Anda sedang mencari peluang usaha yang tepat tapi terlalu takut untuk melangkah. Berbisnis memang tidak mudah, tapi akan lebih mudah apabila ada niat dan mental yang kuat. Jatuh bangun itu sudah biasa, tapi melepaskan pekerjaan kantoran demi berwirausaha, rasanya berat.

Beberapa tahun yang lalu bisnis online tidak semarak saat ini, dan perilaku konsumtif yang pada jaman dulu tak pernah hilang, beralih ke dunia digital. Setiap hari ada beribu paket dikirimkan dari satu kota ke berbagai kota lainnya secara signifikan. Bisnis online terus berkembang dengan fitur menarik seiring berkembangnya jaman tanpa batas. Anda tidak tertarik menghitung omset yang didapat tiap harinya?

Keuntungan berbisnis online antara lain tidak memakai banyak modal, jangkauan pasar yang tak terbatas, waktu akses juga tak terbatas dan tentunya mudah dijalankan serta keuntungan yang menjanjikan. Untuk itu bila Anda pintar mencari celah didunia yang semakin serba cepat ini, maka sudah saatnya Anda berbisnis online, caranya? Berikut ini 4 contoh bisnis online

1. Begini Cara Riset Pasar Online

FECART.COM via https://www.fecart.com

Lakukan survey atau riset pasar online untuk membantu perkembangan bisnis online Anda agar bisnis tetap bertahan dan menang.

Tidak hanya mencari tahu produk apa yang diinginkan di pasaran namun penting bagi pelaku bisnis online untuk selalu meriset pasar. Riset pasar berfungsi untuk mengetahui seberapa besar permintaan pasar terhadap produk yang dipasarkan dan bisa mengetahui siapa – seberapa berat tingkat persaingan sehingga bisa koperatif.

Bagaimana caranya? Ada cara sistematis yang telah diformulasikan Bapak Joko Susilo, seorang pakar internet marketer terkemuka di Indonesia, bahwa meriset pasar bisa dilakukan tidak lebih dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini :

Advertisement

Langkah Pertama – Cara Meriset Pasar

1. Serius mengamati situasi pasar


Caranya : Follow up informasi terbaru terkait produk yang dipasarkan. Anda bisa gunakan Google Alert untuk mendapatkan kemudahan saat melakukannya. Baca : Google Alert dan Keunggulannya. Amati dan pelajari gaya promosi serta pelayanan dari merchant-merchant yang memiliki angka penjualan yang paling baik. Akan lebih baik jika Anda mencoba berbelanja kepada mereka untuk merasakan seperti apa pelayanan dan produknya. Langkah Kedua


2. Ukur permintaan produk


Caranya : List kata kunci (keyword) yang berkaitan dengan produk Anda, seperti brand-brand terkenal dengan produk yang sejenis. Gunakan mesin pencari kemudian masukkan brand-brand tersebut dalam Keyword Selector Tool dan enter. Lihat urutan brand dari yang paling banyak dicari sampai dengan yang paling sedikit di mesin pencari. Dengan begitu Anda bisa tahu seberapa besar tingkat permintaan pengunjung dengan chart tersebut.


3. Cek persaingan antar penjual


Caranya : Mencari tahu jumlah pesaing yang sudah beriklan di Google. Anda bisa gunakan Paid Search Listings, seperti mesin pencarian milik Google, yahoo dll.


2. 5 Cara Menangani Customer Komplain Ketika Berjualan Online

FECART.COM via https://www.fecart.com

5 Cara ini bisa membuat seorang customer komplain menjadi customer loyal ketika berjualan online dengan syarat Kamu berhasil mengikuti tahapan-tahapannya di bawah ini:

Customer komplain kemudian menyebalkan

Biasanya apa yang Kamu lakukan?

Membiarkannya hingga lenyap dan hilang? curhat ‘kejengkelan Kamu kepada orang yang sepaham ? atau curhat betapa sangat menjengkelkannya saat mendapatkan customer seperti itu di media social?Jika Kamu melakukan salah satunya berarti Kamu akan kehilangan peluang besar.

Apapun media social yang digunakan, layanan servis pada customer adalah pengecualian yang nantinya tidak hanya membuat customer senang dan betah dengan produkmu, tapi juga menambah peluang penjualan yang meningkat baik ke depannya. Dan itu merupakan satu-satunya cara bagaimana jualan online-mu bisa bertahan dan berkembang.

