Setelah berfikir dan mengamati keadaan mungkin kita pernah merasa bahwa kita telah mengorbankan waktu, perasaan, hingga banyak hal lainnya yang mungkin kita berikan untuk orang yang kita rasa cukup dekat dengan kita. Tanpa kita sadari hal - hal yang telah kita lakukan telah membuat kita terhanyut dalam angan dimana kita beranggapan bahwa si 'Dia' juga memiliki perasaan yang sama dengan apa yang kita rasakaan. "Gayung bersambut" merupakan ungkapan yang tepat untuk perasaan kita saat itu, namun prasangka tersebut terkadang membuat kita lupa dengan perasaan si 'Dia' yang lantas secara tidak langsung kita "abaikan" saat itu.

 

"Ah, dia ternyata hanya memberi harapan palsu padaku"

"Oh, setelah banyak hal yang aku korbankan untuknya ternyata dia tidak memiliki perasaan yang sama yang membuatku lelah"

"Sudah cukup aku dipermainkan seperti ini."

1. Tingkat kepekaan yang berbeda

Secara tidak sadar, kita mulai terhanyut akan imajinasi kita sendiri yang mulai membuat kita lupa bahwa kita juga perlu "memastikan" kepada si 'Dia' apakah ia juga mulai memiliki perasaan yang sama dengan apa yang kita rasakan ataukah semua itu hanyalah suatu sikap berbaik hati yang ingin ia tunjukkan pada kita ?

Beberapa orang yang ada di sekitar kita memiliki kepekaan yang berbeda dalam menaggapi atau menghadapi berbagai macam hal yang menghampiri kita. Misalnya akan ada beberapa orang yang akan mudah terhanyut akan perhatian dan juga pesan pesan yang rutin dilakukan dan ada juga orang yang akan menaggapinya dengan santai dan tidak terlalu dibawa perasaan ketika menerima hal – hal tersebut.

Jika kita memiliki rasa ketertarikan dan merasa telah memberikan bahkan telah mengorbankan banyak hal untuk si 'Dia' apakah kita mengetahui seberapa peka dirinya terhadap sinyal sinyal cinta yang kita berikan ??

2. Situasi yang salah

wallpaper via http://7-themes.com

'Jatuh Cinta karena Terbiasa'

Yap! hal tersebut mungkin akan cocok dengan orang orang yang sering bertemu, sudah saling tertarik dan saling mengetahui bahwa mereka memiliki perasaan yang sama dan kemudian dihadapkan pada suatu keadaan dimana mereka akan sering bertegur sapa dan memiliki banyak waktu untuk bertemu dan saling melemparkan perhatian satu sama lainnya. Namun, ada pula orang orang yang sering bertemu kemudian satu dengan yang lainnya dihadapkan pada situasi yang tidak memungkinkan yang membuat satu dari mereka jadi tidak "peka" terhadap kode yang diberikan dari yang lainnya!

Advertisement

Hal tersebut kemudian kita sebut juga dengan "Cinta bertepuk sebelah tangan" karena keadaan memang sering kali tidak pas atau tidak memihak satu dengan yang lainnya. Maka dari itu, pastikanlah intensitas bertemu, perhatian serta yang lebih penting adalah pastikan perhatian yang anda berikan tidak salah sasaran atau tidak membuat si 'Dia ' menjadi salah tanggap terhadap perhatian anda.

3. Friendzone

HD wallpaper via http://7-themes.com

Ketika anda memulai suatu hubungan pertemanan, yang kemudian hari akan memunculkan perasaan 'riak-riak kecil' di dalam hati anda tentang si 'Dia' berhati-hatilah anda akan memasuki zona "Friendzone" si 'Dia' karena jika dirinya sudah nyaman dengan anda sebagai teman dan anda tidak kunjung mendapatkan balasan apapun darinya, bisa jadi anda telah masuk zona aman sebagai temannya karena dirinya yang telah terbiasa dengan anggapan bahwa anda adalah teman yang asik untuk diajak bicara, asik diajak bertukar pikiran, dan kemudian dirinya telah merasa nyaman dengan anda sebagai teman saja.

4. Perhatianmu kurang maksimal

Advertisement

Ketika seseorang mulai memiliki rasa ketertarikan terhadap lawan jenis dan ingin melanjutkan hubungan yang lebih dekat dari sekedar 'teman' anda pasti akan memberikan perhatian dan juga akan rutin memberikan "sinyal" yang menurut anda tepat. Tahukah anda terutama jika si 'Dia' tidak termasuk orang yang peka, anda harus memberikan sinyal 'ekstra' agar si 'Dia' mau memperhatikan dirimu.

Perhatian yang anda berikan haruslah tepat sasaran dan juga sampai kepada si 'Dia' yang anda sukai, jangan sampai perhatian anda hanya akan menghadirkan rasa nyaman terhadap orang yang anda perhatikan tersebut. Misalnya anda mencoba memulai suatu perjalanan berdua dengan dirinya dalam waktu yang lama dan anda dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk dapat memberikan perhatian yang tepat kepada dirinya, manfaatkan waktu berdua dengan nya dan beri ia waktu untuk dapat mengetahui perasaanmu khususnya maksud hati dan maksud dari segala perhatian yang kau berikan.

5. Nyatakan perasaanmu

Mungkin ini terlalu sulit bagimu yang baru memulai suatu 'pendekatan' dengan si 'Dia' yang kau sukai. Karena pada tahap awal suatu pendekatan yang tepat anda haruslah mengetahui perangai, hal-hal dasar, dan juga menghabiskan waktu bersama si 'Dia' untuk dapat melontarkan perhatian juga memberikan 'tanda' untuknya bahwa anda sudah mulai menyukainya. Pada tahap-tahap awal pendekatan akan sulit jika anda jarang bertemu dan menghabisakan waktu berdua dengan dirinya karena anda tidak akan mendapatkan banyak informasi tentang dirinya atau bahkan dirinya akan sulit mengetahui maksud hati dan perhatian anda selama ini.

Jika anda merasa bahwa perhatian anda sudah cukup dan mungkin anda merasa cinta dan perhatian yang anda berikan itu tidak berbalas maka cobalah beranikan diri anda untuk menyatakan perasaan anda dan maksud dari semua perhatian yang anda berikan kepadanya, karena bisa saja ia tidak menyadari akan usaha anda selama ini untuk memberi perhatian dan juga segala pengorbanan anda dan ia menunggu kepastian akan hubungan apa yang anda inginkan selama ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya