Langka itu kamu. Iya, kamu yang nanti siap mengisi hari-hariku.

Dalam hidup, kita dihadapkan dengan berbagai pilihan sulit. Apalagi kalau sudah menyangkut dengan pilihan hati yang kadangkala silir berganti. Satu pertanyaan tentang keyakinan hati, sudah pasti akan kamu terima pada waktunya kelak. Namun, sudah siapkah kamu mengikat hati hanya untuk sepasang mata yang memintamu menjadi miliknya seorang? 

1. Tak perlu bergegas, saat hatimu merasa belum pantas

Tak perlu buru-buru, atur hatimu via http://4.bp.blogspot.com

Jatuh cinta dan mencintai seseorang memerlukan usaha yang tidak sedikit. Butuh dua orang untuk membuat cinta tetap kokoh. Namun, saat hati merasa terpaksa karena ketidakcocokan prinsip, jangan lampiaskan seutuhnya pada pasanganmu.

Advertisement

Tanyakan kembali pada dirimu sendiri, benarkah ia adalah pasangan yang layak kamu pertahankan?

2. Dia tak banyak mengeluh, namun bersamamu siap berpeluh

Tanpa mengeluh, namun siap berpeluh via http://www.topsante.com

Saat menjalani hubungan, tentu hari-harimu tidak lepas dari perbedaan pendapat. Mulai dari hal sepele, hingga masalah berat yang terkadang bisa melibatkan orang tua kedua belah pihak.

Sabar adalah kunci utama jika kamu termasuk orang dengan tipikal temperamen, begitu juga pasanganmu. Ingatkan pada dirimu sendiri, bahwa ribut karena hal sepele akan sia-sia saat emosi tengah memuncak.

Advertisement

Pikirkan solusi terbaik diantara kalian berdua. Dia yang tak banyak mengeluh saat bersamamu, bisa kamu jadikan sandaran hidup yang siap berpeluh.

3. Dia jarang bersikap romantis, namun caranya manis tanpa terkesan mengemis

Romantis tanpa terkesan mengemis via http://blog.cogxio.com

Sikap atau perilaku pasanganmu, tentu kamulah yang paling paham. Semakin lama kamu bersama menghabiskan waktu bersamanya, kamu bisa memastikan bahwa dia adalah satu-satunya orang yang paling tepat atau tidak.

Kamu bisa perhatikan gerak-geriknya saat jalan atau ngobrol. Lihat kedua matanya, resapi apa yang ia bicarakan dan genggam tangannya perlahan. Jika ia terlihat nyaman, kamu pun akan merasa aman. Ingat, jangan paksa seseorang untuk menjadi romantis. Kalau dia benar-benar mencintaimu, dia akan menunjukkan sikap manis tanpa terkesan mengemis.

4. Tetap seru saat dihadapkan pada hal-hal baru

Seru bersama anak kecil via http://learningworksforkids.com

Untuk mengetahui kepekaan pasangan terhadap suatu hal baru yang belum pernah ia lakukan sebelumnya, mungkin kamu bisa mencoba kencan dengan membawa keponakan atau saudaramu yang masih kecil.

Perhatikan dengan baik sikapnya saat ia berkenalan dengan salah satu anggota keluargamu yang masih kecil. Apakah ia menghindar, cuek atau terlihat seru bermain dengan anak kecil.

Jika ia tetap seru bermain dengan keponakan kecilmu, bisa dipastikan ia bisa menjadi ayah yang baik suatu saat kelak. Karena anak kecil memiliki hati nurani yang masih sangat polos, sehingga bisa membedakan mana orang tulus sayang dan mana yang pura-pura.

5. Ajak dia berbaur bersama keluargamu, jangan cuma menghabiskan waktu bersamamu

Bersama keluarga jauh lebih bahagia via http://giving.ucsd.edu

Alih-alih menghabiskan waktu berdua denganmu terus, dia akan senantiasa senang jika kamu mengajaknya masuk ke keluargamu.

Seseorang yang memiliki niatan serius, tidak akan pernah main-main menunjukkan sikapnya ke orang terdekatmu yaitu keluarga. Jika dia terlihat sangat antusias terhadap undanganmu, jelas dia ingin membuktikan eksistensinya ke calon keluarga kecilmu kelak.

Nah, dari kelima alasan tersebut, apakah kira-kira dia yang kamu cintai masuk kriteria calon pasangan hidup terbaik? Hanya kamu yang bisa meyakinkan dirimu sendiri.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya