Hei kamu anak muda kawasan Solo Raya, sudah dengar kabar Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari bakal ditutup akhir 2017 ini? Itu lho, Taman Hiburan Rakyat legendaris di pinggir jalan utama Slamet Riyadi, sebelahan sama Stadion R. Maladi, lokasi PON perdana, dan Grha Wisata Niaga yang laris sebagai gedung manten. Jangan bilang kamu belum pernah main ke sana. Minimal, kalau kamu menghabiskan masa sekolah TK di kawasan Solo, pasti pernah diajak jalan-jalan ke sana bareng-bareng satu sekolahan.

Kabarnya, THR Sriwedari ditutup karena pihak manajemen THR tidak memperpanjang masa kontrak di lahan milik pemerintah. Kenapa gak memperpanjang kontrak? Sewanya mahal banget, padahal THR Sriwedari nggak begitu diminati sama kids jaman now, beda sama kondisi sepuluh atau lima belas tahun lalu. Kabarnya lagi, tawaran agar THR Sriwedari direlokasi ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) pun enggak membuat pihak manajemen luluh.

Ah, entah bagaimana kelanjutannya, mending kita nostalgia saja sama THR Sriwedari.

1. Mini Coaster Ulat Bulu: Ikonik THR Sriwedari

Mini Coaster Ulet via http://thrsriwedarisolo.com

Jangan bayangkan roller coaster di Dufan, apalagi yang di Trans Studio, punya THR Sriwedari ukurannya mini. Mini coaster di THR Sriwedari itu, medannya ramah buat anak-anak, jadi enggak bikin spot jantung. Modelnya saja unyu-unyu, ulat bulu!

2. Berasa Kece Maksimal Kalau Udah Main Boom-Boom Car

Boom Boom Car! via http://thrsriwedarisolo.com

Pingin nyetir mobil sendiri di usia dini? Enggak masalah! Arena mobil senggol alias boom-boom car THR Sriwedari solusinya. Aman, enggak ada korban jatuh, yang ada ketawa puas karena udah ngabisin duit orang tua buat beli tiketnya. Eh anak durhaka!

3. Mandi Apa yang Enggak Basah? Mandi Bola!!!

Advertisement

Mandi apa yang enggak basah? Kolam apa yang enggak bikin tenggelem? Ya mandi bola di THR Sriwedari! Memorable banget ini sih. Kalau rindu mandi bola, dijamin gak bakal kesampaian lagi, karena wahana ini cuma diperuntukkan buat dedek-dedek usia SD.

Eh, pernah dengar cerita horor tentang kolam bola? Dikisahkan dulu pernah ada ular nyasar di kolam bola dan diabertelur di sana. Sampai telur-telur itu menetas dan berkeliaranlah bayi-bayi ular itu menjalar-jalar di dalam kolam, siap menggingit anak-anak yang lagi mandi bola. Ceritanya gitu sih, enggak tau itu fakta atau sebatas mitos.

4. Senengnya Naik Komidi Putar Walau Sebenernya Dia Muter di Tempatnya

Komidi Putar via http://thrsriwedarisolo.com

Entah kenapa, semangat banget naik kuda-kudaan di komidi putar, alias merry go round. Wahana ini, kalau di Solo, cuma ada di THR Sriwedari dan di pasar malam sekaten di Alun-Alun Keraton. Fun banget nampaknya. Padahal sih kalau dipikir-pikir, kan dia muter di tempat tuh, nggak move on. Apa gara-gara itu yang bikin susah move on? *Eh.

5. Uji Nyali Sejak Dini di Rumah Hantu THR Sriwedari

Kasihan ya para hantu, selalu dikomersialisasikan di mana-mana. Rasa-rasanya rumah hantu (rumah hantuan) di Solo, pertama kali ya adanya di THR Sriwedari. Hayo, siapa yang dulu sok-sok berani masuk padahal baru seperempat jalan udah nangis-nangis minta pulang?

6. Panggung THR Sriwedari Sering Dipakai Tampil Pertunjukan Kesenian Anak-anak.

Pertunjukkan Seni Anak-anak via http://pusatgrosirsolo.com

Bagusnya THR Sriwedari di bidang pendidikan dan seni budaya, dia menyediakan tempat untuk mengadakan pertunjukkan kesenian anak-anak usia TK dan SD. Salut karena THR Sriwedari memberi ruang yang lapang buat anak-anak memupuk bakat seni dan cinta budaya serta berani tampil di depan umum. Jangan-jangan kamu pernah tampil nari di sini?

7. Siapa Raja Panggung THR Sriwedari? The One and Only: OM SERA!

Dangdut Om Sera via http://www.solopos.com

Namanya saja Taman Hiburan Rakyat, pasti ada sesuatu buat menghibur rakyat dong. Kalau berbagai wahana tadi ditujukan buat anak-aanak, nah, jatah rakyat dewasanya ya di sini. Panggung THR Sriwedari sering menampilkan pertunjukkan dangdut dengan artis yang gonta-ganti. Tapi grup pengiringnya enggak pernah berubah, yakni Om Sera! Penggemar beratnya punya klub eksklusif bernama Seramania. Kamu pernah nonton? Apa kamu member Seramania?

Sayang banget sebenarnya kalo THR ini ditutup. Tapi selain gara-gara kontrak habis, sebenernya kita sebagai masyarakat ikut menyumbang gulung tikarnya THR Sriwedari. Seiring dengan pertumbuhan Kota Solo, masyarakat makin punya banyak pilihan kalau mau cari hiburan. Saking banyaknya pilihan hiburan jaman now, sadar atau tidak kita enggak lagi melirik THR Sriwedari. Sekarang, giliran tahu berita THR Sriwedari mau tutup, baru deh, baper. Ah baper itu enggak mengubah apa pun, guys.


Andaikata THR Sriwedari benar-benar tutup akhir tahun ini, jangan lupa bahwa kita punya hutang masa kecil penuh kenangan di Sriwedari. Kayak lagunya Maliq n D'Essentials itu lho: Setapak Sriwedari denganmuโ€ฆ