Mencari teman memang mudah, tapi menemukan yang tulus itu susah. Carilah teman sebanyak-banyaknya, maka kebahagiaan akan ada di mana-mana. Hubungan pertemanan sebetulnya tidak terlalu rumit, pada dasarnya orang-orang mencari teman sekadar untuk mendapat hiburan dan mencari senang atau terlibat suatu kepentingan saja. Karena pada kenyataannya, hanya sedikit teman yang mau susah bareng. Ataukah diantara kalian memang belum menemukan yang tulus?

Dalam hubungan pertemanan itu tidak masalah bila hanya datang saat senang-senang saja, sehendaknya tidak mengolok-olok saat sedang susah. Teman kalian pergi begitu saja dan tidak peduli terhadapmu itu tidak apa-apa, minimal mereka tidak membuat hidupmu tambah rumit.

Coba tengok hal-hal berikut ini jika ada temanmu yang demikian, mendingan coba jaga jarak dengan dia mulai dari sekarang. Sebelum dia merumitkan hidupmu kelak.

1. Ketika kamu tahu bahwa dia diam-diam menjelek-jelekkanmu di belakang

Aku memang jelek dan cupu

Aku memang jelek dan cupu via http://unsplash.com

Pernah nggak sih kalian melihat dan mendengar langsung dengan kedua mata dan telingamu sendiri bahwa ada teman yang secara sengaja ngomongin kita di belakang? Kalau kamu pernah mengalami hal yang seperti ini, fix lebih baik jaga jarak dengan dia mulai dari sekarang. Karena ini bukan lagi suatu kesalah-pahaman, jelas kamu melihat dan mendengar sendiri buktinya.

Beda halnya jika kamu mendapat info dari orang lain tentang keburukanmu yang bersumber dari dia. Hal ini wajib diluruskan dengan dia (yang ngakunya) sahabatmu itu. Karena kadang ada yang memang sengaja ingin merusak persahabatan kalian. Sebaiknya komunikasikan dahulu sebelum kamu memutuskan untuk jaga jarak.

2. Terlalu sering minta tolong. Tapi saat kamu butuh, dia selalu banyak alasan

Advertisement

Tidak jarang teman yang hanya datang saat butuh saja. Bahkan terkadang pergi pun tanpa pamit dan berlalu begitu saja. Ini bukan suatu masalah besar. Coba tanggapi dengan sabar dan lapang dada serta ikhlas.

Namun atas dasar 'CKPTW' alias cukup tahu aja, kita boleh kok membatasi hubungan pertemanan dengan sahabat yang macam begini. Jadi lain kali jika dia meminta pertolongan kepada kita lagi, cukup menolong dengan semampunya saja. Tidak usah dibela-belain!

3. Kamu telah mengetahui bahwa dia berbohong dan berusaha menutupi sesuatu darimu

Mending tidak usah bohong

Mending tidak usah bohong via http://unsplash.com

Banyak dan bahkan semua orang tidak suka bila dirinya dibohongi. Apalagi dibohongi sama sahabat sendiri. Bagaimana rasanya jika dibohongi namun selama ini kita mempercayainya? Bukankah kita merasa bahwa diri ini bodoh? Rasanya seperti tidak dihargai.

Advertisement

"Ternyata selama ini aku dibohongi sama dia. Kok aku bisa ya percaya begitu saja." Kata-kata seperti ini yang biasanya terlontar ketika kita tahu kalau ada yang telah mengkhianati kita.

Memang sih tergantung apa alasan dia berbohong dan seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari kebohongan tersebut. Selagi itu masih termaafkan bagimu, atau memang dia berbohong demi kebaikanmu, boleh lah persahabatan kalian tetap lanjut.

Tapi kalau sudah kelewat batas dan dampaknya berbuntut panjang serta merugikan kamu, yasudah lebih baik jaga jarak dan stop mempercayainya lagi.

4. Seperti tanpa rasa bersalah, diam-diam dia mengadu dombamu dengan orang lain yang notabene tidak pernah ada masalah denganmu

Jangan asal percaya

Jangan asal percaya via http://unsplash.com

Ada lho orang yang macam begini, demi mendapatkan banyak teman, dia mengadu-domba antara kamu dengan temanmu yang lain, bahkan bisa jadi adu domba antara kamu dengan gebetanmu atau pacarmu, dengan tujuan orang tersebut mempercayai dirinya sehingga terjadi kesalah-pahaman sana sini. Atau memang maksudnya ingin merebut gebetanmu? Who knows! Dan jangan sampai.

