Kamu dan adikmu adalah laki-laki perempuan yang jarak usianya tak lebih dari lima atau bahkan tujuh tahun denganmu? Meski suka bercanda hingga kadang bertengkar, rentan usia yang tak terpaut jauh membuat kalian jadi kakak adik yang menyenangkan. Akan ada banyak hal yang bisa kamu manfaatkan dari dia, begitupun sebaliknya.

Tak jarang, karena pernah dibesarkan dalam rahim yang sama, kalian suka saling mendukung dan saling menyemangati. Berikut lima hal yang sering kamu rasakan, memiliki adik yang rentan usianya tak terpaut jauh.

1. Kamu yang jomblo ada aja alasan untuk ngajak adikmu bepergian

Punya adik bisa diajak bepergian via http://m.cumicumi.com

Dengan memiliki adik laki-laki yang jaraknya tak berbeda jauh, kamu yang jomblo jadi engga buru-buru buat segera cari pasangan. Tak memiliki pacar, bukan berarti kamu harus pergi memenuhi undangan kondangan sendirian, kan? Baik pergi ke kondangan atau sekadar jalan-jalan, adikmu bisa kamu kamu manfaatkan untuk dijadikan gandengan?

2. Meski telah sama-sama tumbuh dewasa, tak jarang kalian bercanda layaknya anak-anak

Bercanda bersama adik via http://4.bp.blogspot.com

Kalian mungkin suka bertengkar untuk masalah-masalah sepele di rumah. Berebut kue, berebut minta perhatian ibu, hingga mengungkapkan sayang dengan, mengacak-acak rambut, mungkin tak jarang kalian alami.

Advertisement

Meski suka bertengkar, tapi diam-diam kalian suka saling mencari ketika sehari saja tidak bertemu. Inilah hebatnya perasaan kasih yang diciptakan dari rahim yang sama.

3. Kepoin cewe yang dekat dengannya

Ingin tahun gebetan adik via http://4.bp.blogspot.com

Sebagai kakak, tentunya kamu ingin segala yang terbaik untuk adikmu. Tak menutup kemungkinan masalah pasangan.

Diam-diam, kamu pun nggak rela kalau adikmu jatuh ditangan pasangan yang salah. Itu sebabnya kamu kadang berusaha mencari tahu siapa gebetan yang sedang dekat dengannya. Kamu pun mulai kepoin akun sosmednya.

Bahkan, saking khawatirnya, kamu jadi suka ngecek siapa aja chat teratas yang ada di handphone-nya. Bukannya posesif, sih. Kan tujuannya agar dia tidak jatuh di tangan yang salah. Eitts, tapi jangan kelewatan ya. Kamu ngga mau kan, dicap sebagai kakak yang posesif terhadap adiknya dan menjadi penghalang perihal jodoh dan asmaranya.

4. Ketika sedang sama-sama memiliki masalah, traveling atau sekadar jalan-jalan bersama adalah solusinya

Berbagai tuntutan hidup, entah masalah pekerjaan, asmara, studi, atau sekadar masalah kecil lainnya terkadang membuat kita ingin refresh sejenak. Pada momen ini, tak jarang kalian jadi sama-sama membutuhkan untuk saling menghibur dan menyemangati. Nah, kalian pasti pernah menghabiskan waktu bersama untuk sekadar jalan-jalan, nongkrong, atau bahkan traveling bersama.

5. Sebagai kakak yang telah menamatkan studi dan mulai meniti karir, kamu memiliki beban dan tanggungjawab terhadap keberlangsungan studi adikmu

Memiliki tanggungjawab via http://www.anneahira.com

Meskipun kamu telah merampungkan studi dan mulai menapaki perjalanan karir, sebagai kakak kamu memiliki tanggungjawab tersendiri terhadap perjalanan studi adikmu. Kamu pun mulai memikirkan akan melanjutkan studi dimana adikmu? Berapa biaya yang mesti dikeluarkan oleh orang tuamu? Apa yang bisa kamu bantu? Kamu pun memiliki perasaan tanggung jawab untuk tidak terus-menerus merepotkan orangtua. Sebagai kakak, kamu pasti pernah merasakan ini, bukan?

6. Kamu dan adikmu yang menginjak dewasa, mulai memikirkan kebahagiaan orang tua

Adik kakak mulai memikirkan kebahagiaan orangtua via http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com

Kamu dan adikmu kini sudah bukan anak-anak lagi. Kalian telah tumbuh menjadi generasi orangtua dan mulai menapaki karir. Topik-topik mengenai karir, asmara, kini mulai coba kalian obrolkan bersama. Kalian juga mulai memikirkan hal-hal untuk kebahagiaan orantua kalian.

Bukan hanya masalah memberi kebahagiaan berupa materi, kalian juga mesti sama-sama menjaga sikap ketika berada di luar. Tentunya, kalian tidaak ingin kan, jika sikap kalian di luar menimbulkan peraasaan tidak berkenan di hati orang tua. Untuk kebaikan bersama, kadangkala kalian saling mengingatkan perihal hal ini.

So, apapun yang pernah, sedang, dan akan kalian tapaki bersama dalam menjalani hidup ini, tetap bersyukur pada apa yang Tuhan kasih selama ini, ya.