Jadi, seberapa menyebalkannya customer tersebut, dengan respon yang baik maka Kamu bisa convert dari komplain customer menjadi loyal customer.

Caranya?

Langkah 1: Simak dan Dengarkan


Merespon negative feedback dari customer adalah bagian terpenting untuk reputasi toko online-mu. Pasalnya, komplain costumer tidak jarang terpublish dan tercantum pada review menyedihkan di kolom comment toko onlinemu. Bahkan customer tersebut menyerang (protes) ke semua pintu account yang Kamu miliki, lebih parahnya lagi mereka menggembor-gemborkan pelayanan tidak menyenangkan tersebut di forum lain. Mau Komplain? Begini caranya!

Apa yang harus dilakukan?

Sementara menyimak dan mendengar complement customer tersebut, ada baiknya Kamu juga mengecek seluruh account media social karna satu komplemen bisa jadi petanda tidak baik untuk traffic dan reputasi toko online-mu. Jadi Kamu bisa mengecek dengan menggunakan beberapa alat bantuan seperti :

Google Alerts, dengan fitur ini Kamu bisa mengatur alerts atas nama tokomu agar terinformasikan setiap kali ada yang membahas atau membicarakannya.

Mention, monitor semua mention yang ditautkan ke account-mu. Dengan begitu Kamu bisa stay update dengan semua percakapan di media social terkait produk dan servismu.

Review situs; Kamu bisa menggunakan aplikasi Yelp yang bisa membantumu memastikan status situs atau toko online-mu.

Forum, : Jika tahu forum dimana customermu bercengkrama, sebaiknya masuk bergabung kemudian cek dan amati seksama.

Intinya saat Kamu menerima komplement atau menghadapi customer yang tidak menyenangkan, Kamu harus memonitor semua hal yang berhubungan dengan toko online-mu karena dengan begitu Kamu bisa mengatasi masalah dengan cepat dan efektif.

Ingat, membiarkan review negatif ke depannya tidak bisa terkontrol, karena menyebar dan bisa membahayakan reputasi online-mu. Istilahnya costumer menyebalkan di media sosial seumpama racun yang siap menyebar dan cuma Kamu yang bisa menanggulanginya.

Penangulangan masalah seperti ini bisa diatasi dengan cara respon dengan banyak cara, misalnya mengirimkan hadiah kecil disertai tulisan tangan mengenai permohonan maaf kemudian Kamu capture momentnya dan publish. Cara itu berpotensial menjadi cerita viral positive yang tentu saja akan menguntungkan toko online-mu.


Tahap 2 : Respon Layaknya Tamu Seolah Dihadapanmu


Meskipun bisnismu adalah online, sebaiknya tidak memperlakukan customer secara online juga, apalagi jika itu customer yang komplain, itu hanya akan berakibat buruk untuk reputasi online-mu. Perlakukan mereka seolah tamu di hadapanmu secara fisik.

Merespon secara online tidak tepat? Seperti ini, kebiasaan copy-paste text respon pada setiap Customer, padahal setiap customer itu berbeda. Bahasa untuk merespon sebaiknya tidak umum karena setiap kebutuhan customer berbeda. Tunjukkan sedikit empati dan berkomunikasilah dengan ritme keakraban meskipun sebenarnya Kamu sangat jengkel dalam hati.


  • ” HALO, KAK (SEBUT NAMA). KAMI SANGAT MENYESAL MENGENAI HAL TERSEBUT DAN KAMI UPAYAKAN UNTUK MENGATASINYA SECARA MAKSIMAL. BLA.. BLA… BLA…”


Tahap 3 : Respon Secepatnya


Bukan rahasia lagi bahwa respon cepat terhadap customer adalah cara untuk memenangkan hatinya. Begitu juga dalam menangani komplain customer. Respon cepat sangat diharapkan customer komplain bahkan dalam hitungan menit atau beberapa jam.

Terlebih jika toko online-mu memiliki fanpage/ blog yang setiap hari memiliki content untuk diposting. Maka Kamu tidak bisa mengabaikan feedback negative pada halaman tersebut. Karna jika mereka komplain di kolom komentar kemudian Kamu memposting content baru maka secara tidak langsung mereka akan merasa diabaikan dan tidak penting.

Respon cepat adalah upaya untuk menunjukkan kepada customer bahwa mereka adalah aspek paling penting dalam bisnis online-mu. Tanpa customer, bisnismu bukan lah apa-apa. Dan hanya dengan cara begini sebuah bisnis dapat bertahan di dunia online.


Tahap 4 : Biarkan Terpublikasi


Umumnya banyak personal atau perusahaan menangani masalah di ruang privasi. Bagaimana dengan jualan online? Rata-rata akan memindahkan semua komplain ke ruang lebih privasi, email pribadi, atau telepon dan chat pribadi demi menjaga reputasi terhadap customer lainnya.

Tapi menurut Jonathan Chan, seorang pemerhati digital marketing, menurutnya membiarkan keluhan customer di kolom komentar dan membiarkan bagaimana Kamu mengatasinya secara langsung dan terbuka justru bisa menjadi sangat penting, pasalnya cara tersebut bisa menunjukkan kepada netizen bahwa Kamu begitu menghargai customer.


Tahap 5 : Katakan Bahwa Kamu Sangat Menyesal


Customer komplain dan review negatif adalah dua hal yang tak bisa dihindari dalam berjualan online. Ketika menghadapi dua hal tersebut lalu mengatasinya sesuai tahapan di atas berarti Kamu telah mengatasinya dengan baik. Kamu hanya perlu memastikan telah menangani masalah dengan memberikan solusi.

Selain mengatakan minta maaf, katakan bahwa kamu sangat menyesal dan akan berusaha lebih baik untuk melayaninya. Dengan cara begitu bisa menunjukkan bahwa Kamu bekerja ekstra untuk menjaga customer senang dan betah berbelanja di toko online-mu.


3. Lapak Asal Negeri Paling Hits 2017 Pada E-Commerce di Indonesia

FECART.COM via https://www.fecart.com

E-Commerce di indonesia dinyatakan resmi sebagai pemain besar pada e-commerce se-Asia Tenggara tahun 2017. Lalu apa dampaknya kepada pelaku bisnis online?

Observasi riset ini berasal dari data riset Metisa di techinasia, sebuah aplikasi metrik yang mampu meng-convert data e-commerce untuk penjualan, milik sebuah perusahaan konsultan digital marketing. Riset tersebut compare pada e-commerce di berbagai negara Asia, seperti: Indonesia, Philipina, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Singapura. Analisa riset tersebut diambil berdasarkan pada data traffic setiap e-commerce sejak bulan Februari 2017, baik traffic dari web maupun mobile.

Tidak hanya berasal dari data traffic, Justin Yek selaku CEO Metisa menjelaskan bahwa riset tersebut dipadukan dengan beberapa sumber terpercaya, local internet service provider, dan alat metric yang beragam yang hasilnya transfaran, independent, dan netral.

Hasilnya?

Traffic tertinggi pada e-commerce versi web dan mobile berasal dari Lazada, Tokopedia, Elevania, dan Bukalapak asal Indonesia. Menurut Yek, hal tersebut diindikasi oleh 250 miliyar populasi penduduk Indonesia yang begitu besar.

Apa dampaknya jika Indonesia adalah Pemain Besar dalam e-commerce ?

Tentu saja hasil riset tersebut memberi fakta menarik pada beberapa hal, diantaranya :

Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa merata karena e-commerce

Angka besar traffic tersebut membenarkan prediksi mengenai pertumbuhan pangsa pasar e-commerce di Indonesia selalu meningkat signifikan meski perlahan.

Perkembangan usaha perdagangan berbasis online (e-commerce) di Indonesia sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2016 saja total jumlah e-commerce di Indonesia mencapai 26,2 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, dari Sensus Ekonomi 2016 yang dilakukan pihaknya, muncul data sementara jumlah e-commerce yang ada di Indonesia. Dalam ‎kurun waktu 10 tahun, jumlah e-commerce di Indonesia meningkat sekitar 17 persen. Porsentase itu mensinyalir peluang bisnis online Anda akan jauh lebih besar dan berprospek daripada yang Anda kira.

Bagi pebisnis, e-commerce memiliki dampak positif berupa pengurangan biaya operasional dan dapat memperlebar pangsa pasar, sehingga efisiensi biaya dan efektifitas operasional menjadi kemudahan untuk pengembangan bisnis jauh lebih besar.

Berkembangnya e-commerce akan memberi dorongan pada perekonomian wilayah yang lebih merata, semakin besarnya perputaran capital di suatu wilayah bisa menyebabkan semakin pesatnya pertumbuhan ekonomi, serta transaksi yang lebih mudah selama 24 jam dan kemudahan proses pembayaran menyebabkan perputaran capital semakin cepat. Pertumbuhan ekonomi menjadi lebih merata karena saat ini pemasaran produk-produk dari perdesaan tidak terhalang oleh jarak.

Kepercayaan konsumen berbelanja online bertambah

Seperti yang dilansir WJS di tahun 2014, Bahwa penyebab utama orang Indonesia tidak percaya untuk berbelanja online karena tidak semua orang Indonesia memiliki kartu kredit.

Pada tahun 2016, Facebook Indonesia melakukan riset mencari penyebab kenapa orang Indonesia masih enggan berbelanja online. Hasilnya seperti yang dilansir di media ini, faktor orang Indonesia enggan bertransaksi online adalah sistem pembayaran dan masalah kepercayaan.

Tahun ini, data traffic pengguna layanan e-commerce meningkat, hal tersebut bisa disebut kepercayaan orang Indonesia berbelanja online juga semakin bertambah. Meski belum sebanding dengan kuantitas penggunaan internet di Indonesia namun perlahan konsumen online pun dipastikan meningkat signifikan setiap tahunnya. Fenomena yang menarik, bukan?

4. Kiat Bisnis Dropship Bagi Pemula

FECART.COM via https://www.fecart.com

Sebagai pemula, bisnis dropship pasti sukses jika Anda memperhatikan kiat-kiat berikut ini.

Jika Anda akan memulai bisnis dropship, sebaiknya perhatikan beberapa kiat agar bisnis dropship berjalan sukses. Nah, ada beberapa kiat yang Fecart siapkan untuk Anda.

Kiat ini dibagikan dari seorang pengusaha dropshipper yang berbagi pengalamannya menjalani bisnis dropship selama setahun. Dia sangat puas dan terbilang sukses dari usaha yang dilakoninya meski terbilang pemula di dunia bisnis online. Apa saja kiatnya? Yuk, kita intip.

Pilih supplier yang terpercaya

Saat ini penawaran supplier di media social terbilang sangat banyak, Anda tidak akan repot jika mengkualifikasi satu per satu untuk menemukan supplier yang terpercaya atau teruji, bahkan tidak sedikit supplier yang menawarkan janji manis tapi ternyata menipu. Beberepa tips untuk mengkualifikasinya:

Ketahui siapa pemilik bisnis tersebut, biasanya pemilik bisnis yang banyak menawarkan peluang dropship mudah diketahui siapa pemiliknya. Lihat testimoni pelanggan terhadap penjualan dari supplier tersebut . Cek seluruh sosial media dan website yang dimiliki Cek fasilitas apa saja yang ditawarkan bagi para dropshipper. Supplier yang baik biasanya tidak akan membiarkan dropshippernya berjualan sendirian tanpa bimbingan. Mereka bahkan menawarkan support baik itu secara online dan offline. Fecart merupakan supplier terpercaya yang berpusat di Bandung. Sebagai platform dropship terbesar di Indonesia, Fecart menawarkan banyak fasilitas yang memudahkan para dropshippernya dalam berjualan secara online maupun offline.

Pilih supplier yang menawarkan profit “besar”

Pilih produk yang margin penjualannya minimal 20 persen, karena itu adalah nilai umum dan pantas dalam bisnis dropship, memang tidak ada ukuran ideal mengenai margin profit ini tapi informasi ini akan sangat tepat, terlebih jika Anda seorang pemula di bisnis dropship. Jika Anda sudah mendapatkan celah dalam binis dropship, anda tentu bebas menentukan nilai margin dari penjualan.

Anda bebas menentukan margin keuntungan dari penjualan produk yang dijual dengan cara menjadi member dari Fecart, lho! Karena selain mencantumkan harga produk, member Fecart akan mendapatkan informasi harga mark up dan harga normal sehingga Anda tidak perlu bingung menentukan margin penjualan.

Pilihlah supplier yang merangkul dropshippernya

Tidak sedikit supplier yang hanya menyerahkan Anda sebuah katalog penjualan, setelah itu membiarkan Anda berjuang sendiri melakukan penjualan. Beruntung jika memang anda kebetulan seorang dropshipper handal tapi bagaiman jika dengan pemula dan baru memulai bisnis, tentu tidak sederhana kelihatannya, bukan?