Terkadang hal yang semacam ini lama terungkap fakta karena si pelaku pun biasanya sudah merencanakan. Tapi tanda-tandanya dimulai dari hal dimana kamu dengan temanmu, gebetan atau pacarmu telah banyak kesalah-pahaman gara-gara dia. Solusinya adalah jika mulai ada kesalah-pahaman sepele yang disebabkan oleh dia nih, sebaiknya komunikasikan segera. Jangan sampai semakin banyak orang yang terhasut.

Jika memang sudah terlanjur ditikung, fix bersyukur sajalah karena Tuhan telah menunjukkanmu teman yang tidak baik, maka jauhilah dia segera.

Pernahkah ada yang menemui teman yang seperti ini mungkin? Semoga kita terhindar dari yang beginian ya.

5. Seringkali bermuka dua, padahal usianya sudah dewasa dan sudah kenal lama denganmu

Jangan membicarakan kejelekkan teman

Jangan membicarakan kejelekkan teman via http://unsplash.com

Di hadapan kita sih baik-baik saja padahal di belakang kita belum tentu dia melakukan hal yang sama baiknya.

Jika ada diantara kalian yang menemui teman macam begini, syarat dalam point ini adalah jangan terlalu mempercayai teman. Seperlunya saja berbagi cerita dengannya, yang kamu anggap privacy sebaiknya tak perlu dibicarakan.

Apalagi ketika dia membicarakan kejelekkan temanmu yang lain. Jangan terpancing jika ada temanmu yang membicarakan kejelekkan orang lain kepadamu. Karena tidak menutup kemungkinan dia akan membicarakan kejelekkanmu pula pada orang lain.

6. Tidak senang ketika melihat kita bahagia. Iri dan dengki yang tidak terungkap secara langsung

Hindari kesombongan supaya tidak memicu teman iri dan dengki

Hindari kesombongan supaya tidak memicu teman iri dan dengki via http://unsplash.com

Jika ada teman yang terlihat iri bahkan dengki saat kita berada di atas, misalkan karir sedang menanjak atau hubungan kita dengan pasangan sedang bahagia-bahagianya, diamkan saja.

Kadang teman begini kebiasaannya menyeletuk kata yang kurang enak pada kita. Memang tidak secara langsung berkata bahwa tidak suka, tapi biasanya gerak-geriknya adalah dia selalu kepo dengan hidup kita. Selalu ingin tahu apapun yang kita lakukan. Lalu entah untuk apa informasi tersebut buat dia, kita tak tahu. Layaknya fans yang selalu dikepoin haters-nya gitu.

Yang pasti dan paling penting adalah dalam pertemanan sebaiknya jangan terlalu menunjukkan yang manis-manis pada mereka. Untuk mencegah timbulnya iri dan dengki. Stay cool dan tetap biasa saja.

7. Parahnya, dia sering sekali meminjam uang padamu dan selalu berkelit setiap kali ditagih

Mengertilah kawan, duitku pun menipis

Mengertilah kawan, duitku pun menipis via http://unsplash.com

Masalah duit adalah masalah paling rumit dalam kehidupan pertemanan ini. Karena semua bisa buta karena duit. Pertemanan pun bisa hancur gara-gara benda ini. Apalagi dia yang selalu saja meminjam banyak uang padamu namun tidak kunjung dikembalikan dengan alasan yang bermacam-macam. Sesekali tidak apa-apa karena memang tujuannya adalah menolong. Namun jika terus-terusan, siapa yang nggak dongkol sih? Kan kita juga butuh duit untuk mencukupi kebutuhan.

Karena, kita akan mengetahui sifat asli seseorang setelah kita berurusan masalah duit dengan dia. Jadi, jika ada temanmu yang berhutang tapi tidak pernah dilunasi, lebih baik hindari berurusan duit dengannya jika kamu memang tipe orang yang sungkan untuk menagih hutang teman. Heu… Dan ikhlaskan saja yang sudah terlanjur, anggap sebagai tabungan amal kita kelak. Peace!

Jika hal-hal diatas ada yang kalian temui dalam hubungan pertemananmu, siap-siap untuk jaga jarak, ya. Bukan berarti putus silaturahmi, tapi hanya sebatas membatasi urusan kita dengan dia. Berteman sesuai porsi saja. Tetap berfikiran positif dengan teman namun jangan terlalu mempercayai meskipun itu sahabat kamu sendiri. Semua harus di telaah terlebih dahulu dan jangan ditelan mentah-mentah.

Selamat berteman! Selamat menghindari tikungan tajam!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya