paling tidak bisalah buatin sarapan

Cooking Wife

Cooking Wife via https://previews.123rf.com

Bukan rahasia umum lagi bahwa ada pepatah “Jika ingin menaklukkan hati laki-laki taklukanlah dulu perutnya!”. Ya, walaupun pepatah ini terlihat sedikit konyol bahkan mungkin beberapa orang hanya menganggapnya sebagai sebuah lawakan jenaka tapi untuk sebagian besar laki-laki hal tersebut bukanlah hal yang dapat dipungkiri bahwa mereka menginginkan seorang wanita yang pandai dan pintar memasak.

Advertisement

So, tidak hanya memanjakan lewat mata dengan penampilannya yang cantik, sifatnya yang anggun maupun hatinya yang yang baik. Tapi kami juga ingin dimanjakan dengan makanan-makanan lezat yang mampu memberikan kesan lebih mengena ke dalam hati dibandingkan hanya perhatian-perhatian kecil dengan pertanyaan umum “sudah makan belum?”.

2. Nggak menggunakan mood swing sebagai alasan untuk marah-marah

Bukan rahasia umum lagi bahwa laki-laki adalah makhluk yang paling egois dan ingin menang sendiri. Namun dibalik ke egoisannya itu sebenarnya hanya ingin mendapatkan perngertian dari pasangannya atas apa yang sedang dia inginkan, karena sebenarnya pada dasarnya ego laki-laki yang tinggi menghalangi mereka dalam berbicara akan keinginan mereka kepada pasangannya dan sebagian besar laki-laki bahkan lebih memilih untuk memendam keinginannya.

Keinginannya untuk tidak menyampaikan pendapatnya akan lebih ia pendam apabila ternyata pasangannya adalah sesosok yang “Moody”. Apa itu “Moody”? Moody adalah sebuah situasi dimana perasaan hati seseorang (biasanya wanita) dengan cepat berubah karena suatu faktor yang tidak jelas ataupun remeh. Contoh: Wanita yang ngambek seharian cuma gara-gara pacarnya telat 5 menit untuk menemuinya di tempat yang dijanjikan. Nah, apabila kalian tipe wanita seperti ini, cepet-cepet deh diubah

3. Penuh perhatian tapi nggak bawel

Caring Girl

Caring Girl via http://www.unsplash.com

Advertisement

Sekarang itu laki-laki mana si yang nggak mau kalau diperhatikan gebetan/pacarnya? Tapi karena egoisme yang tinggi dari laki-laki juga mereka sering menganggap perhatian dari pasangannya adalah hal yang ribet bahkan wanita tersebut menjadi mirip seperti nenek-nenek yang bawel dan mengganggu. Lalu gimana si caranya kasih perhatian tapi nggak dicap bawel sama pasangan kita?

Gampang, sebenarnya yang perlu kita lakukan adalah memperlakukan pasangan kita layaknya sebuah layang-layang. Apa maksudnya? Maksud dari penyataan saya adalah kita sebagai pasangan harus pintar memposisikan kehadiran kita, jangan muncul/hadir tiap saat. Berilah mereka jeda untuk melakukan aktifitas mereka sembari memberikan kata-kata perhatian kecil seperti “Jangan kecapean”, “Semangat Kerjanya” atau bahkan kata-kata umum sejuta umat seperti ” I Love You”.

4. Please, jangan lagi bandingin sama mantan

Hayooo ngaku siapa aja disini yang lagi deketin/dideketin cowok baru tapi masih kebayang-bayang sama mantan? Semacam CLBK/ Cinta Lama Belom Kelar gitu tuh. Biasanya si kaum laki-laki akan sangat enggan memiliki hubungan asmara dengan wanita yang masih belum bisa move on dari pasangan nya yang lalu.

Jadi ada baiknya supaya kalian membersihkan diri kalian dari kenangan-kenangan mantan yang mungkin masih menempel di hati dan ingatan kalian. Membersihkan di sini bukan harus melupakan namun lebih ke mengikhlaskan yang telah terjadi dan tau bagaimana bersikap dewasa akan kenangan-kenangan tersebut. Bukannya kalian juga males kalau pasangan kalian nanti ternyata masih “Mantan Oriented”, iya kan?

5. Menerima apa adanya

Mungkin kata-kata ini terlihat terlalu dalam untuk mereka yang masih remaja namun hal inilah hal yang paling mendasar apabila kalian sudah mengenal apa itu yang dinamakan cinta. Bila kalian telah jatuh cinta tahi pun terasa manis, kata orang. Namun pada kenyataan nya banyak orang yang perahu cintanya kandas di separuh bahkan seperempat jalan hanya karena ternyata watak pasangannya berbeda dengan yang selama ini dia kenal.

Jadi apa anda merasa aneh ataupun heran? Namun begitulah manusia, butuh waktu yang sangat lama untuk mengenal seseorang dengan baik, bahkan lamanya seseorang mengenal satu sama lainpun belum bisa dijadikan sebuah patokan bahwa nantinya mereka akan saling memahami satu sama lain. Karena banyak sekali kasus perceraian disaat usia pernikahan seseorang bukan lagi seumur jagung. Jadi pertanyaan nya disini adalah, apakah kalian benar-benar siap menerima orang yang kalian cintai? Buruknya? Kurangnya? Cacatnya?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya