Umur kurang dari 18 tahun itu sering dianggap belum dewasa, karena masih belum punya KTP lah, hidup masih numpang di rumah orangtua juga dan belum punya penghasilan. Apalagi masih pakai seragam sekolah dan banyak bukti lain kalau umur segitu memang belum dewasa. 

Padahal yang udah umur 22+ aja nggak sedikit yang hidupnya morat-marit karena menjalin hubungan di luar pernikahan. Jadi daripada tersesat dalam hubungan romantis yang nggak sehat, adik-adik, mulailah berpacaran dengan cara yang (sedikit) lebih baik, yaitu bilang ke orangtua. Ya kamu nggak salah baca, dimulai dari bilang ke mama papa kalian di rumah.

1. Dapetin izin (mungkin restu juga) dari orangtua sejak awal

Izin Dulu

Izin Dulu via https://www.canva.com

Advertisement

Dengan bilang ke orang tua, setidaknya ada dua kemungkinan, dibolehin atau nggak dibolehin. Ini udah jadi langkah besar dalam hidupmu. Kamu jadi nggak bingung dan ragu di depan. Kalau nggak dibolehin, sejak awal kamu bisa tau kenapa, apa yang buat orangtua khawatir, dan gimana caranya buat meyakinkan mereka (untuk izin pacaran, lagi) nanti.

Kalau dibolehin, kamu jadi bisa dapetin manfaat lanjutan yang bakal dijelasin di poin selanjutnya.

2. Didukung penuh

Dikasih Duit

Dikasih Duit via https://www.canva.com

Wow, jelas banget masalah krusial dalam menjalin hubungan saat masih sekolah adalah 'berat di ongkos'. Mau main dan jalan bareng kecuali ke empang sama ke sawah (ngapain ke empang btw?) semuanya butuh biaya. Kalau kamu backstreet, kamu kudu nabung dan nyisihin uang saku sedikit demi sedikit buat ongkos jalan sama gebetan (yang padahal bisa aja kamu nabung untuk hal lain. Misal: beli sesuatu yang kamu idam-idamkan).

Advertisement

Sedangkan kalau orangtua udah tau kamu pacaran dan mau jalan, biasanya orangtua yang peka atau kasihan ngeliat anaknya ngenes bakalan nanya gini “Mau kemana? Punya uang nggak?” ehehehe.

3. Main ke rumah lebih nyaman karena mama papa udah kenal pacar

Masak Bareng

Masak Bareng via https://www.canva.com

Mungkin kamu nggak diongkosin, tapi mungkin juga orangtua bakal bilang “Nggak usah kemana-mana, kalau pacaran di rumah aja”. Biar nggak banyak jajan, mungkin orangtuamu juga mau anak-anaknya tetep dibawah pengawasan.

Ini nggak sepenuhnya ngeselin lho, banyak hal yang bisa dilakuin di rumah walau ada orangtua, entah ngobrol, main kartu, masak bareng, belajar, senam, aerobik atau yoga, atau ngapain kek, kamu yang lebih tau di rumahmu ada apaan. Manfaatkan!

4. Efek lanjutan, terlatih dekat dengan kedua keluarga

Ikut Acara Keluarga

Ikut Acara Keluarga via https://www.canva.com

Pacar sering ke rumah, ngobrol sama kakak, sama adik, sama mama dan papa, kedepannya nggak berat buat dia bisa diterima di keluarga. Dia bisa ngertiin kenapa kamu kayak gini, kayak gitu, nurun siapa. Kalau kamu nggak bisa gini, nggak bisa gitu, nggak perlu banyak penjelasan dia udah bisa paham, karena dia lihat dengan matakepala sendiri, gimana sih kamu dan keluargamu.

5. Prestasi di sekolah, jadi stabil bahkan bisa naik!

Prestasi Gak Menurun

Prestasi Gak Menurun via https://www.canva.com

Iya dong, kan orangtua tau kamu pacaran. Mereka akan ngingetin kamu kalau udah terlalu sering chattingan, teleponan, vidcall, main. Orang tua bakal menjaga kamu tetap berada di jalan yang lurus sebagai seorang pelajar yang harus mengutamakan pendidikan. 

6. Pacaran sehat, nggak berlebihan

Ketemuan Di Tempat Ramai dan Terang

Ketemuan Di Tempat Ramai dan Terang via https://www.canva.com

Mainnya aja di rumah, diingetin juga buat belajar. Kamu nggak perlu pacaran di semak-semak karena orangtuamu bakal nyariin kamu ke sana kalau kalian nggak keliatan ada di rumah. Tertutup semua kemungkinan kalian ngelakuin hal-hal berdosa dan terjerumus dalam gaya pacaran yang terlampau dewasa. Karena kamu masih muda, kamu labil dan masa depanmu masih panjang, pacaran yang wajar-wajar aja. Sebatas yang bisa kamu tanggung.

7. Bisa curhat, dikasih pandangan dan dapat wejangan

Lebih Dulu Punya Temen Daripada Pacar

Lebih Dulu Punya Temen Daripada Pacar via https://www.canva.com

Kalau kalian ada masalah, kalian jadi bisa curhat ke orangtua, karena mereka lebih berpengalaman dan tahu apa yang baik dan tidak baik untukmu. Mungkin kamu juga bakal denger sejarah orangtuamu, gimana mama papa bisa deket, halang-rintang apa yang pernah mereka hadapi, apa yang bisa jadi pelajaran buat kamu nggak cuma di hubungan yang sekarang, bisa juga untuk di masa depan. Jadi kamu galau nggak sendirian, mama papa support kamu.

8. Hubungan baik antara orang tua dan anak

Keluarga Makin Erat

Keluarga Makin Erat via https://www.canva.com

Orang tua sudah membesarkan kamu dari lahir, kalau kamu pacaran backstreet, terlalu berat untuk kamu karena harus memilih pacar atau orangtua. Padahal keduanya nggak harus dipilih kan? Banyak lho orangtua yang merasa kehilangan karena anaknya pacaran.

Ketika orang tua juga kamu libatkan dalam keputusanmu berpacaran, kamu nggak harus milih pacar atau orangtua, dan orang tuamu nggak kehilangan kamu. Kedengaran bagus kan? Sering curhat juga bikin kamu dan mama-papa makin dekat.

9. Saat sudah dewasa, putus baik-baik atau lanjut ke pernikahan

Meskipun Udah Jelas tapi Masih Deg-degan

Meskipun Udah Jelas tapi Masih Deg-degan via https://www.canva.com

Orangtuamu mengamati hal-hal yang kamu lalui bersama pacarmu, begitu juga orangtua pacarmu. Mereka lebih objektif daripada kalian berdua. Saat tiba saatnya kalian lebih dewasa, entah akhirnya kalian menyadari ada sesuatu yang tidak bisa disatukan atau mungkin kalian menyadari bahwa kalian memang ditakdirkan, orangtua kalian bisa menguatkan pertimbangan yang kalian punya.

Jika akhirnya harus putus, orangtua kalian bisa saling memahami dan menjadikan putusnya kalian tersisa sebagai relasi kenalan, tidak sia-sia selama ini sudah kenal, mungkin kedepannya bisa saling membantu dalam hal apasaja. Jika akhirnya kalian menikah, orangtua tidak perlu memulai dari awal, kalian semua sudah sangat paham dan bisa menjadi modal kuat dalam membangun rumahtangga yang bahagia uwwuwwwu~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya