6 Hal yang Bisa Dilakukan agar Tidak Mengantuk Saat Mengikuti Seminar selain Main HP

Melawan rasa kantuk saat mengikuti seminar

Mengikuti seminar pasti pernah dialami oleh sebagian besar orang. Entah pada saat sekolah, kuliah, bekerja, maupun ketika terjun dalam kegiatan masyarakat. Mendengar kata seminar itu sendiri banyak orang yang antusias untuk mengikuti dan tak sedikit juga yang merasa keberatan.

Bagi orang yang merasa antusias, pembicara atau narasumber yang mengisi seminar menjadi poin penting yang bisa menjadi daya tarik sehingga muncul semangat dalam diri untuk bersungguh-sungguh mengikuti seminar tersebut. Apalagi ketika membahas tentang sesuatu yang dianggap penting dalam hidup dan perjalanan karirnya. Sedangkan orang yang tidak antusias bisa jadi adalah orang yang sengaja ditunjuk tanpa ada persetujuan sebelumnya. Jangankan mendengarkan pembicara atau narasumber menyampaikan materi, berangkat ke lokasi seminar saja sudah seperti memikul beban yang berat.

Biasanya seminar dilaksanakan lebih dari 4 jam. Ada juga yang dilaksanakan dari pagi sampai sore bahkan ada yang sampai berhari-hari sehingga membutuhkan waktu untuk menginap. Itu semua tergantung dari pembicara atau narasumber yang diundang dan materi yang akan disampaikan. Ketika sedang mendengarkan pembicara atau narasumber menyampaikan materi, tak sedikit peserta seminar yang merasa ngantuk. Ngantuk itu sendiri sebenarnya bisa muncul dengan sendirinya. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Misalnya saja karena merasa lelah, bosan duduk berjam-jam, atau karena kurangnya konsentrasi karena tidak sungguh-sungguh mengikuti seminar.

Bagi sebagian orang memainkan HP bisa sedikit membuang rasa kantuk yang menyerang. Tapi, banyak pembicara atau narasumber yang tidak memperbolehkan peserta seminar untuk memainkan HP selain kepentingan yang mendesak. Tujuannya agar peserta seminar benar-benar menyerap ilmu yang disampaikan oleh pembicara atau narasumber tersebut.

Lalu, bagaimana ya caranya untuk membuang rasa kantuk ketika mengikuti seminar? Berikut ini akan saya jabarkan 6 hal yang bisa dilakukan agar tidak mengantuk saat mengikuti seminar selain bermain HP.

Advertisement

1. Menulis resume atau ringkasan pembahasan

Foto oleh Shvets Production dari Pexels

Foto oleh Shvets Production dari Pexels via https://www.pexels.com

Tujuan dari diadakannya seminar adalah membagikan ilmu, membahas suatu masalah tertentu, dan bersama-sama mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Ketika pembicara atau narasumber sedang semangat-semangatnya menyampaikan materi dan tiba-tiba rasa kantuk datang menyerang, hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengambil kertas/buku/block note dan bolpoin/pensil. Setelah semua tersedia, mulailah mencatat resume atau ringkasan selama materi disampaikan oleh pembicara atau narasumber. Selain mendapat manfaat yaitu hilangnya rasa kantuk, kita juga bisa mempunyai catatan penting tentang garis besar isi seminar yang bisa dimanfaatkan dalam waktu dekat maupun di kemudian hari.

2. Makan snack yang telah disediakan panitia

Foto oleh Luis Quintero dari Pexels

Foto oleh Luis Quintero dari Pexels via https://www.pexels.com

Dalam merancang kegiatan seminar, panitia pasti sudah mempersiapkan hal-hal yang menjadi kebutuhan para pembicara atau narasumber dan peserta seminar. Salah satu hal penting yang tidak bisa dilewatkan adalah tersedianya snack untuk menjadi camilan ringan ketika seminar sedang berlangsung. Saat tiba-tiba merasa ngantuk, snack bisa menjadi obat penawar untuk menghilangkannya. Biasanya snack berisi gorengan, aneka jajan pasar, dan juga air mineral. Pertama, ambillah air mineral dan minum secukupnya. Kemudian, pilihlah gorengan yang ada cabe rawitnya. Makanlah secara perlahan sambil dinikmati. Perlahan, rasa kantuk akan hilang karena merasakan sensasi pedas dari gorengan yang dimakan bersama cabenya. Jika beberapa jam kemudian merasa ngantuk lagi, ambil dan makanlah sisa snack yang masih ada.

Advertisement

3. Duduk di posisi depan

Foto oleh Fauxels dari Pexels

Foto oleh Fauxels dari Pexels via https://www.pexels.com

Posisi duduk ketika mengikuti seminar ternyata mempengaruhi terhadap daya serap materi yang disampaikan dan rasa kantuk yang melanda. Ketika posisi duduk berada di belakang dan jauh dari jangkauan pemateri atau narasumber, rasa kantuk akan lebih mudah menyerang dan alhasil materi yang diserap juga tidak maksimal. Beda cerita ketika kita duduk di posisi depan dan dengan jelas bisa menatap pemateri atau narasumber berbicara. Ada rasa malu ketika tiba-tiba kita terlihat mengantuk oleh orang lain. Jika posisi depan sudah penuh terisi, minta panitia deh untuk menyediakan kursi tambahan. Bilang saja biar jelas mendengarkan materi. Padahal dalam hati biar nggak ngantuk saja sih.

4. Tidak terlambat datang ke tempat seminar

Foto oleh Pavel Danilyuk dari Pexels

Foto oleh Pavel Danilyuk dari Pexels via https://www.pexels.com

Berusaha untuk datang tepat waktu adalah salah satu kewajiban bagi peserta seminar. Tujuannya agar semua peserta seminar dapat mendengarkan dan menyimak semua materi dari pemateri atau narasumber dari awal sampai akhir. Kalau datang terlambat yang ada sudah merasa capek karena terburu-buru, pikiran tidak fokus, dan ketinggalan materi pastinya. Hingga akhirnya timbullah rasa malas dan kantuk yang tidak bisa tertahankan.

5. Aktif bertanya dan menyampaikan pendapat jika diperlukan

Foto oleh Rodnae Productions dari Pexels

Foto oleh Rodnae Productions dari Pexels via https://www.pexels.com

Saat tiba waktu untuk tanya jawab, manfaatkan waktu tersebut untuk aktif bertanya kepada pemateri atau narasumber. Diskusi dengan permasalahan-permasalan yang ada dengan orang yang tepat bisa menjadi solusi agar permasalahan tersebut bisa terselesaikan. Selain itu rasa kantuk juga akan kalah dengan keaktifan kita ketika bertanya dan menyampaikan pendapat.

Advertisement

6. Mengingat kembali tujuan utama mengikuti seminar

Foto oleh Rodnae Productions dari Pexels

Foto oleh Rodnae Productions dari Pexels via https://www.pexels.com

Setiap orang pasti punya tujuan ketika mengikuti seminar. Bagi yang mengikuti seminar karena keinginan pribadi, sudah jelas tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kemampuan diri, meningkatkan skill, dan tujuan positif lainnya. Beda lagi bagi orang yang terpaksa mengikuti seminar karena ditunjuk atasan atau pimpinannya. Mereka seakan tidak betah berada dalam ruangan seminar. Raganya ada di ruangan tapi pikirannya sedang terbang kesana-kemari. Akhirnya timbullah rasa kantuk yang tak tertahankan. Coba deh, berfikir secara positif. Atasan atau pimpinan ketika menunjuk kita untuk mengikuti seminar itu artinya adalah ada ilmu dan manfaat yang akan didapat baik secara pribadi maupun kepentingan kelompok (misalnya kantor, kemajuan desa, dll).

Menyediakan waktu untuk mengikuti seminar memang tidak mudah bagi setiap orang. Kita harus menata jadwal secara rapi agar semua kegiatan bisa berjalan dengan baik sehingga tidak mengganggu ketika sedang mengikuti seminar. Jika kita hanya berfikir seminar hanya membuang-buang waktu saja, hasil yang didapat hanyalah sama dengan pikiran kita yaitu hanya buang-buang waktu saja tanpa ada manfaat yang menjadi oleh-oleh ketika pulang ke rumah.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

"Jangan Bosan Jadi Orang Baik".

CLOSE