Menjadi wanita karir adalah sebuah pilihan. Entah apapun alasannya, menjadi wanita karir tidaklah mudah. Apalagi bagi ibu yang sudah mempunyai anak. Butuh pengorbanan dan tenaga ekstra untuk tetap berperan menjadi seorang ibu dan istri yang baik. Namun, itu semua bukanlah sebuah hambatan untuk tetap berkarya.

Seringkali wanita bingung memilih antara karir dan keluarga. Banyak wanita takut tidak bisa mengurus urusan rumah tangga jika berkarir. Kenyataannya, banyak juga wanita karir yang sukses mengatur rumah tangganya. Bekerja atau hanya menjadi ibu rumah tangga, bukanlah jaminan seorang wanita sukses dalam berkeluarga.

Untuk membantu pekerjaan harian di rumah, tak sedikit para wanita karir yang menggunakan jasa pembantu. Tujuannya agar urusan rumah tangga mulai dari memasak, mencuci baju, setrika, sampai bersih-bersih rumah sudah terhandle dengan baik. Meski banyak yang mengakui, saat ini sulit mencari pembantu yang amanah. Akhirnya, sang tuan rumah pun terkadang masih banyak mengerjakan tugas harian di rumah.

Tapi ternyata, menjadi wanita karir tanpa pembantu bisa juga dilakukan jika kita tahu triknya. Apa saja sih, tips sukses menjadi wanita karir tanpa bantuan seseorang di rumah. Kita simak yuk!

1. Selalu bangun lebih pagi

Bangun lebih pagi itu sehat via http://www.kesehatanku.net

Usahakan selalu bangun lebih pagi setiap hari. Jika bisa, bangun sebelum subuh. Dengan bangun lebih awal, maka banyak hal yang bisa dilakukan. Mulai dari ibadah, olah raga ringan, dilanjutkan dengan memasak dan lain-lain. Menyiapkan baju kerja dan sekolah atau menyiapkan makan bekal masih bisa kita lakukan tanpa tergesa-gesa. Kita juga tidak akan terburu-buru dikejar waktu. Semua dapat dipersiapkan dengan baik.

Bangun lebih pagi ternyata juga baik untuk kesehatan, karena di pagi hari udara masih segar dan masih mengandung banyak oksigen. Yang terpenting lagi, bangun lebih pagi memungkinkan keluarga untuk sarapan di meja makan bersama karena hidangan sarapan telah siap di awal waktu. Hal ini juga dapat meningkatkan komunikasi antara ayah, ibu, dan anak.

2. Atur jadwal belanja

Mengatur jadwal belanja dapat menghemat waktu dan tenaga via http://www.cermati.com

Advertisement

Wanita karir biasanya tidak sempat jika tiap pagi harus belanja ke toko kelontong atau tukang sayur. Hal ini dikarenakan butuh waktu cukup lama karena harus antri dan biasanya masih diajak ngerumpi ibu-ibu yang lain. Untuk itu, buatlah jadwal belanja seminggu sekali pada satu hari khusus atau waktu hari libur kerja. Untuk memudahkan barang apa saja yang mau dibeli, buat jadwal menu makanan selama seminggu. Hal ini akan mempersingkat waktu belanja kita di pasar atau swalayan.

Barang belanjaan yang sudah dibeli kemudian dimasukkan ke dalam kulkas untuk persediaan selama satu minggu. Jika akan memasak, kita tinggal mengambil bahan yang dibutuhkan. Dengan cara itu, kita akan menghemat waktu belanja dan tidak pusing berpikir mau masak apa selama seminggu ke depan.

3. Melakukan pekerjaan rumah secara bersamaan

Mengerjakan tugas rumah secara bersamaan dapat menghemat waktu via http://www.individualis.me

Untuk menghemat waktu dan tenaga, kita bisa melakukan beberapa pekerjaan rumah dalam satu waktu secara bersamaan. Emang bisa? Bisa aja kok. Misalnya saat mencuci baju di mesin cuci, kita bisa menunggu proses pencucian dengan menyapu lantai atau mencuci piring. Kemudian saat proses menanak nasi di magic com, kita bisa memanfaatkan waktu dengan memasak.

Advertisement

Banyak pekerjaan rumah yang dapat dilakukan secara bersamaan agar pekerjaan cepat selesai.

4. Atur jadwal harian

Patuhi jadwal harian agar semua tugas rumah terselesaikan via http://www.bdp.co.id

Dengan mengatur jadwal harian, kita bisa rutin melakukan pekerjaan rumah sehari-hari. Misalnya pagi hari sebelum berangkat kerja adalah waktu untuk memasak serta menyiapkan sarapan atau bekal anak-anak dan suami. Kemudian sore hari adalah waktu untuk membersihkan rumah seperti menyapu, mengepel, atau cuci piring. Lalu malam hari adalah waktu untuk mencuci atau setrika baju.

Dengan mengatur jadwal harian, maka pekerjaan rumah dapat terselesaikan dengan baik. Dan yang perlu diperhatikan, patuhi jadwal harian yang telah dibuat agar semua pekerjaan yang telah terjadwal dapat terlaksana.

5. Bagi tugas dengan suami dan anak

Bagi tugas dengan anak dan suami dapat meringankan pekerjaan rumah tangga via http://www.resepbanget.com

Salah satu hal yang dapat meringankan pekerjaan rumah tangga adalah berbagi tugas dengan suami dan anak. Hal ini penting, karena secara tidak langsung dapat mengajarkan skill pekerjaan rumah kepada anak. Namun, beri porsi pekerjaan yang cukup ringan kepada anak dan beri penghargaan setelah selesai mengerjakan agar mereka senang. Pembagian tugas di rumah bisa diatur sedemikian rupa. Misalnya ibu bertugas memasak, mencuci piring, dan mencuci baju.

Ayah bertugas menjemur pakaian, mencuci motor atau mobil, dan menguras bak mandi. Sedangkan anak bertugas menyapu lantai, membersihkan tempat tidurnya, dan belajar melipat bajunya sendiri. Dengan pembagian tugas rumah ini, suami dan anak juga mempunyai tanggung jawab untuk mengerjakan pekerjaan di rumah sehari-hari. Mereka juga merasa memiliki rumah dengan seutuhnya karena merasa dilibatkan dalam urusan rumah tangga.

Demikian 5 tips wanita karir tanpa pembantu. Wanita karir dan urusan rumah tangga memang tak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, kita harus fokus untuk menjalani keduanya. Saat kita bisa fokus menjalankan keduanya dengan baik, kita tidak akan merasa kesulitan menjalaninya meski tanpa bantuan pembantu. Saat kita capek, lakukan hal-hal yang menyenangkan agar dapat kembali lagi menjalani aktivitas semula. Yakinlah bahwa urusan rumah tangga dapat teratasi dengan baik. Jika kita bisa mengatur waktu dengan baik, maka karir tidak akan menjadi penghambat untuk mengurus keluarga. Dan jangan lupa, selalu sediakan waktu khusus bersama suami dan anak agar peran kita sebagai istri dan ibu tetap bisa mereka rasakan. Selamat mencoba…!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya