Sejak lahir, setiap orang sudah memiliki bakatnya masing-masing dan bakat itu sendiri bisa dikategori seperti hobby yang mengantar bakatnya menjadi suatu hal yang luar biasa, seperti bakat bermain gitar, sepak bola dan lain sebagainya. Soft skill itu mirip sekali dengan bakat, hanya saja dalam bentuk yang berbeda. Soft skill, seperti layakya bakat, akan menunjukkan keterampilan yang dimiliki setiap orang dan harus dikembangkan untuk menemukan jati diri mereka.

Soft skill itu sendiri harus dikembangkan, namun soft skill juga tidak akan berjalan sempurna apabila tidak di iringi dengan Hard Skill, begitu pun sebaliknya. Namun ada juga yang tidak akan mendapatkan soft skill dari dirinya sendiri apa bila dia tidak ada keinginan untuk berubah yang besar dalam hidupnya dari pola hidup yang buruk ke pola hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Jadi, Soft skill itu apa sih?

Soft skills adalah istilah sosiologis yang berkaitan dengan kecerdasan emosional, sifat kepribadian, ketrampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang mencirikan kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain. Soft skill menyangkut karakter pribadi seseorang yang dapat meningkatkan interaksi individu, kinerja pekerjaan dan prospek karir.

Soft skills tidak terlihat kasat mata dibandingkan kemampuan teknis, dan untuk memperolehnya Anda tidak serta merta harus mengikuti sebuah kelas pelatihan.  Anda dapat memperoleh soft skill melalui pengalaman disekolah, pengalaman hidup dan masa lalu, atau pengalaman dalam dunia kerja yang tengah dilakoni.

1. Percaya Diri

Berdiri seorang diri

Berdiri seorang diri via https://unsplash.com

Rasa percaya diri, yang merupakan kombinasi antara keyakinan pada kemampuan dan penghargaan kepada diri sendiri, adalah aspek yang sangat penting dalam kehidupan seorang manusia. Keyakinan pada kemampuan adalah perasaan ataupercaya bahwa kita dapat melaksanakan berbagai tugas atau mencapai tujuan dalam hidup.

Advertisement

Pupuk terus kemampuan diri kamu dengan memperbaiki  bahasa tubuh dan kemampuan bersosialisasi. Semua orang pasti punya opini , dan tidak ada opini yang benar atau salah.  Jadi kamu tidak perlu mengkhawatir pendapat orang lain.

2. Mengontrol Emosi

Mengenal diri sendiri

Mengenal diri sendiri via https://unsplash.com

Generasi millenials identik dengan generasi baperan. Kamu harus bisa mengontrol emosi supaya tidak menyusahkan diri kamu sendiri maupun lingkunganmu. Kamu juga harus memahami perasaan orang lain alias berempati.

3. Komunikasi dan Negosiasi

Bersalaman

Bersalaman via https://www.pexels.com

Advertisement

Kemampuan yang satu ini, wajib kamu kuasai tanpa terkecuali. Masalah sering kali  terjadi karena hanya gara-gara misskomunikasi. Negosiasi adalah proses perundingan dua pihak atau lebih untuk mendapatkan kesepakatan. Kemampuan ini dapat membaantu kamu dalam bersosialisasi dan kehidupan sehari-hari.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya