Nggak Semua Masalahmu Bisa Diceritakan Kepada Orang Lain, ini Alasannya!

Curhat memang menjadi salah satu jalan ketika kita memiliki permasalahan yang cukup mengganggu dan tidak bisa diselesaikan sendirian. Curhat bisa membuat perasaan menjadi lebih tenang karena beban dalam dada bisa sedikit dikeluarkan.

Namun beragamnya karakter orang dan semakin kompleksnya kehidupan bermasyarakat saat ini, membuat aktivitas curhat bukan lagi menjadi solusi yang aman. Apalagi didukung dengan teknologi yang makin canggih yang bisa saja disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Eh, maksudnya gimana? Apa hubungannya curhatan dengan teknologi yang makin canggih? Tenang dulu. Simak penuturan Hipwee di bawah ini, ya!

Advertisement

1. Tidak semua orang peduli dengan masalahmu

Photo by SHVETS production

Photo by SHVETS production via https://www.pexels.com

Walaupun kamu sudah percaya sekali dengan seseorang yang menjadi tempat curhatmu, belum tentu teman curhatmu itu peduli dengan permasalahan yang kamu hadapi. Tidak semua orang bisa merespon dengan positif terhadap apa yang kamu ceritakan.

Selain itu, tingkat simpati dan empati setiap orang berbeda-beda. Jadi kamu jangan berharap banyak kepada orang yang belum tentu memiliki rasa simpati dan empati kepadamu. Yang ada bukannya kamu mendapat solusi, kamu malah dicuekin dan nggak dipedulikan.

Advertisement

2. Tidak semua orang punya waktu untuk mendengarkanmu

Photo by Liza Summer

Photo by Liza Summer via https://www.pexels.com

Nggak semua orang memiliki skill menjadi pendengar yang baik. Ada tipe orang yang tidak suka mendengarkan cerita yang terlampau panjang apalagi yang diceritakan adalah hal yang nggak menyenangkan.

Selain tidak nyaman, mendengarkan masalah orang justru bisa membuat pikiran orang tersugesti dan membuat si pendengar overthinking. Jangan salah, banyak orang yang mudah tersugesti dan overthinking setelah mendengarkan curhatan orang lain, lho! Nah, jadi membahayakan orang lain, kan?

3. Zaman sekarang, masalahmu bisa dijadikan konten oleh orang lain

Advertisement
Photo by Andrea Piacquadio

Photo by Andrea Piacquadio via https://www.pexels.com

Di dunia yang apapun serba dibikin konten, membuat hal-hal privacy bukan lagi sesuatu yang bisa ditutup rapat-rapat. Kita tahu bahwa hampir setiap orang pasti memiliki handphone yang suatu saat bisa digunakan untuk merekam video, merekam suara, atau apapun yang digunakan yang bisa membuat masalah yang kita ceritakan justru bisa tersebar ke mana-mana.

Jadi, bukan hanya selebriti dan orang terkenal saja yang rahasianya bisa terumbar. Orang biasa pun bisa saja masalahnya dighibahin khalayak ramai.

4. Sebagian orang justru senang dengan penderitaanmu

Photo by Keira Burton

Photo by Keira Burton via https://www.pexels.com

Jangan salah karena orang seperti ini banyak sekali, lho! Ada orang yang di depan kita berpura-pura baik hendak mendengarkan cerita kita, tapi sebenarnya ia menertawakan masalah yang kita ceritakan.

Ada orang yang memang senang membanding-bandingkan kehidupannya dengan kehidupan orang lain. Dan dia merasa bahwa kehidupannya lebih beruntung dari pada orang lain, jadi dia merasa pantas untuk menertawakan penderitaan orang lain.

5. Ada ahli atau psikolog yang siap membantumu

Photo by SHVETS production

Photo by SHVETS production via https://www.pexels.com

Jika memang permasalahanmu itu sudah tidak bisa kamu tanggung sendiri dan kamu tidak memercayai orang terdekatmu, ada baiknya kamu konsultasi kepada orang yang ahli di bidangnya misalnya psikolog. Selain rahasiamu terjamin, kamu juga bisa mendapatkan solusi yang tepat atas permasalahanmu.

Tenaga kesehatan termasuk psikolog pasti sudah melakukan ikrar atau janji ketika mengawali profesinya untuk menjaga kerahasiaan data dan rekam medis pasien, sehingga kamu tidak perlu lagi khawatir rahasiamu bocor ke mana-mana.

Tulisan ini bukan menyuruhmu untuk menjadi orang yang diam saja ketika ada masalah. Bukan begitu, ya! Hipwee hanya ingin kamu lebih berhati-hati jika ingin menceritakan permasalahan apalagi masalah tersebut adalah masalah besar dan sangat privacy, karena tidak semua orang bisa menanggapi ceritamu dengan positif.

Jika memang kamu sangat memercayai seseorang dan yakin bahwa dia akan menjaga rahasiamu, maka itu adalah hakmu. Namun kehati-hatian tetap diperlukan, ya!

Ada baiknya juga kamu mencari alternatif lain seperti yang sudah Hipwee jelaskan di poin 5. Apapun masalahmu, semoga cepat terselesaikan dengan baik, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Masih berusaha untuk menulis ditengah kesibukan mengurus anak

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

CLOSE