Tidak terasa tahun 2017 sudah berlalu dan sekarang sudah memasuki tahun 2018. Di tahun yang baru ini, tentunya Anda berharap bisa menjadi lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk dalam hal kondisi keuangan pribadi.

Hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat kondisi keuangan lebih baik adalah dengan mengatur pengeluaran dan menghemat lebih banyak. Meskipun tidak mudah untuk dilakukan, apalagi jika penghasilan Anda terbilang stagnan, namun bukanlah mustahil jika Anda tahu caranya.

Berikut 8 tips mudah mengatur dan menghemat keuangan di tahun yang baru ini.

1. Kupon Diskon

Menghemat

Menghemat via https://pixabay.com

Gunakan kupon diskon saat berbelanja untuk menghemat biaya belanja bulanan. Dengan menggunakan voucher, rata-rata orang dewasa bisa menyimpan sebanyak lebih dari Rp170.000,00 setiap minggunya.

2. Membeli dalam Jumlah Besar

Jika produk favorit Anda sedang didiskon, membelinya dalam jumlah banyak mungkin akan menghabiskan biaya lebih besar di waktu sekarang namun akan membantu menghemat banyak di masa depan. Contoh produk yang sesuai dibeli dalam jumlah banyak seperti sabun, sampo, tisu, minyak goreng dan kebutuhan rumah tangga lainnya yang tidak mudah rusak. Makanan kalengan yang memiliki tanggal kedaluarsa yang cukup lama juga ideal untuk dibeli dalam jumlah banyak.

3. Memanfaatkan Tawaran Sampel Gratis

Memanfaatkan

Memanfaatkan via https://www.bayiku.org

Advertisement

Beberapa situs atau perusahaan, menawarkan anggota atau konsumennya kesempatan untuk meminta sampel gratis dari produk tertentu. Ada beragam sampel produk gratis yang bisa Anda coba mulai dari lotion kulit dan sampo hingga makanan dan produk rumah tangga lainnya. Lebih lanjut, banyak produsen menawarkan sampel gratis untuk produk baru yang baru diluncurkan melalui situs perusahannya sendiri.

4. Menabung Uang Receh

Menabung uang receh bisa memberikan sumbangsih yang besar terhadap anggaran belanja pribadi Anda. Selama ini, Anda mungkin mengabaikan atau bahkan membuang uang receh kembalian tanpa pikir panjang, sekarang cobalah untuk menyimpan uang tersebut di wadah atau celengan. Anda akan terkejut melihat bagaimana uang receh tersebut bertambah dengan cepat, bahkan hingga mencapai jumlah yang cukup signifikan.

5. Sisihkan Gaji untuk Tabungan

Sisihkan satu bagian dari gaji ke dalam tabungan setiap minggu atau bulan. Baik hanya beberapa ratus ribu atau hingga beberapa juta, pastikan untuk selalu menyisihkan sebagian gaji untuk tabungan. Jika memungkinkan, tabunglah setidaknya 10% hingga 20% dari gaji Anda setiap bulannya.

6. Hindari Dorongan Berbelanja Tanpa Perencanaan

Advertisement

Tipe belanja impulsif seperti inilah yang biasanya berujung pada penyesalan. Untuk mencegahnya, pertimbangkan apa saja yang ingin Anda beli terlebih dahulu dan hindari menambah item belanja di saat-saat terakhir kecuali memang benar-benar diperlukan atau Anda mampu membelinya tanpa menambah beban keuangan Anda.

7. Belanjalah di Rak-Rak Obral

Semua orang memperbarui isi lemari pakaiannya dari waktu ke waktu, pada saat Anda ingin menambah beberapa potong pakaian baru, coba cari di rak-rak yang sedang diobral untuk berhemat. Tidak ada salahnya menghemat beberapa rupiah yang nanti bisa dipakai untuk membeli kebutuhan lainnya.

8. Hindari Cicilan Kartu Kredit dengan Bunga Tinggi

Hindari menggunakan hutang atau cicilan kartu kredit berbunga tinggi kecuali Anda bisa membayarnya kembali dalam enam bulan. Jika tidak, Anda kemungkinan akan terbebani dengan bunga tinggi dan berakhir dengan membayar beberapa kali lebih besar dari harga pembelian awal.

Jika Anda terpaksa menggunakan kartu kredit untuk melakukan pembelian, usahakan untuk memakai kartu kredit yang menawarkan bunga yang lebih rendah. Ini akan membantu Anda menghemat pengeluaran dalam jumlah yang cukup signifikan setiap bulannya.

Jika Anda terjebak dengan hutang kartu kredit yang terus membengkak, cobalah hubungi pihak kreditur dan mintalah keringanan bunga. Tergantung pada pihak kreditur, keringanan akan diberikan selama beberapa bulan atau hingga hutang dilunasi total. Cara ini bukan hanya membantu anggaran pribadi, tapi juga akan memberikan kebebasan finansial tambahan di masa depan saat hutang lunas.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya