Cerita horor atau mistis merupakan cerita yang tidak pernah membosankan terutama di budaya seperti di Indonesia. Hal ini karena orang Indonesia sangat lekat dengan budaya dan adat yang berbau mistis. Selain itu, banyak juga kejadian-kejadian mistis yang terjadi di sekitar kita seperti teman yang kesurupan, warung yang memakai pocong untuk menarik pelanggan atau orang yang memelihara tuyul untuk pesugihan. Kisah mistis ini yang paling umum kita dengar adalah peristiwa penampakan hantu atau arwah.

Dalam dunia ilmu pengetahuan ini disebut sebagai Sensed Presence. Orang yang yang mengalami sensed presence biasanya mengatakan bahwa ia merasa atau melihat sebuah sosok. Entitas yang dilihat ini biasanya dilihat sebagai sosok spiritual.

So, kenapa sih ada orang yang bisa melihat hantu? apa penyebabnya? Berikut penjelasannya secara ilmiah.

1. Agency-Detection Mechanism

goolge.image via https://www.buzzfeed.com


Your mind is working at its best when you're being paranoid. You explore every avenue and posibility of your situation at hight speed with total clarity.


Agency – detection mechanism (ADM) merupakan mekanisme pada tubuh kita yang sudah ada sejak jaman dulu. ADM berguna untuk melindungi diri dari serangan predator atau situasi yang membahayakan. Pernah gak ketika kamu berada di tempat yang gelap, kamu mendengar suara-suara yang muncul di sekitar kamu. Pasti teman-teman akan fokus pada suara tersebut dan merasa bahwa ada seseorang atau sesuatu yang berbahaya (maling, rampok, setan dll.) dan ketika kamu menyadari bahwa suara tersebut ternyata hanya hembusan angin atau kucing tetangga kamu akan merasa lega. Penelitian yang dilakukan oleh Kirsten, Barnes dan Nicholas (2013) menemukan bahwa fenomena supranatural biasanya terjadi ditempat yang mengancam dan mencekam (mungkin kayak kuburan, rumah kosong dll.).

2. Berada Pada Situasi yang Ekstrim

goolge.image via https://twitter.com

Advertisement

Situasi yang ekstrim dapat membuat seseorang untuk melihat sesuatu seperti penampakan. Situasi ekstrim yang dimaksud seperti ketika kita terdampar disebuah pulau tanpa penghuni, tersesat di gunung dsb. Kisah yang dialami oleh Joshua Slocum yang mengaku bahwa ketika dia berlayar sendirian dan mengalami keracunan makanan (situasi ekstrim) ia bertemu dengan pilot dari kapal Colombus bernama Pinta. Dia mengaku bahwa pilot itulah yang membantu dia mengendalikan kapal ketika dia terkapar tak berdaya karena racun. Ketika kita berada pada situasi seperti ini biasanya kita akan mengalami halusinasi. bentuk halusinasi yang muncul sangatlah tipikal contohnya seperti seorang pendaki yang terjebak badai salju akan berhalusinasi melihat orang yang datang menyelamatkan.

3. Stress atau Depresi

goolge.image via http://tvtropes.org

Banyak kisah mengenai seorang pembunuh yang menyerahkan diri karena mengaku sering dihantui oleh arwah korbannya. Misalnya saja kisah yang dialami oleh Daniel French, seorang perampok dan pembunuh seorang wanita tua bernama Barbara Howe. Daniel mengaku membunuh wanita tersebut karena refleks atau ketidaksengajaan. Dua tahun setelah kejadian tersebut ia memutuskan untuk menyerahkan diri ke kopilisi karena merasa dihantui oleh korban. Daniel mengaku bahwa dirinya tertekan dan merasa bersalah karena sudah membunuh si korban. Perasaan tertekan dan bersalah inilah yang membuat dia melihat “sosok” si korban.

Selain itu juga, seseorang yang sedang berduka ketika ditinggal oleh orang terdekatnya dan dia sangat bergantung pada orang yang meninggal tersebut biasanya ia akan menutup diri dan mengurung dirinya di kamar karena larut dalam kesedihan atau depresi. Orang-orang dalam keadaan seperti ini biasanya merasakan atau melihat penampakan dari orang yang sudah meninggal tersebut.

4. Kekurangan Oksigen

goolge.image via https://www.youtube.com

Dampak dari kekurangan oksigen sangat banyak, salah satunya adalah halusinasi. Contohnya, dalam film Gravity astronot yang diperankan oleh Sandra Bullock merupakan satu-satunya orang yang selamat. Ketika itu ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan mematikan persedian oksigen yang ada dikabin. Ketika mulai kehilangan kesadaran, ia melihat sosok teman astronotnya yang sudah meninggal datang mengunjunginya. Hal ini disebabkan karena ketika kita kekurangan oksigen control kortikal rational atas emosi dimatikan sehingga memungkinkan munculnya suara-suara dari dalam diri dan juga gambaran-gambaran imajinasi.

5. Gangguan Penglihatan

Charles Bonnet Syndrome atau biasa disingkat CBS adalah gangguan penglihatan yang disebabkan oleh degenari makular (penyebab utama kebutaan). Biasanya pengidap penyakit ini mengaku melihat sesuatu yang aneh secara sepintas. Dr. David Allamby mengatakan bahwa sesuatu yang terlihat secara sepintas tersebut merupakan informasi yang kurang jelas bagi otak, maka otak akan membuat sebuah gambaran untuk melengkapi ketidakjelasaan tersebut. Hal ini lah yang membuat orang yang mengidap CBS seolah-olah melihat penampakan.