Berbeda dengan supplier lainnya, Fecart adalah supplier yang merangkul dropshippernya. Fecart memiliki forum komunikasi dan program edukasi Tidak hanya memberikan sekedar katalog produk namun Fecart merangkul dan memberi edukasi para dropshipper hingga berhasil mendapatkan penjualan. Anda bisa memilih Fecart untuk jadi supplier tanpa harus bersusah payah mengkualifikasi supplier terpercaya. Fecart memiliki pusat layanan informasi yang disebut BANDIC (Fecart Information Centre) yang bisa Anda hubungi untuk konsultasi mengenai penjualan. Dan Anda bisa menghubungi CS Fecart jika membutuhkan bantuan seputar pemesanan barang dan lainnya.

Kuasai produk yang akan dijual

Salah satu kelemahan dropshipper adalah kurang menguasai seluk beluk produk yang dijual. Karenanya sebelum menjual, ada baiknya anda memiliki setidaknya masing-masing 1 produk contoh dari produk yang akan anda jual. Dengan memiliki contoh produk, anda tentu akan lebih percaya diri dalam memasarkan karena Anda dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan produk dengan baik. Bila tidak memungkinkan memiliki contoh produk, pastikan anda menguasai detail produk tersebut. Jangan sungkan-sungkan bertanya kepada supplier terkait spesifikasi produk bila ada yang tidak anda pahami. Pastikan juga produk yang anda jual memang layak dijual dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Mengenai bagaimana Anda bisa menguasai detail produk, Fecart melampirkan detail produk di setiap item produk, ditunjang dengan menu product knowledge yang bisa Anda jadikan kamus dan referensi produk yang bisa Anda akses kapan saja. Pengetahuan Anda tentu akan bertambah dan semakin segar karena content blog Fecart menyajikan informasi, berita dan ispirasi untuk kebutuhan Anda berbisnis dropship.

Siapkan perangkat khusus toko online

Jadi dropshipper berarti membuka toko online sendiri. Itu artinya akun media socialnya harus terpisah dengan akun pribadi Anda. Dengan begitu anda akan fokus melayani customer anda secara profesonal. Beruntungnya saat ini industry marketplace Indonesia sedang berkembang baik sehingga memudahkan Anda berjualan online. Seberapa penting Anda harus membuat toko online di marketplace? Anda bisa baca artikel ini.

Fokus pada produk yang sejenis

Fokus dengan produk yang Anda jual. tidak sedikit dropshipper, yang berganti produk jualan karena merasa sudah berhasil berjualan dengan produk sebelumnya, secara tidak langsung hal tersebut membentuk imej pada diri Anda sebagai pembisnis yang tidak terpercaya. Ada kutipan tepat dalam hal ini, “Dropshipper yang hebat adalah dropshipper yang bertindak layaknya penjual biasa yang memiliki barang.”

Hal diatas tidaklah sulit jika Anda memilih Fecart sebagai supplier karena Fecart menyediakan menu produk ‘best seller’ yang bisa menjadi acuan produk yang bisa Anda jual. Selain itu, Fecart akan membuat dropshipper bisa bertindak layaknya penjual yang memiliki barang karena saat pengiriman barang ke tangan customer, logo yang tercantum di form pengiriman adalah logo toko Anda sendiri.

Nah, sekarang Anda sudah siap menjadi pengusaha dropshipper yang sukses.

5. 10 Alasan Kenapa Harus Menggunakan Marketplace

FECART.COM via https://www.fecart.com

Marketplace

Marketplace di Indonesia berkembang signifikan, hal tersebut diperkuat dengan riset eMarketer bahwa Indonesia memiliki progress terbesar di Asia Pasifik hingga kini. Tentu saja ini menjadi peluang yang sangat baik bagi pelaku usaha onlineshop untuk berpromosi di marketplace. Berbeda dengan promosi menggunakan social media, orang-orang yang berkunjung belum tentu memiliki willing to buy (keinginan untuk membeli), sedangkan pengunjung marketplace biasanya adalah orang yang benar-benar membutuhkan barang dan ingin langsung membeli.

Ini lho alasan mengapa onlineshop Anda harus membuat toko di markeplace

1. Mudah dan Simple

Modal sangat minim, Anda hanya perlu TOC (Tap Or Click) saja untuk mendaftar menjadi user, setelah itu bangun toko secara gratis. Sebaliknya, jika Anda langsung membuka toko dan membuat website toko online sendiri, tentu hal tersebut membutuhkan banyak modal, seperti: membayar sewa server, jasa pembuana website, perawatan website, stok barang dan lain sebagainya. Namun dengan marketplace Anda bisa berjualan sangat mudah tanpa perlu repot memikirkan hal-hal tersebut.

2. Dunianya Penjual dan Pembeli

Semua orang yang berkunjung ke marketplace punya willing to buy dan willing to pay. Itu artinya, jika dibandingkan dengan semua orang yang berkunjung ke sosial media, sebagian besar dari pengguna sosial media hanya ingin bersosialisasi dan belum tentu punya niat untuk berbelanja. Jadi, jika Anda ingin segera mendapatkan penjualan perdana sangat efektif untuk mempunyai toko online di marketplace.

3. Fleksibel dan Terjamin

Tidak perlu testimony untuk meyakinkan calon pembeli, testimony memang penting untuk dikumpulkan, karena bagaimanapun kepercayaan tetap harus dibangun pada akhirnya. Bagi semua orang selalu ada permulaan, semua pedagang online punya pengalaman awal, dan semuanya tentu belum mendapatkan trust (kepercayaan pembeli). Namun dengan adanya marketplace Anda tidak perlu terlalu repot memikirkan itu, karena marketplace pada dasarnya adalah jaminan bagi pengunjung, dan mereka tidak akan ragu untuk membayar jika sudah merasa klop dengan salah satu produk yang ada di marketplace tersebut.

4. Fitur dan Paket Promo

Tidak perlu lagi mencari pembeli, ribuan bahkan jutaan pengunjung akan menjadi calon pembeli Anda di seluruh indonesia. Layaknya mall atau departemen store, marketplace-marketplace ini selau ramai pengunjung setiap harinya, bahkan di hari-hari tertentu website mereka mengalami yang namanya “keberatan pengunjung”. Jika di mall mall sering diadakan promo, discount, cashback, ataupun bonus pembelian, di marketplace pun juga terjadi. Jadi punya toko di marketplace sama bagusnya dengan punya toko di mall, bahkan Anda tidak perlu membuang-buang energi untuk menjaga toko seharian seperti di mall.

5. Sistem Hitung Otomatis

Marketplace memiliki sistem hitung harga otomatis, tak perlu repot-repot membuat harga produk sesuai tarif daerah tujuan pengiriman. Selain itu juga tersedia pilihan metode pembayaran yang beragam, Anda tinggal pilih mau menggunakan bank apa dan memilih metode pembayaran seperti apa. Bahkan Proses pencatatan jualan pun sudah otomatis tersimpan dalam histori penjualan. Beberapa marketplace juga menyediakan fasilitas data lengkap mengenai omzet penjualan dan data statistik penjualan.

6. Lintas Waktu dan Ruang

Dengan marketplace, Anda bisa berpromosi dan berhubungan dengan pembeli kapan saja tanpa mengenal waktu dan ruang. Anda bisa melakukan banyak hal sambil berjualan.

7. SEO Friendly

Tidak perlu repot mengurus soal SEO agar info produk Anda bisa terindek di halaman mesin pencarianGoogle, karena setiap marketplace punya tim handal mengurusi soal SEO.

8. Layanan Gratis

Siapa yang tidak suka dengan gratisan? Layanan marketplace pada umumnya gratis. Memang ada beberapa fitur berbayar tapi hal tersebut pun akan membantu meningkatkan penjualan produk Anda.

9. Sistem Reputasi

Hampir setiap marketplace memiliki sistem reputasi. Sistem ini bisa meningkatkan reputasi seller di mata pembeli. Pada dasarnya sistem reputasi juga bisa meningkatkan penjualan .

10. Rekening Bersama

Marketplace menggunakan sistem rekening bersama. Sistem ini akan menjamin keamanan antara penjual dan pembeli. Setiap terjadi pembayaran, pmbayaran tersebut masuk ke dalam rekening bersama kemudian akan dikirim ke rekening penjual.

Marketplace adalah pihak ketiga yang menyediakan lapak jual beli dan Anda tidak bisa menjamin atas keberlangsungan masa depannya. Keberlangsungan situs di luar jangkauan Anda selaku penjual atau member. Atas fenomena ini Anda harus pintar memilih marketplace yang terpercaya dengan reputasi yang baik dan prospeknya menjamin. Analoginya, marketplace ibarat mall yang isinya toko yang dikontrakan yang sewaktu-waktu bisa saja pengelola mall tersebut menutup mall-nya, namun website ibarat ruko milik sendiri yang bisa dikelola dan diurus sesuai dengan keinginan kita.