Stres? Cemas? Kata–kata yang sudah tidak asing dan sering kita dengar bahkan mungkin kita alami. Stres adalah gangguan pada psikis, mental bahkan fisik yang dialami seseorang akibat suatu tekanan. Sedangkan cemas juga merupakan suatu gangguan berupa rasa takut, gugup,  kekahwatiran akan sesuatu yang belum terjadi dan wajar jika pernah dialami oleh setiap orang.

Jika kita lebih sering mendengar bahwa orang–orang dewasa yang biasanya mengalami stress dan rasa cemas, ternyata anak–anak hingga remaja yang mayoritas merupakan pelajar atau mahasiswa juga dapat merasakan stress bahkan dapat lebih dibanding orang dewasa. Biasanya para pelajar belum dapat mengungkapkan atau mengekspresikan stres sebaik dengan orang dewasa, bahkan terkadang mereka tidak sadar ketika mereka mengalami stres dan kecemasan itu sendiri.

Contoh bentuk–bentuk stres dan kecemasan yang biasanya dialami oleh pelajar adalah menyesuaikan diri dengan ruang lingkup pertemanan yang lebih luas, mengerjakan tugas seperti tiada akhir, aktif atau padat di organisasi dan berbagai kegiatan lainnya, ingin mengejar prestasi namun juga ingin mengembangkan relasi sosial dengan banyak orang, mempersiapkan diri untuk memulai dunia pekerjaan yang sesungguhnya, membuat portofolio diri menjadi lebih baik, serta masih banyak contoh hal–hal lainnya.

Berikut beberapa tips bagi para pelajar  untuk mengurangi rasa stress dan kecemasan yang bisa dilakukan :

1. Menarik dan membuang napas dalam–dalam

taking breath

taking breath via http://www.google.com

Hal yang paling mudah dilakukan namun nyatanya kegiatan ini dapat membuat ketenangan tersendiri, sehingga dianjurkan sebagai pereda awal ketika orang–orang sedang mengalami banyak pikiran.

Advertisement

 

 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya