"Panggilan sayang itu ditujukan ke orang yang kita sayang, kan? Kenapa harus palsu?" - Raditya Dika

Membahas topik semacam ini seolah nggak ada habisnya. Khususnya buat kamu yang saat ini sedang jatuh cinta kepada seseorang. Ya, panggilan sayang memang bermacam-macam, tergantung siapa yang memakainya. Dan sebetulnya, beragam panggilan sayang ini nggak ada yang salah, namun kurang tepat saja. Misalnya, kamu memanggil "mama-papa" padahal baru pacaran 1minggu.

Untuk itu, Hipwee Community pun berinisiatif untuk mengungkapkan kepribadianmu dilihat dari panggilan sayangmu ke pasangan. Bukan untuk diseriusi, tapi ini sudah banyak terbukti!

1. "Sayang"

Sayangnya akooeeeeeh...

Sayangnya akooeeeeeh… via https://pixabay.com

Panggilan ini adalah yang paling umum dan hampir semua pasangan menggunakannya. Tahukah kamu, mereka yang secara kontinyu menggunakan panggilan ini tergolong orang yang menyukai kesederhanaan, ramah dan cenderung humoris. Mereka ogah terlalu show off setiap kali menunjukkan hubungannya.


Bagi mereka, panggilan bukanlah penentu langgengnya sebuah hubungan. Untuk itu, panggilan "sayang" sudah lebih dari cukup.


2. "Sayank"

Yank, yuk beli ciomay!

Yank, yuk beli ciomay! via https://pixabay.com

Advertisement


"Sayank… Opo koe krungu jerite atiku…"


Jelas berbeda dengan panggilan "sayang", "sayank" lebih mencerminkan sifat kekanak-kanakan dari setiap pasangan. Namun, mereka ini cenderung ekspresif dan memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi. Wiiih, kamu gini juga nggak nih?

3. "Ayah-Bunda"

Ayah dan bunda

Ayah dan bunda via https://instagram.com

Bagi mereka yang masih setia dengan panggilan "ayah-bunda" padahal masih pacaran, agaknya kalian harus berubah sedikit demi sedikit. Maaf, bukannya judmental, hal ini jelas terkait dengan prosesmu mengungkapkan rasa sayang yang terlalu berlebihan. Padahal kamu tahu kan, pacarmu kali ini belum tentu jadi jodohmu?

Advertisement

Panggilan ayah-bunda lebih cocok digunakan mereka yang benar-benar sudah menikah dan memiliki anak. Alasannya, hal ini berkaitan erat dengan kesantunan orang Indonesia yang sebagian besar memanggil orangtuanya dengan sebutan, Ayah atau Ibu.

4. "Baby"

Bebebku...

Bebebku… via https://pixabay.com

Kamu yang memanggil pasanganmu dengan panggilan ini biasanya punya kepribadian yang susah ditebak. Terkadang, kamu bisa saja menjadi orang yang sangat agresif, namun nggak memungkiri juga kalau kamu bisa menjadi sangat pendiam. Dalam mengekspresikan cinta, kamu cenderung tanpa malu-malu, bahkan di depan banyak orang.

5. "Matahariku, Bulanku, Bintangku, Pelangiku…"

Alam semesta

Alam semesta via https://pexels.com

Kayaknya bapak kamu astronot, ya?

Cieee, siapa nih di sini yang manggil pasangannya dengan panggilan bertema alam semesta ini? Nggak diragukan lagi deh, kamu pasti sayang banget ya sama dia?

Tapi tahukah kamu, memanggil pasanganmu dengan panggilan tadi bisa menandakan kalau kamu terkadang suka egois alias menang sendiri. Jangan dibiasakan ya, nanti pasanganmu bisa kabur!

6. "Honey"

Maduku...

Maduku… via https://www.pexels.com

Hampir sama dengan panggilan "sayang", "honey" mengindikasikan bahwa kamu orangnya sangat penyayang meski terkadang keras kepala. Di sini, kamu juga sering menjadi tempat curhat orang terdekatmu, karena kamu adalah pendengar yang baik.

7. "Abi-Ummi"

Hmm...

Hmm… via https://www.pexels.com


MasyaAllah, kalian…


Kalau belum menikah, panggilan "abi-ummi" ini kayaknya kurang pantas dipakai, ya. Kamu seolah merusak kesakralan panggilan sayang antara suami dan istri, serta anak-anaknya. Jangan dibiasakan, mendingan ubah dari sekarang!

Sekali lagi, opini dadakan oleh salah satu penulis Hipwee Community nggak perlu kamu seriusi. Kalau kamu merasa demikian, ya syukurlah. Kalau merasa keberatan, maaf-maaf, ya…

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya