#KompetisiYoungMom-5 Hal Penting yang Sering Dilupakan Ketika Mempersiapkan Diri Menjadi Ibu Baru

Selain mempersiapkan keperluan bayi, biaya, dan olahraga untuk siap-siap lahiran, ternyata ada beberapa hal peting yang jangan kamu lewatkan

Melahirkan dan menjadi ibu baru seharusnya menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan bagi kebanyakan orang. Namun berbeda denganku dulu, diminggu-minggu awal aku menjadi ibu, aku sungguh merasa kehilangan diriku. Proses belajar menyusui yang sulit, kurangnya waktu tidur, minimnya support tenaga, dan juga pengaruh hormon yang masih belum stabil membuat menangis adalah agenda rutinku setiap hari. Semua hal itu terjadi karena menurutku, aku kurang mempersiapkan hal-hal penting saat akan melahirkan.

Belajar dari pengalaman itu, aku ingin berbagi beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dan disiapkan saat akan menjadi ibu baru. 

ADVERTISEMENTS

1. Melahirkan Secara Normal atau Caesar itu Sama Saja

Tidak perlu terlalu berfokus dengan keinginan cara melahirkan yang seperti apa. Belajar, mengusahakan, dan mencari tahu tentang proses melahirkan itu sah-sah saja. Punya keinginan untuk bisa melahirkan secara normal atau caesar dengan pilihan juga tidak masalah. Semua tetap membuatmu jadi ibu baru secara utuh. Yang terpenting adalah bayi lahir sehat dan ibu juga selamat. Jika memang ingin dan sudah mengusahakan melahirkan secara normal namun tidak memungkinkan dan disarankan untuk menjalani operasi juga tidak masalah. Jangan jadikan beban. Jalani dan nikmati prosesnya, tidak perlu memikirkan kata orang lain. Terkadang yang menjadi musuh dan racun terbesar adalah pikiran kita sendiri yang takut akan omongan orang lain. 

ADVERTISEMENTS

2. Quality Time dengan Diri Sendiri

Mungkin ini tidak mudah karena kehamilan trimester ketiga biasanya berat dan sudah tidak nyaman. Namun usahakan untuk bisa menikmati hal-hal yang kamu sukai. Misalkan berpuas diri menjalani hobi, merawat diri seperti sekedar mandi berkualitas (luluran, keramas, creambath, berendam), atau maraton nonton film. Punya quality time berdua dengan suami juga sangat perlu, tentunya dengan bahan pembicaraan tentang hubungan kalian berdua saja. Momen itu akan menjadi hal yang langka dan dirindukan, lho setelah si bayi lahir. Karena setelah itu pasti pembicaraan menjadi terpusat tentang anak. Selain itu, quality time untuk tidur cukup juga sangat penting. Meski kebanyakan ibu hamil besar sudah sulit tidur, tetapi usahakanlah untuk banyak beristirahat sebelum menjalani hari-hari kurang tidur di awal kehidupan anak nantinya. 

ADVERTISEMENTS

3. Knowledge is Power

Freepik

Freepik via http://freepik.com

Ini adalah kesalahan terbesarku saat itu. Awalnya aku berpikir menjadi ibu, menyusui, dan membesarkan anak adalah hal yang alami dan bisa sendiri nantinya. Ternyata aku salah. Banyak sekali hal yang penting untuk diketahui tentang cara-cara merawat dan membesarkan bayi karena ternyata. Mulailah membaca buku-buku parenting, mencari tahu tentang 1000 hari pertama pertumbuhan dan perkembangan anak, belajar tentang proses menyusui (bertemulah dengan konsultan laktasi minimal satu kali sebelum melahirkan), dan membedakan mana fakta dan mitos seputar parenting yang perlu dilakukan dan tidak perlu dilakukan.  

ADVERTISEMENTS

4. Mempersiapkan Support System

Freepik Young Mom Sitting with baby

Freepik Young Mom Sitting with baby via http://freepik.com

Biasanya ibu baru sangat idealis ingin merawat anaknya berdua saja dengan suami. Padahal sah-sah saja loh jika membutuhkan bantuan agar tetap sehat jasmani dan rohani. Support system terbesar biasanya adalah sosok suami. Jika memungkinkan untuk tetap berusaha berdua saja dengan suami, jangan lupa untuk membagi tugas rumah tangga bersama. Support system yang lain bisa dalam bentuk bantuan orang tua atau mertua, kehadiran mbak atau pengasuh anak (nanny), atau bisa jasa perawatan newborn yang banyak ditawarkan saat ini (biasanya bidan homecare). Robot-robot pembersih rumah tangga, dan mesin- mesin elektronik yang bisa memudahkan pekerjaan rumah tangga juga menjadi support system yang penting, lho. 

ADVERTISEMENTS

5. Batasi Paparan Media Sosial

Freepik

Freepik via http://freepik.com

Belajar dan mencari tahu tentang kehidupan mommygram di media sosial memang menyenangkan. Tapi biasanya, hal ini menjadi trigger untuk kita menjadi menginginkan kehidupan yang flawless seperti di media sosial. Kita perlu sadari penuh jika setiap orang punya perjuangan masing-masing. Dan apa yang diunggah ke media sosial hanyalah segelintir kecil dari proses itu. Wajar jika orang lebih suka untuk mengunggah hal yang indah karena ingin menjadi kenangan yang baik. Kadang kita terlalu fokus dengan pencapaian ibu lain atau anak lain, sehingga menjadi fokus terus pada kekurangan kita atau anak kita. Jangan sampai kita lupa dan tidak menghargai pertumbuhan dan perkembangan anak sendiri karena terlalu fokus ingin 'mengejar' pencapaiannya sesuai target anak lain di media sosial. 

 

Itulah tadi 5 hal penting yang menurutku sangat perlu dibagi dengan para calon ibu baru. Penting untuk menyadari secara penuh kalau menjadi ibu adalah proses belajar tanpa henti. Meski menakutkan, ini adalah peran terbaik yang paling membahagiakan  yang pernah aku jalani dalam hidupku. Kuncinya adalah menerima diri secara utuh dengan peran baru yang ada. Semoga kita semua bisa terus belajar menjadi ibu yang cukup baik untuk keluarga kita. Semangat!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Menulis karena hobi. Menulis karena ingin berbagi.