Apa sebenarnya penyebab patah hati yang begitu hebat?

Bagi sebagian orang yang baru patah hati, ada berjuta alasan yang akan dilontarkan dari pertanyaan diatas. Penghianatan, ketidakpedulian, perbedaan prinsip, perbedaan keyakinan, atau macam-macam alasan lainya. Tentu semua orang punya alasannya masing-masing. Ketika dihadapkan pada persoalan pelik dalam sebuah hubungan, wanita selalu mengalaskan diri sebagai korban. Benarkah? Kesalahan pria lah yang membuat kalian wanita mengalami patah hati yang begitu hebatnya? Atau malah pria yang mengalaskan diri sebagai korban dengan alasan yang sama?  

Siapa sebenarnya yang dapat disalahkan dari persoalan patah hati ini. Memang terkadang cinta menjadi sebuah alasan kebahagiaan yang manis sekaligus alasan dari kenangan yang menyakitkan. Awalnya berbuah tawa, lalu berakhir air mata. Lalu apa jawaban dari pertanyaan diatas? Mari buat semuanya sederhana.  Persoalan patah hati memang pasti dialami semua orang yang pernah jatuh cinta. Ya! Semua orang. Karena manusia dilahirnya dengan hati dan perasaan. Jatuh cinta, kemudian menjalin hubungan asmara, bersama kekasih memang berjuta rasanya, untuk kemudian air mata mulai membasahi pipi. Penyebab patah hati yang begitu hebat hanya satu, ya satu saja cukup. Tidak dua ataupun tiga. Kesalahan terbesar seseorang saat jatuh cinta adalah, jatuh terlalu jauh dalam hayalan dan impiannya sendiri. Pengharapan yang terlalu besar. itulah penyebabnya saat kalian kehilangan, dalam sekali luka yang terbentuk. Tidak ada yang pernah tau siapa pasangan kita sebenarnya selain dirinya sendiri, maka bisa jadi esok lusa ia bukan lagi orang kesayangan yang kita kenal. Manusia itu bisa berubah, sama seperti musim. Oleh karena itu, kita selalu diberi kejutan-kejutan yang luar biasa saat mulai mengenal seseorang lebih dalam.

Ada satu hal yang akan orang patah hati pahami setelah putus dari sebuah hubungan. Kalian terlalu banyak menghabiskan waktu untuk memikirkan kepentingan orang lain sampai lupa membagi kebahagiaan pada orang yang selalu berada disisi kalian seumur hidup, yaitu diri kalian sendiri. Semua orang yang patah hati terlalu lelah dalam perjuangannya untuk menyelesaikan sebuah hubungan yang dulu amat berarti baginya.

Karena sudah terlanjur patah hati dari pengharapan yang terlalu besar, mari sembuhkan patah hati kalian.

1. Pertama, berhenti menyesali keadaan

berhenti menyesali keadaan via https://stocksnap.io

Saat orang baru patah hati, tidak masalah kalian mengurung diri atau membenamkan wajah pada bantal untuk menangis seharian. Sungguh tidak menjadi masalah. Memang begitulah proses yang harus kalian lewati. Rasanya memang sesak sekali ditinggalkan seseorang yang sangat berarti. Tapi jangan sekali-sekali kalian membuat diri merasa sangat bersalah sehingga hubungan itu harus berakhir. Karena itu bukan salah kalian! Dengar, jangan menyesali keadaan yang sudah terjadi. Angkat kepala kalian, berhenti menoleh kebelakang.

2. Nikmati patah hati yang sedang kalian alami

nikmati prosesnya via https://stocksnap.io

Ketika mengalami patah hati, jangan berusaha melawan perasaan tersebut dengan pura-pura bahagia. Sebagian orang yang sedang patah hati atau baru saja patah hati sebisa mungkin akan menunjukkan bahwa ia baik-baik saja. Mengunggah foto bersama teman, atau membuat sebuah postingan yang menunjukkan kalian sedang bahagia. Itu konyol kawan. Membohongi diri sendiri jauh lebih menyesakkan bukan? Nikmati saja patah hati yang sedang kalian alami. Kalian bisa mulai dengan mendengar musik yang sendu, membaca kata-kata motivasi, biarkan air mata sesungguhnya mengalir deras di pipi. Tidak masalah, karena semua pasti terlewati.

3. Jangan merusak mood dengan melihat profil nya di media social

Advertisement

berhenti stalking via http://media.salon.com

Jangan bodoh, apa gunanya melihat profile mantan di media social. Ayolah, katanya mau sembuh. Berhenti ok?

4. Tidak perlu bermusuhan, jadi teman tapi tidak sedekat itu (kau paham?)

jadi teman tidak masalah via http://images.id.kpopstarz.com

Ini bagian yang tersulitnya, memang susah sekali mengembalikan perasaan yang sudah dirundung luka. Tapi kawan, tidak perlu sampai memusuhi mantan, karena kita tidak pernah tau dunia nanti akan mempertemukan kalian lagi kan? Cukup tidak membenci, kalian akan merasa lebih damai. Bertemanlah sewajarnya.

5. Berhenti berharap ia akan kembali.

berhenti menunggu via https://stocksnap.io

Hentikan pengharapan konyol dengan menunggu ia kembali. Lanjutkan kehidupan kalian. Jika memang jodoh kalian tidak perlu mengemis cinta atau menunggu dalam kesedihan cukup biarkan waktu yang memberi jawaban. Kalau memang jodoh pasti akan kembali.

6. Jangan terlalu cepat mencari pengganti, atau patah hati kalian menjadi 2 kali lipat

jangan mencari pengganti untuk pelampiasan via http://cdn.klimg.com

Banyak yang befikir obat satu-satunya sembuh adalah segera mencari pengganti. Tapi jangan terburu-buru kawan, karena bisa jadi bukannya bahagia kita malah terjebak dalam patah hati yang lebih dalam. Kenapa? Karena sesungguhnya seseorang memang memerlukan waktu untuk mengobati luka dalam dirinya, jika sebelum luka itu benar-benar mengering dan kalian sengaja membuatnya berlubang lagi, maka siapa yang bodoh?

7. Berdamailah dengan diri sendiri.

Berdamailah via https://stocksnap.io

Berdamailah dengan diri sendiri adalah hal yang sangat penting. Kalau mau hidup tenang dan bahagia, tidak bisa tidak, harus bisa berdamai. Berdamai dengan kesedihan, berdamai dengan pengharapan dan berdamai dengan rasa. Ketida berhasil bedamai, kalian bisa berfikir “Oh ya sudahlah, patah hati memang seperti ini. Toh pasti akan ada pengganti yang lebih baik.” Kedamaian itu penting agar bisa optimal dalam bekerja dan belajar.

Setiap mulai hubungan pasti ada pengharapan. Karena kalian telah melewati fase patah hati, mari sembuhkan. Dan belajar untuk tidak menaruh kebahagiaan pada orang lain. Biarkan kebahagiaan itu menjadi milik kalian sendiri, karena besok lusa jika ia harus pergi, kalian bisa mengantarnya dengan senyuman.