Selamat datang di era digital, saat semua hal dapat mudah didapatkan hanya dengan satu sentuhan. Kini kita hidup di era yang membuat menelan ludah, zaman kita kecil semua hal itu masih menjadi hal tabu tapi sekarang bias dilihat dalam sekali sentuh. Oh my god. Apa kabar putra-putri kita kelak jika kita sebagai orang tua tak bisa menjadi kiblat mereka. Dampak teknologi ini akan berpengaruh di kehidupan mereka, maka sebagai orang tua kita harus sudah siap-saiap amunisi agar taka kalah dengan kotak 4 inci itu.

Tips dibawah ini adalah tips mendidik anak di era digital saat ini:

1. Manfaatkan teknologi

Smartphone bukan menjadi barang tabu lagi. Anak kita mungkin jauh lebih jago disbanding kita dalam mengotak–atik layar kecil itu. Maka sebagai orang tua manfaatkan teknologi untuk menggiring anak-anak ke arah yang baik, amankan handphone pasang proteksi dari situs yang tak boleh dilihat oleh anak dibawah umur. Damping anak saat menggunakannya

2. Batasi waktu

Advertisement

Smarthphone kini juga adalah bagian dari kehidupan, jadi beri anak pengertian dalam penggunaan, batasi waktu penggunaan. Karena seluruh tubuh adalah sebuah investasi, penggunaan yang tak bijak hanya akan mempengaruhi kesehatan.

3. Ajari tentang alam

ajari tentang alam

ajari tentang alam via http://www.thesuccessfulparent.com

Buat sebuah aturan yang harus di patuhi oleh semua anggota keluarga “sehari tanpa gadget” buat aktifitas di luar rumah, seperti berkebun, menanam pohon, atau membersihkan rumah. Aktifitas ini akan menumbuhkan kedekatan orang tua dan anak. Buat aturan satu hari dalam satu bulan no gadget.

4. Ajari melihat sekitar

yuk bersosial

yuk bersosial via https://www.quora.com

Sosialisasi, ini hal yang mulai kabur dari kehidupan nyata, saat seseorang sudah berkutat dengan handphone, smartphone, gadget. Nilai simpati mereka mulai berkurang, komunikasi hanya bermodal WhatsApp tak ada say halo secara nyata. Saat ada kecelakaan bukanya di tolong malah di foto dulu upload sosmed, dan minta aminkan lalu share. Maka sebagai ibu yang kekinian kita harus kembali menyadarkan anak arti dari sebuah sosialisasi. Hubungan nyata antar manusia. Bukan di dunia maya. Bangsa kita itu bangsa yang ramah lho masak sama tetangga sebelah tembok tak kenal. hayoo

5. Beri sebuah contoh

teladan terbaik

teladan terbaik via https://zenparent.in

Advertisement

Anak belajar dari mencontoh. Ibu adalah madrasah pertama bagi seorang anak, maka saat orang tua terutama ibu "notabene-nya sering bersua dengan buah hati” tak memberi contoh, menegur tanpa memberikan tindakan maka semua hal hanya akan menjadi sia-sia. Anak-anak yang masih mencari jati diri butuh sebuah teladan yang baik. Aturan ada untuk ditegakkan bukan sebagai tulisan sambil lalu yang tak di anggap.

Maka di era yang sudah tak sama lagi dengan zaman dulu, jadilah orang tua yang cerdas. Berpikir secara terbuka. Mereka bukan hidup di zaman kita jadi jangan memaksa mereka untuk menjadi kita. Terjun dan melebur dalam kehidupan mereka pahami sifat anak kita, maka kita akan tahu cara terbaik untuk mendidiknya. Setiap anak itu spesial dan juga berbeda. Maka mari jadi orang tua yang bijak. Bukan orang plin-plan yang berkata “A” dan yang dilakukan “B”. Semoga kita tidak menjadi orang tua yang seperti itu. Mari memberi contoh. Sebarkan kebaikan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya