Yakinlah bahwa selepas penantian dan kesabaran yang telah kita jalankan, akan hadir sebuah kebahagiaan yang tak pernah kita bayangkan.

-Desi Saripudin

1. Awal yang pahit ku dengan dia

Dulu aku begitu mencintai dia, apapun kesalahan yang dia perbuat aku pasti selalu memaafkan dia. Bodoh atau terlalu cinta? Entahlah mungkin karena kuatnya rasa sayangku, aku jadi terlalu bodoh untuk sadar bahwa seharusnya aku tak mencintai seseorang yang hatinya tak lagi untukku.

2. Aku terus mempertahankan dia

Dekat dengan wanita lain, jalan dengan wanita lain, duduk berdua dgn wanita lain, bermesraaan dengan wanita lain adalah hal yang tak lagi asing ditelingaku ketika teman-temanku memberitahuku apa yang dia lakukan di belakangku. Namun bodohnya aku, aku selalu mempertahankan hubunganku dengannya. Di pikiranku saat itu "aku sudah menjalani hubungan ini selama satu tahun lebih dan tak mungkin aku bisa begitu saja melepas dia". aku terus saja memaafkan dia, betapa bodohnya aku saat itu.

3. Hingga akhirnya kutemukan lelahku yang selelah-lelahnya

Advertisement

Hingga akhirnya kesabaranku telah mencapai batas. bahkan telah melampaui batas. Aku sadar aku tak seharusnya seperti ini. Hingga akhirnya kutemukan lelahku yang selelah-lelahnya, hingga hatiku mulai ikhlas jika dia dengan wanita lain. Meskipun tak sepenuhnya ikhlas, setidaknya aku bisa berusaha untuk benar benar ikhlas walaupun mungkin dengan proses yg lama.

4. Kulibatkan Tuhan dalam urusanku

Yaallah via http://moveon.com

Ya Allah ikhlaskan seikhlas-ikhlasnya hatiku untuk menerima jikalau akhirnya hubunganku dengan dia harus berakhir. Lapangkan selapang-lapangnya hatiku untuk menerima hadirnya wanita yang akan menggantikan posisiku di hatinya.
Ya Allah, kuatkan hatiku sekuat-kuatnya untuk menerima semua skenarioMu, berilah aku pengganti yang lebih baik dari dia. Hanya kepadaMu aku memohon. :')

5. Hingga akhirnya kutemukan kamu sebagai jawaban atas doaku

Waktu berjalan, akhirnya aku mulai bisa menerima berakhirnya hubunganku dengannya. Lambat laun, akhirnya kutemukan kamu sosok lelaki yang sangat peduli terhadapku dan akhirnya menjadikanku sebagai kekasih. Kamu yang membuatku lupa dengan dia, dengan kenangan pahit tentangnya, tentang apapun tentangnya. Kamu yang telah meorehkan kembali warna yang telah sekian lama hilang.

6. Kuharap kamu yang terakhir

staywithme via http://moveon.com

Dan hari berganti hari, kamu selalu membuatku bahagia di setiap hari. Kamu yang selalu ada untukku ketika aku butuh, kamu yang selalu memperhatikanku ketika mood makanku sedang menurun. Kamu yang selalu khawatir jika aku sakit. Kamu yang selalu mengingatkanku untuk beribadah dan tak lupa akan adanya Tuhan dan kamu yang aku harapkan untuk menjadi yang terakhir.