Yang namanya mencari calon suami memang nggak boleh sembarangan, nggak boleh asal tunjuk seperti mau beli baju. Memiliki kriteria tinggi pun nggak salah, karena yang namanya suami, adalah ia yang akan menemani sampai tua, sampai salah satu dari kamu dan dia, ‘pergi’ lebih dahulu kepada-Nya. Jadi ya harus mencari yang terbaik diantara yang baik lainnya.

Namun di antara segala syarat dan ketentuan yang berlaku untuk bisa dijadikan suami, 6 hal mendasar ini patutnya juga kamu perhatikan. Toh menentukan kelayakan seorang lelaki untuk dijadikan suami tak melulu perihal mapan dan tampan saja, bukan?

1. Baik aja nggak cukup. Ia yang jadi suamimu nanti, wajib bisa menghormati perempuan

bisa saling menghormati

bisa saling menghormati via https://unsplash.com

Percayalah, punya suami yang baik saja itu nggak cukup. Percuma bukan dia bersikap baik, tapi nyatanya ia tak pernah bisa menghormati kamu sebagai seorang perempuan. Ia tidak mau tahu perihal kamu yang sedang sakit perut karena sedang menstruasi, atau saat kamu butuh waktu me-time setelah seharian mengerjakan pekerjaan rumah dan mengurus anak, dan ia pun menjadikan pendapatmu sebagai pilihan dalam hidupnya.

2. Calon suami idamanmu nanti boleh seseorang yang lembut. Namun ketegasan juga perlu dimilikinya

tegas itu sifat wajib pria

tegas itu sifat wajib pria via https://unsplash.com

Advertisement

Siapa sih yang nggak mau punya calon suami yang pembawaannya tenang, kalem, dan lembut perlakuannya padamu. Ia yang memiliki pembawaan lembut akan senantiasa membuat kamu selalu merasa disayang.

Tapi, punya sikap tegas juga wajib dimiliki suamimu nanti. Karena, ia yang tegas, mampu menuntun kamu dan keluarga kecilmu nanti. Ia yang tegas biasanya bisa menjadi pemimpin yang baik.

3. Dia yang romantis memang idaman. Tapi yang bisa diandalkan jauh lebih kamu butuhkan

yang bisa dan mau diandalkan

yang bisa dan mau diandalkan via https://unsplash.com

Dikasih bunga setiap ketemu, sering bilang ‘I love you’ atau sering ngajakin makan malam romantis memang hal-hal yang akan disukai perempuan. Siapa sih yang nggak kepingin punya suami seromantis itu?

Advertisement

Namun, alangkah baiknya, saat mencari suami jangan hanya mementingkan dia yang selalu bersikap manis saja. Nantinya, hidup berumah tangga tidak hanya cukup dengan dia yang romantis, tapi, dia yang bisa selalu ada, bersedia membantu kamu dalam segala kondisi dan mau ikut menanggung bebanmu lah yang baiknya dimiliki seorang pria.

4. Hidup di dunia pernikahan tak melulu bahagia. Lelaki yang anti main tangan dan bersikap kasar juga harus masuk kriteriamu

ia juga wajib bisa tenang dan tak mudah marah

ia juga wajib bisa tenang dan tak mudah marah via https://unsplash.com

Pahamilah bahwa kehidupan pernikahan tak melulu mulus dan bahagia. Akan ada saatnya kamu dan suamimu nanti bertengkar hebat, marah, atau sekadar berbeda pendapat. Nah, jika semasa pacaran saja, dia, yang kamu agung-agungkan jadi calon suami mudah marah, kasar, dan gampang main tangan, itu pertanda kamu harus mencari lelaki lain.

Sebaik-baiknya lelaki, ialah yang mampu tetap tenang dan tak gampang tersulut emosinya. Betul?

5. Dan ia yang nanti menikahimu, ialah ia yang juga bisa mencintai keluargamu seperti kamu mencintai keluarganya

ia juga mencintai keluargamu

ia juga mencintai keluargamu via https://unsplash.com

Ada ungkapan bahwa menikah artinya menggabungkan dua keluarga besar jadi satu, dan itu betul. Dengan menikahimu nanti, tandanya lelakimu sudah jadi bagian dari keluargamu, pun begitu sebaliknya.

Suamimu nanti, baiknya tidak hanya yang bisa menyayangi kamu tulus, tapi juga yang bersedia menghormati, menyayangi, dan bersikap sama baiknya seperti dia saat dengan keluarganya sendiri.

6. Kamu bukan orang yang sempurna, dan dia yang mau memaklumi kamu tak semua orang bersedia

memiliki banyak pemakluman

memiliki banyak pemakluman via https://unsplash.com

Setiap dari kita memiliki baik dan buruknya masing-masing. Sama seperti kamu yang mungkin pandai memasak tapi rasanya sukar untuk setrika pakaian. Nah, untuk menerima ketidak sempurnaanmu, tidak semua orang mau dan mampu. Maka, jika kini, ia yang sedang membersamai langkahmu memiliki pemakluman tak bertepi pada tiap ketidak sempurnaanmu, genggam tangannya, dan bersedialah jadi teman hidupnya. Karena, tidak semua orang bisa menjadi sepertinya.

Kriteria calon suami idaman tiap perempuan itu berbeda. Apa yang diidam-idamkan temanmu, belum tentu penting buatmu. Namun, cukuplah dengan 6 hal mendasar ini untuk mencari calon suami idaman. Sebab, ia yang tampan dan mapan tak selalu bisa membahagiakanmu sampai tua nantinya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya