Pernah nggak sih kamu bawaannya pengen marah terus, ada temen yang becandanya kurang lucu kamu langsung bête. Kalau cuma jutek sih nggak masalah, cuma kalau kamu langsung marah terus kabur kasihan kan temen-temen kamu. Mereka pasti menduga-duga, jangan-jangan kamu sedang menstruasi sehingga perasaanmu super sensitif.

Sebenarnya efek menstruasi tidak hanya soal perasaan sensitif atau sekedar pakai pembalut lho, girls. Masih banyak fakta tentang menstruasi yang selayaknya kamu tahu dan pahami. Seperti apa? Cek yang berikut ini supaya kamu tahu apa menstruasi dan serba-serbinya.

Yang namanya menstruasi itu adalah siklus bulanan yang dialami setiap perempuan di usia subur.

1. Darah yang keluar waktu menstruasi volumenya bervariasi

Ketika cewek memasuki masa puber bisa dipastikan mengalami menstruasi. Ini karena terjadi peningkatan hormon estrogen dalam tubuh untuk menghadapi kemungkinan terjadinya kehamilan. Dalam siklus menstruasi ovarium akan melepas sel telur yang sebelumnya menempel di rahim. Dalam hal ini terjadi penebalan di dinding rahim kamu, yang mungkin efeknya membuat perut bagian bawahmu seperti membesar.

Jika sel telur tersebut tidak bertemu dengan sel sperma laki-laki, maka dinding rahim yang sebelumnya menebal akan luruh. Nah, sel telur yang tidak dibuahi ini keluar bersama darah untuk kemudian disebut menstruasi.

Advertisement

Umur cewek pertama kali mendapatkan menstruasi juga nggak sama. Ada yang masih kelas 6 SD sudah mendapatkan menstruasi, namun tak jarang ada yang sudah masuk SMA baru mendapatkan menstruasi pertama. Demikian juga denga siklusnya, siklus menstruasimu sama temen kamu mungkin juga tidak sama. Meski begitu menstruasi normal siklusnya 28 hari dengan masa menstruasi paling lama 7 hari.

Bukan hanya volume darah yang bervariasi, nyeri atau kram saat menstruasi juga beragam. Nggak perlu heran kalau teman kamu sangat kesakitan sedangkan kamu hanya merasa sedikit nyeri waktu lagi ‘dapet.

Kamu atau semua cewek pasti tahu jika mentruasi kadang diiringi rasa nyeri. Otot-otot kaku, sakit pinggang, hingga kram perut bagian bawah yang sakitnya minta ampun. Nggak cuma itu aja, sebagian cewek ada yang sampai kakinya membengkak atau nyeri di area organ intim. Setiap perempuan memiliki kadar nyeri menstruasi yang tidak sama, bahkan tak jarang mereka terpaksa minum obat untuk meredakan nyeri.

Advertisement

Sebenarnya ada beberapa cara yang cukup efektif kalau kamu merasa kesakitan karena nyeri haid. Misalnya memijat bagian tubuh yang nyeri, mengompres perut menggunakan air hangat, minum susu hangat atau melakukan gerakan peregangan ringan. kamu juga harus rajin olahraga, istirahat yang cukup serta mengonsumsi minuman kunyit asem supaya nyeri haid tidak mengganggu rutinitas kamu. Nah, jika nyerinya terus-menerus sebaiknya segera periksa ke dokter ya.

Darah yang keluar waktu menstruasi volumenya bervariasi, jangan kaget kalau kamu kebagian yang volumenya lebih banyak.

2. Terlambat menstruasi Belum Pasti Hamil

Produk pembalut

Produk pembalut via http://www.thehealthsite.com

Kamu nyadar nggak pembalut yang dijual jenisnya berbeda-beda? Produk pembalut ada yang ukurannya rata-rata namun ada juga yang panjangnya hingga 35 centimeter, lho. Ada juga pembalut yang menggunakan bahan kapas, ada juga yang dilengkapi gel supaya lebih banyak menyerap darah. Ini karena darah yang keluar saat menstruasi volumenya bervariasi.

Ada yang volumenya cukup banyak sehingga perlu pembalut 35 centimeter. Sebaliknya ada juga volumenya yang hanya sedikit sehingga cukup pakai pembalut ukuran rata-rata. Normalnya volume darah menstruasi yang kamu keluarkan adalah 40 mililiter. Nah, volume terbanyak biasanya terjadi di hari pertama menstruasi dan akan semakin menyusut mendekati menstruasi selesai.

Terlambat menstruasi? Kamu hamil? Ah, belum tentu tuh!

Semua cewek bisa saja mengalami menstruasi tidak teratur atau bahkan berhenti sebulan penuh. Mungkin siklus menstruasi berangsur normal memasuki usia 20-an, namun tak jarang hingga usia 30-an siklus menstruasinya tetap tidak teratur. Yang perlu kamu tahu, menstruasi yang terlambat bukan berarti kamu hamil, kecuali sempat terjadi pembuahan atau hubungan seksual pada masa subur. Kalau kamu nggak pernah berhubungan seks, nggak perlu takut sama yang namanya menstruasi nggak teratur. Itu normal kok.

Lalu kenapa menstruasi bisa tidak teratur? Konon siklus menstruasi yang nggak teratur dipengaruhi oleh pola hidup tak sehat. Bisa jadi juga karena malas berolahraga, stress, kurang tidur, atau tidak mengonsumsi makanan bergizi. Kamu juga wajib tahu jika penyakit kurang darah atau anemia juga berisiko menghentikan siklus menstruasi selama lebih dari sebulan. Oleh sebab itu kamu harus menjaga pola hidup sehat ya, girls. Kalau mengalami penyakit anemia minum multivitamin penambah darah atau syukur-syukur periksa ke dokter.

Kamu bisa berubah jadi ‘monster’ karena PMS, kamu atau siapapun pasti nggak ada yang bisa menjelaskan secara gamblang mengapa mood bisa naik turun.

3. Siklus Perubahan PMS

Kamu pernah mengalami PMS kan? Pre-menstrual syndrome atau PMS terjadi karena ada perubahan hormon dalam tubuhmu sebelum hari menstruasi tiba. Banyak yang mengaitkan berubahnya mood kamu dengan PMS. Memang benar sih, mood yang naik turun juga disebabkan PMS. Hanya saja PMS nggak melulu soal mood-swing. Jika kamu merasa lemas, pusing cepat capek, BAB tidak lancar, nyeri perut bagian bawah, kram, jerawatan, BB tidak sedap, hingga payudara membesar hampir bisa dipastikan kamu sedang PMS. Nah, PMS juga rentan bikin berat badanmu bertambah sebab PMS memicu meningkatnya nafsu makan.

Terkait perubahan mood waktu PMS, kadang kamu berubah jadi paranoid, mudah nangis, cemas berlebihan, gampang tersinggung, dan konsentrasi yang tiba-tiba hilang sehingga kamu kehilangan banyak momen penting. Kalau kamu bertanya teman mengapa mood tiba-tiba berantakan, mungkin temanmu juga sulit menjelaskan sebabnya. Alasannya kemungkinan juga sama yaitu PMS.

Nggak wajib sih, cuma nggak ada salahnya juga kalau kamu punya catatan menstruasi biar nggak kaget waktu tiba-tiba tamu bulananmu datang.

4. Siklus Menstruasi Normal Pada Wanita

siklus menstruasi

siklus menstruasi via http://www.medicaldaily.com

Sepertinya catatan menstruasi cukup penting buat kamu, jadi bukan cewek yang sudah menikah saja yang harus memilikinya. Catatan ini penting untuk mengetahui periode atau siklus menstruasi setiap bulan sehingga jika terjadi perubahan siklus bisa diantisipasi sejak awal. Berbekal catatan itu kamu lebih mudah memprediksi kapan terjadi ovulasi dan tanggal berapa menstruasi bulan berikutnya. Catatan menstruasi ini sangat membantu kamu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Kalau kamu malas menandai kalender atau menghitung masa ovulasi secara manual sekarang ada cara yang lebih praktis yaitu dengan aplikasi menstruasi. Aplikasi ini akan merekam siklus menstruasimu sekaligus menghitungnya otomatis.

Siklus menstruasi pasti akan berhenti suatu hari nanti, sekarang kamu hanya tinggal menjalani.

5. Menstruasi Bukan Hanya Soal Sensi atau Mood-Swing

cara atasi menstruasi telat

cara atasi menstruasi telat via https://theperiodvitamin.com

Seperti kata pepatah bahwa tidak ada sesuatu yang abadi, siklus menstruasi suatu saat juga akan terhenti. Saat usiamu menjelang 50 tahun kamu akan memasuki masa menopause dimana siklus menstruasimu terhenti dengan sendirinya. Menopause sendiri terjadi akibat indung telur yang tidak lagi memproduksi hormon estrogen juga progesterone. Menopause otomatis terjadi jika selama 12 bulan penuh wanita tidak mengalami menstruasi sama sekali. Nah, waktu memasuki masa menopause wanita juga mengalami kondisi seperti saat PMS karena adanya perubahan yang signifikan dalam tubuh.

Nah, terbukti kan kalau menstruasi bukan hanya soal sensi atau mood-swing, tapi masih banyak fakta tentang menstruasi yang memang seharusnya kamu ketahui. Informasi ini penting banget buat kamu lho, girls!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya