1. Punya pusar yang menjorok “ke dalam”

Pusar menjorok

Pusar menjorok "ke dalam" pertanda introvert. via http://www.newkidscenter.com

Coba deh perhatiin pusarmu? Iya, pusar. Kalo menjorok “ke dalam”, maka selamat, berarti kamu adalah seorang introvert!

Nah, lho? Masih nggak yakin?

2. Nggak asbun (asal bunyi)

Ngomong hanya ketika benar-benar perlu.

Ngomong hanya ketika benar-benar perlu. via http://www.tumblr.com

Nah, kaum intovert ini kalo ngomong ya nggak sekadar ngomong doang. Saat mereka memutuskan untuk ngomong ke orang lain, maka saat itu juga mereka menyampaikan pikiran mereka.

3. Seringkali dianggap pemalas

Disangka bengong padahal lagi mikir serius.

Disangka bengong padahal lagi mikir serius. via http://www.tumblr.com

Emak: Eh, nak, daripada bengong mulu kayak gitu, mending bantu emak nih nyikat WC!

Banyak introvert yang dicap pemalas karena mereka perlu waktu untuk merenung dan sulit termotivasi atau bergerak. 

4. Sulit untuk beraktivitas di pagi hari

Sulit bagi mereka untuk menyandang gelar 'morning person'.

Sulit bagi mereka untuk menyandang gelar 'morning person'. via http://www.tumblr.com

Ini serius, lho. Ternyata, sistem tubuh introvert lebih sulit untuk diajak memulai aktivitas di pagi hari.

5. Nggak suka olahraga

Olahraga? Kapan-kapan aja deh!

Olahraga? Kapan-kapan aja deh! via http://www.tumblr.com

Wah, yang ini nggak boleh ditiru yaaa. Banyak dari kaum introvert yang ternyata nggak suka berolahraga, nih. Waduh!

6. Kebanyakan introvert sangat ramah

Keliatan dingin tapi sebenernya ramah, kok.

Keliatan dingin tapi sebenernya ramah, kok. via http://www.tumblr.com

Penting banget untuk kalian ketahui. Kata introvert bukan sinonim dari petapa ataupun misantrop (pembenci orang lain). Oke, seorang introvert bisa aja petapa sekaligus misantrop, tapi percaya, deh; kebanyakan introvert itu malah ramah, lho. (Tapi ramahnya baru muncul kalo kamu udah dekat sama mereka, sih).

7. Mereka sangat empatik

Mereka gampang banget tertular kesedihan orang lain.

Mereka gampang banget tertular kesedihan orang lain. via http://www.tumblr.com

Para introvert ini kayak punya batas yang tipis banget yang misahin diri mereka sendiri dari emosi orang lain serta dari tragedi-tragedi dan kekejaman dunia. Seolah-olah segala kesedihan yang terjadi di muka bumi ini mesti mereka pikul sendirian. 

8. Nggak suka tontonan berbau kekerasan

Otak mereka nggak kuat ngeliat adegan kekerasan.

Otak mereka nggak kuat ngeliat adegan kekerasan. via http://www.tumblr.com

Kamu ngajakin si introvert nonton film Saw? Atau film sejenisnya yang penuh adegan mutilasi dan darah berceceran di mana-mana? Selamat, kamu udah mengambil langkah yang benar-benar salah, sebab para introvert umumnya nggak suka nonton film yang mengandung adegan kekerasan kayak gitu. 

9. Sering mengingat mimpi mereka

Sehabis bangun tidur, mereka bisa nyeritain mimpi mereka secara detail sama kamu.

Sehabis bangun tidur, mereka bisa nyeritain mimpi mereka secara detail sama kamu. via http://www.tumblr.com

Para introvert punya mimpi yang jelas banget, itulah kenapa mereka sering dengan amat mudah mengingat mimpi mereka pada keesokan harinya. 

10. Cenderung bersikap teritorial

Inilah yang terjadi jika tempat mereka kamu rebut.

Inilah yang terjadi jika tempat mereka kamu rebut. via http://www.tumblr.com

Kebanyakan kaum introvert perlu tempat yang hanya milik mereka sendiri. Hal tersebut membuat energi mereka menjadi lebih terkendali.

11. Punya kepribadian yang kalem

Kalem semacam ciri khas mereka.

Kalem semacam ciri khas mereka. via http://myanimelist.net

Kebanyakan introvert terkenal akan kekalemannya. Mereka berjalan bahkan makan dengan lamban.

12. Nggak suka kerja dikit-dikit!

Jangan berani-berani gangguin mereka kalo pas kayak gini.

Jangan berani-berani gangguin mereka kalo pas kayak gini. via http://www.tumblr.com

Orang introvert cenderung lebih suka ngerjain sesuatu secara ngebut sekali waktu (tanpa gangguan), daripada mesti ngerjain dikit-dikit. 

13. Fobia bertelepon

Bete dengerin dering telepon!

