Indonesia termasuk negara yang rawan gempa. Pasalnya, lokasi geografis Indonesia berada di area Cincin Api Pasifik yang terbentuk akibat pertemuan tiga lempeng bumi. Oleh sebab itu, penting  untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana gempa di mana pun itu, termasuk saat berada di dalam rumah. Terdapat cara untuk meminimalisir bahaya yang ditimbulkan dari goncangan gempa di dalam ruangan. Simak tata cara mencegah perabotan jatuh saat gempa dengan aman berikut ini!

 

1. Memasang pengaman kabinet dan pintu

Pasang Pengaman Kabinet dan Pintu

Pasang Pengaman Kabinet dan Pintu via http://pinterest.com

Advertisement

Saat terjadi gempa bumi, tidak cukup jika hanya menutup pintu rak atau lemari, terutama rak atau kabinet kaca yang tinggi yang digunakan untuk menyimpan produk pecah belah. Dianjurkan juga untuk memasang pengaman pintu di bagian luar.

Pengaman ini prinsipnya hampir sama dengan pengaman pintu rumah biasa. Sedangkan untuk lemari kaca, ada baiknya melapisi juga dengan kaca film supaya tidak hancur saat terkena goncangan gempa.

2. Memasang bor penahan untuk furnitur

Bor Penahan Untuk Furnitur

Bor Penahan Untuk Furnitur via http://pinterest.com

Untuk furnitur rumah seperti rak gantung, ada baiknya mengamankannya dengan penahan berbentuk L atau pengait khusus.

Advertisement

Fungsi dari pengaman ini adalah menggabungkan dua bagian dengan membentuk sudut 90 derajat, Misalnya antara dinding dengan meja ataupun furniture lainnya, seperti lemari atau kabinet tinggi. Metode ini juga sering dipakai untuk keselamatan anak, yaitu memaku rak ke dinding supaya tidak mudah jatuh saat ditarik anak kecil.

3. Memasang tiang penahan

Pasang Tiang Penahan

Pasang Tiang Penahan via http://pinterest.com

Di Jepang atau negara rentan gempa lainnya, tiang penahan antara furnitur dan atap sudah biasa diterapkan demi menjaga keselamatan diri saat gempa.

Penahan vertikal ini berfungsi untuk memastikan posisi furnitur atau perangkat yang berat, misalnya kulkas, sehingga bisa meredam bahaya tertimpa saat terjadi gempa. Pemasangan ini tentunya membutuhkan tenaga profesional, tetapi bisa meminimalisir efek gempa dengan cukup efektif.

4. Amankan juga kursi, meja dan furnitur rendah

Amankan Juga Kursi, Meja dan Furnitur Rendah

Amankan Juga Kursi, Meja dan Furnitur Rendah via http://pinterest.com

Bukan cuma rak gantung dan furnitur berat atau tinggi saja yang butuh diamankan, ada juga cara untuk mengamankan kursi, meja dan furnitur rendah lain untuk keamanan saat gempa.

Caranya cukup mudah yaitu menggunakan alas atau pelindung antiselip pada setiap kaki meja atau kursi. Alas serupa bisa ditempatkan pada bawah furnitur atau pot bunga supaya tidak mudah bergeser saat ada serangan gempa.

5. Menempatan dekorasi & rak gantung dengan jeli

Menempatan Dekorasi & Rak Gantung dengan Jeli

Menempatan Dekorasi & Rak Gantung dengan Jeli via http://pinterest.com

Terakhir, usahakan untuk menggantung pernak- pernik dinding seperti bingkai, cermin, jam, atau rak gantung pada posisi yang tidak terlalu tinggi. Terutama jika benda tersebut berbobot berat dan mudah pecah seperti bingkai kaca atau cermin dekorasi, kalian harus agak waspada dengan jaraknya dari lantai.

Pastikan juga gantungan untuk menahan benda- benda ini sudah benar aman dan ketat. Jika perlu, tambahkan kawat penahan atau ekstra paku agar tidak mudah lepas saat terjadi gempa.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya