#HipweeDaebak-Menginspirasi Hidupmu, Ini 7 Pelajaran Hidup dari Drama Hwarang: The Poet Warrior Youth.

Cocok untuk dijadikan pedoman hidup

Hwarang: The Poet Warrior Youth merupakan drama asal Korea Selatan yang mulai tayang 19 Desember 2016 di KBS2 dengan para pemain Park Seo-joon, Go Ara, Park Hyung-sik, Kim Taehyung, Choi Min-ho, dan Do Ji-han. Drama ini menceritakan tentang para ksatria elite yang tergabung dalam Hwarang atau Flower Knight. 

Drama ini menghadirkan nuansa romantis dan sejarah. Tidak hanya itu, kalian juga dapat menemukan berbagai pelajaran hidup dari drama ini. Penasaran? Yuk, langsung simak ulasan berikut ini!

Advertisement

1. Hidup ini memang sulit, tetapi kamu harus menjalaninya

Hidup ini harus dijalani dengan tabah walaupun itu sulit.

Hidup ini harus dijalani dengan tabah walaupun itu sulit. via http://www.dramabeans.com

Pada Drama Hwarang, diceritakan kisah perjalanan hidup Sam Maek Jong (Park Hyung-sik) untuk menjadi raja Silla. Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus, pertentangan dari ibunya Ratu Jisoo (Kim Ji-soo) salah satunya. Tetapi, bagaimana-pun juga ia harus menjalaninya. 

Jadi kita dapat mengambil hikmah bahwa hidup ini memanglah sulit tetapi kita harus menjalaninya dengan tabah dan jangan sampai kita menjadi putus asa.

Advertisement

2. Sahabat akan selalu ada di kala susah dan senang

Sahabat yang rela mati demi temannya.

Sahabat yang rela mati demi temannya. via http://www.dramabeans.com

Pada episode 18, saat Sun-Woo (Park Seo-joon) bermain pedang dengan Dan-se, tiba-tiba saja Sun-Woo hampir dibunuh dengan pedang yang berisi bisa ular. Han-sung (Kim Taehyung) yang melihat kakaknya ingin membunuh Sun-Woo langsung menahan pedang yang digunakan kakaknya untuk membunuh Sun-Woo. 

Kita dapat mengambil kesimpulan bahwa, teman kita akan selalu ada baik dalam situasi senang maupun susah. Bahkan ada juga yang sampai rela mati.

3. Jodoh akan datang dengan sendirinya

Advertisement
Sam Maek Jong

Sam Maek Jong via https://www.dramabeans.com

Drama ini sudah tentu ada romansa romantisnya, ya. A-Ro (Go-Ara) adalah salah satu perempuan yang membuat Sun-Woo (Park Seo-joon) dan Sam Maek Jong (Park Hyung-sik) ingin memperebutkan hatinya. Akhirnya Sun-Woo yang dapat mengambil hati A-Ro.

Jadi, jodoh itu akan datang dengan sendirinya. Kita tidak perlu khawatir, karena jodoh itu merupakan kehendak dari Tuhan. 

4. Semakin bertambah usiamu, semakin bertambah pula tanggung jawabmu

Sang Raja dalam Drama Hwarang.

Sang Raja dalam Drama Hwarang. via https://www.dramabeans.com

Sam Maek Jong (Park Hyung-sik) merasa dirinya memiliki banyak tanggung jawab dan masalah yang dihadapinya untuk menjadi raja. Di sini, kita dapat melihat bahwa umur yang bertambah maka, tanggung jawab dan masalah yang dihadapi semakin banyak.

5. Kesuksesan diraih dari diri sendiri

Sam Maek Jong

Sam Maek Jong via https://www.dramabeans.com

Sam Maek Jong (Park Hyung-sik) ingin menunjukkan kepada dunia bahwa dirinya-lah seorang Raja Silla. Ibunya telah menggunakan sebuah cara agar anaknya aman. Namun, Sam Maek Jong menggunakan cara yang berbeda dari cara ibunya untuk menjadi seorang raja. Akhirnya, ia sukses menjadi raja dengan caranya sendiri

Ini membuktikan bahwa, kesuksesan hanya bisa diraih oleh diri kita sendiri. Tidak ada kesuksesan yang didapatkan dari bantuan orang lain.

6. Janganlah menanam perilaku buruk terhadap orang lain

Pejabat negara dalam Drama Hwarang

Pejabat negara dalam Drama Hwarang via https://www.dramabeans.com

Salah satu pejabat negara yang serakah, ingin menjadikan Sun-Woo (Park Seo-joon) menjadi raja untuk mendapatkan harta kerajaan. Selain itu, sifatnya yang dengki, berusaha untuk menyingkirkan raja dan ibunya dari singgasana. Namun, usahanya itu sia-sia. Para Hwarang akhirnya mengecam keras pendapatnya.

Janganlah kita menanam rasa iri hati dan dengki kepada orang lain. Karena perbuatan tersebut hanya membuat kita sengsara.

 

7. Tidak ada gunanya bersembunyi, tunjukkan bahwa kamu mampu

Sam Maek Jong

Sam Maek Jong via https://www.dramabeans.com

Sam Maek Jong (Park Hyung-sik) diajak untuk minum alkohol oleh pengawalnya. Para rakyat yang sedang minum disana mengatakan bahwa sang raja adalah orang lemah dan tidak memiliki kemampuan apapun. Akhirnya, ia teringat bahwa untuk menjadi seorang raja bukannya menutupi diri dengan kelemahan tetapi seharusnya menunjukkan sisi positif dirinya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Anom Swadhesi adalah penulis imut yang suka menghabiskan waktunya dengan melihat pemandangan indah dengan kucing imut peliharaannya. Berjenis kelamin perempuan dan bersekolah di SMPN 10 Denpasar. Ia adalah penulis pemula yang baru terjun ke dunia tulis menulis.

CLOSE