Bete dengerin dering telepon! via http://www.livejournal.com

Sering jengkel kalo ada temanmu yang susah banget ditelepon? Bisa jadi dia introvert! Sebab, para introvert menganggap percakapan telepon itu semacam interupsi yang menguras energi dan bikin mereka kehilangan fokus.

14. Nggak peka kalo lagi disukai sama seseorang

Harus gigih nunjukin rasa sukamu di depan si introvert.

Harus gigih nunjukin rasa sukamu di depan si introvert. via http://www.tumblr.com

Duh, urusan taksir-taksiran, si introvert mah bener-bener bego! Mereka malah nggak peka kalo ada orang yang sedang naksir sama mereka.

15. Nggak ekspresif

Udah capek-capek ngelucu, tetap aja reaksi si dia datar.

Udah capek-capek ngelucu, tetap aja reaksi si dia datar. via http://www.tumblr.com

Males banget kan kalo kamu lagi ngelucu dan bertingkah gokil ala Raditya Dika yang lagi stand up comedy tapi malah dapat poker face aja dari lawan bicaramu? Hmm, mungkin kalo gitu, bisa jadi dia itu introvert. Sebab, kaum introvert biasanya nggak nunjukin ekspresi wajah atau reaksi yang berlebihan terhadap sesuatu. 

16. Berada terlalu ‘dekat’ dengan kaum introvert hanya akan membuat mereka lelah

Mudah merasa lelah di antara kerumunan orang.

Mudah merasa lelah di antara kerumunan orang. via http://www.tumblr.com

Berdiri maupun duduk terlalu dekat dengan seorang introvert atau memasuki kamar mereka tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu akan membuat energi mereka terkuras lho. Bahkan, hanya berada di antara kerumunan tanpa berinteraksi sedikit pun akan menyedot sebagian besar energi yang mereka miliki. Jadi, tolong mengerti mereka dan tetap perhatikan "jarak" saat bersama-sama, oke? 

17. Mencintai musik, alam, dan seni

Banyak introvert menyukai seni

Banyak introvert menyukai seni via http://www.tumblr.com

Sebagian dari seni, pemikiran dan penemuan terbesar kita lahir dari orang-orang pendiam dan pemikir alias introvert. Tanpa introvert, maka dunia akan kehilangan Google, Harry Potter, Nokturna Chopin, hingga Teori Gravitasi.

18. Cenderung lebih sensitif terhadap kemarahan dan ketidaksetujuan

Kaum introvert punya hati selembut gulali.

Kaum introvert punya hati selembut gulali. via http://www.tumblr.com

Psssst, jangan marah-marah sama introvert, dong. Mereka itu sensitifnya lebay banget! Kalo emang pingin marah atau nggak setuju sama sesuatu yang mereka lakukan, sebaiknya pilih kata-kata yang lebih mudah "dicerna" oleh hati mereka yang ekstra lembut ya.

19. Nggak menyadari pemikiran mereka sendiri kecuali jika mereka menulis atau membicarakannya

Kaum introvert kadang terheran-heran sendiri dengan pemikiran yang mereka keluarkan.

Kaum introvert kadang terheran-heran sendiri dengan pemikiran yang mereka keluarkan. via http://www.tumblr.com

Seringkali kaum introvert punya pengetahuan yang lebih banyak daripada apa yang mereka duga. Mereka cenderung meremehkan potensi mereka. Terkadang, kalo nggak diarahkan, kaum introvert akan selamanya nggak sadar akan pemikiran mereka yang luarbiasa.

Orang lain pun akan dibuat terkejut dengan banyaknya informasi dan pengetahuan yang mereka miliki. Itu karena para introvert berpikir dan merasakan sesuatu lebih daripada apa yang mereka tunjukkan pada dunia luar. Menulis atau membicarakannya adalah cara kaum introvert menunjukkan buah pemikiran mereka.

20. Sering bingung mesti datang ke pesta teman atau nggak

Tenang, teori relativitas nggak dihasilkan dari seorang penggila pesta, kok!

Tenang, teori relativitas nggak dihasilkan dari seorang penggila pesta, kok! via http://www.tumblr.com

Teman           : Hei, inget kan, besok ultah aku? Pokoknya mesti dateng ya! 
Si Introvert : I-iya. Tapi—
Teman          : Eiiit! Nggak pake tapi-tapian. Awas aja kalo nggak dateng!
Si introvert: Iya deh, iya... (-_-“) (dalam hati berkata tidaaaaak!)

 

Kaum introvert sering galau mesti ke pesta temannya atau nggak. Dan, kalau pun pada akhirnya mereka mutusin buat pergi. Sampe di sana mereka bukannya menikmati acara, tapi malah sibuk berkhayal sedang gelindingan di kasur atau nongkrong manis di depan laptop tercinta. 

 

Nah, punya kepribadian introvert ternyata nggak buruk-buruk amat, kan? Kita cuma perlu memahami lebih dalam satu sama lain. Dengan begitu, bagaimana pun bentuk kepribadian orang-orang di sekitar, nggak akan menjadi persoalan bahkan jurang pemisah bagi kita. 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya