5 Trik Memaksimalkan Space Penyimpanan Pada Lemari Pakaian, Jadi Muat Banyak!

Cara Cermat dan Praktis Menyimpan Baju di Lemari Pakaian

Seberapa besar kapasitas lemari pakaian atau ruang penyimpanan baju di rumah kalian? Semakin kecil kapasitasnya, berarti butuh beberapa langkah supaya ruang penyimpanannya jadi lebih maksimal. Apalagi kalau kamu adalah orang yang stylish dan suka fesyen yang mengoleksi banyak baju, aksesoris perhiasan, sampai aksesoris rumah seperti sarung bantal warna-warni atau tirai renda-renda. 

Walaupun begitu, mau kalian cuma punya lemari sederhana dua pintu atau ruangan walk-in-closet khusus dengan puluhan lemari, kabinet, dan rak, pengaturan lemari pakaian yang rapi dan efektif itu harus dilakukan. Lemari yang berantakan dan kotor cuma bakal bikin pusing, deh!

Baju-baju yang mau dipakai susah dicari, debu jadi menumpuk pada pakaian, dan kapasitasnya jadi sempit. Mau menyimpan pakaian baru malah enggak bisa. Ujung-ujungnya, pakaian ditumpuk di kursi meja kerja, meja TV, atau bahkan di atas kasur. Aduh, pusing dan berantakan banget jadinya.

Makanya, sangat penting buat punya sistem penyimpanan dan pengaturan pakaian yang pakem dan nyaman buat kamu. Biar kamu enggak bingung dan capek sendiri waktu lagi melipat dan menyimpan pakaian. Apalagi kalau enggak ada asisten rumah tangga di rumah dan semuanya harus dilakukan sendiri.

Nah, biar kamu enggak pusing dan punya gambaran gimana caranya bikin sistem penataan di lemari pakaian supaya muat banyak, Dekoruma punya lima trik sederhana yang efektif dan bisa kamu ikutin agar lemari pakaian jadi lebih lega dan rapi. Yuk, langsung saja simak di bawah ini!

Advertisement

1. Jangan Biasakan Menimbun Pakaian Yang Udah Enggak Terpakai. Rutin Mengeluarkan Pakaian Lama Yang Tidak Terpakai

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Sebelum ngomongin soal pengaturan dan mengorganisasi baju di lemari, perhatikan dulu jumlah baju yang dimiliki. Terutama kalau kamu suka beli baju baru, kamu juga harus rutin mengeluarkan baju-baju yang udah enggak terpakai. Baju yang rusak, kekecilan, atau udah enggak disukai karena ketinggalan zaman.

Lakukanlah decluttering dan keluarkan dari lemari. Ada yang disimpan, ada yang didonasikan, dan ada yang dibuang, tergantung dari kondisi dan kelayakan pakaian. Prinsipnya, ada yang masuk dan ada yang keluar juga. Jadinya, pakaian yang udah tidak terpakai enggak bakal menumpuk.

Advertisement

2. Banyak Alat Organisasi Lemari Yang Sangat Membantu. Rak, Laci Penyimpanan, dan Gantungan Baju Serbaguna

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Lemari pakaian standar biasanya cuma punya gantungan baju, beberapa rak, dan laci yang kosong gitu aja. Alat-alat organisasi lemari seperti shelf divider, keranjang baju, laci tambahan, dan kotak penyimpanan lainnya bakal sangat membantu, bahkan enggak cuma bikin lemari jadi lebih rapi, tapi menambah kapasitas juga.

Dengan memakai kotak penyimpanan yang beragam seperti ini, pengaturan pakaian bisa lebih teliti. Terutama buat pakaian-pakaian yang ukurannya lebih kecil dan rentan tercecer kayak pakaian dalam, kaos kaki, dan aksesoris seperti dasi, sarung tangan, dan perhiasan.

3. Punya Teknik Melipat Pakaian Yang Efektif dan Kreatif. Mengatur Pakaian Mana Yang Mau Digantung Atau Dilipat Supaya Hemat Ruang

Advertisement
Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Cara kita melipat dan menyimpan pakaian juga berpengaruh buat kapasitas penyimpanan lemari. Kalau bahannya tipis seperti kaus, kemeja kasual, blus, atau luaran, kamu bisa melipatnya seperti biasa dan taruh di lemari. Ini enggak akan terlalu banyak makan tempat.

Cuma, untuk pakaian yang bahannya tebal dan berat seperti sweater, jaket, jas, atau mantel, ada cara khusus agar tidak lecek. Pertama, digantung seperti biasa supaya tetap rapi. Atau cara lain adalah dengan digulung ketika disimpan di rak lemari supaya ukurannya jadi lebih kecil.

4. Gantung Dua Atau Lebih Pakaian Yang Saling Berkaitan Sekaligus Dalam Satu Gantungan. Hemat Gantungan dan Hemat Ruang, Deh!

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Kebanyakan gantungan baju punya gantungan yang cukup panjang dan kuat menggantung lebih dari satu baju. Beberapa pakaian biasanya punya pasangannya tersendiri atau bisa digabungkan untuk konteks atau acara tertentu. Misalnya jas yang terdiri dari blazer dan celana atau kemeja batik dan celana bahan untuk kondangan.

Setelan baju kerja untuk satu minggu juga bisa direncanakan dan disatukan dalam gantungan yang sama. Dengan begini, semakin banyak pakaian yang bisa digantung dan pakaian yang dilipat pun berkurang.

5. Detail Kecil Juga Berpengaruh Besar. Material dan Ukuran Gantungan Baju Yang Ringan dan Tipis Bakal Memperluas Ruang Penyimpanan

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Terkesan sepele, tapi bisa berpengaruh besar, loh. Detail kecil seperti jenis dan ukuran gantungan baju yang dipakai juga bisa berpengaruh sama kapasitas ruang penyimpanan di lemari. Pilih gantungan baju yang ringan dan tipis, tapi kokoh supaya bisa muat lebih banyak di lemari.

Biasanya, gantungan baju dari plastik, kawat, atau kayu seperti gambar di atas. Gantungan baju dengan busa yang tebal ala laundry emang lebih melindungi pakaian, tapi juga lebih makan tempat. Gantungan baju yang ringan juga bakal mengurangi beban pada railing gantungan lemari. 

Lemari baju yang muat banyak pada akhirnya juga bakal lebih tertata rapi. Dengan begitu, kalian bisa dengan mudah mencari pakaian yang diperlukan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE