Ada banyak hewan yang jinak jika diternakkan, namun tidak semuanya cocok dipelihara di dalam rumah. Apalagi sampai menjadi teman tidur anak. Dua hewan yang paling sering dipulangkan ke dalam rumah adalah anjing dan kucing. Kedua sering mengklaim lebih baik, jadi kita akan membahasnya kali ini.

Pembahasan ini bukan tentang anjing vs kucing. Melainkan para pecinta mereka. Sudah banyak ilmuwan yang tertarik meneliti karakteristik pecinta anjing dibandingkan mereka yang lebih menyayangi kucing. Tapi, yuk simak bersama perbedaan keduanya di sini!

1. Penyayang kucing adalah manusia super sabar

Pecinta Kucing

Pecinta Kucing via http://tribunnews.com

Tidak mudah memelihara kucing, apalagi sejak dia lahir. Kucing yang manja tetapi suka mencakar benda di sekitarnya akan membuat barang anda tidak cantik lagi. Karpet sampai kursi anda pasti pernah dicakar oleh hewan yang anda anggap manis ini.

Advertisement

Kebiasaan menjijikkan yang tidak pernah kita ajarkan pada kucing adalah buang kotoran di sembarang tempat. Dibandingkan anjing yang lebih sopan ketika buang air, pemilik kucing dianggap memiliki kesabaran tanpa batas. Sementara itu, pemelihara anjing juga sabar, tetapi ada batasnya.

2. Pecinta anjing lebih patuh pada Undang-Undang

Disiplin, taat aturan menjadi cap bagi para pecinta anjing. Di sudut lain, pemilik kucing dianggap lebih mampu bersikap bijaksana daripada tunduk pada aturan yang ada. Maknanya, apabila sebuah aturan dinilai kurang sesuai dengan keadaan, maka bisa dilanggar. Mungkin saja ini dampak dari sifat kucing yang jarang menurut atau anjing yang penurut pada tuannya.

3. Saat berhadapan dengan situasi serius, beginilah yang dilakukan para pecinta kucing

Pecinta Kucing

Pecinta Kucing via http://tipsbeternak.com

Time.com merilis berita pada 2004 silam, berita tersebut didasarkan oleh data-data yang menunjukkan penggila kucing cenderung memiliki sikap konservatif. Sementara itu para pecinta anjing cenderung lebih liberal saat harus terjun ke dunia politik.

Advertisement

Konservatif di sini dimaknai sebagai pendukungan terhadap nilai-nilai yang sudah ada lebih dulu. Sementara liberal merupakan sebuah keadaan di mana masyarakat penganutnya bebas berpikir atau menciptakan nilai, misalkan orang liberal bebas berpendapat.

4. Biasanya, pecinta anjing cenderung ramah dan enerjik. Benarkah?

Manusia yang mencintai anjing menunjukkan karakter enerjik dan ramah. Kebalikannya, para pecinta kucing cenderung tertutup dan sensitif. Menurut polling yang sudah dilakukan blog ternak Indonesia pecinta kucing lebih suka beraktivitas di luar rumah dan menjalin hubungan dengan orang lain (extrovert).

Jika anda biasa melihat tuan anjing membawa anak piaraannya berjalan-jalan di taman atau CFD pada pagi hari saat udara masih segar, anda mungkin sangat sulit menemui pemandangan yang sama untuk pemilik kucing. Para pemilik kucing lebih menyukai kegiatan dalam rumah, seperti kucingnya yang memang tidak hobi jalan-jalan.

5. Katanya, pecinta kucing lebih tertutup dan kurang mau menerima kritik orang lain

Pecinta Kucing

Pecinta Kucing via http://tribunnews.com

Manusia yang menyukai hewan kucing sangat jarang menolak tanggapan atau kritik dari orang lain. Pikiran mereka terbuka dan mau mencari tahu sendiri kesalahan yang sudah dibuat ada di mana. Persis seperti peliharaannya yang punya rasa ingin tahu tinggi bahkan ketika mendapat bentakan. Hal ini tidak akan ditemukan pada hewan dan pemilik anjing.

6. Tingkat kasih sayang antara pemilik dan anjingnya jauh lebih terasa

Pecinta Anjing

Pecinta Anjing via http://hot.detik.com

Seorang pecinta anjing lebih menginginkan jalinan persahabatan dengan piaraannya. Pecinta kucing lebih menyukai kasih sayang yang bisa disalurkan maupun didapat dari kucing mereka. Inilah penyebab pemilik anjing lebih suka menjalin pertemanan dengan banyak orang, sementara kucing yang manja menjalin hubungan dengan mereka yang dapat memberi kasih sayang.

7. Namun, penelitian bilang kalau IQ pemilik kucing lebih tinggi di banding yang punya anjing

Pecinta Kucing

Pecinta Kucing via http://kucingpedia.com

Wisconsin, seorang ilmuwan dari Denise Guastello yang juga bekerja sebagai profesor psikologi di Carrol University di Waukesha telah membedah 600 mahasiswa pecinta kucing dan anjing untuk diambil datanya. Studi tersebut menghasilkan beberapa poin di mana salah satunya yaitu pecinta kucing dianggap sebagai orang pemilik IQ lebih cerdas daripada pemilik anjing karena skor hasil studi lebih memihak kucing dibandingkan anjing.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya