Hal terbesar yang menyebabkan sebagian besar pasangan gagal menikah adalah orangtua melarang mereka menikahi seseorang dari suku-suku tertentu dengan berbagai alasan. Misalnya suku A terkenal kasar, suku B terkenal suka poligami, suku C terkenal keras, dan mending nikah deh sama suku D yang kalem dan pengertian.

Eitttss, berhentilah memandang salah satu suku sebagai calon idaman. Namanya jodoh, kita nggak bisa memilih nama, orang, tempat tinggalnya, dan keluarganya. Kita cuma dikasih pilihan untuk memperbaiki diri. Hal apa aja sih yang perlu dimiliki oleh seorang pendamping hidup tanpa memandang suku?

1. Dia yang tahu bagaimana menghadapi kamu, dan kamu tahu bagaimana menghadapi dia

Kalian sama-sama tahu bagaimana menghadapi karakter pasangan via http://ciricara.com

Hal yang paling utama adalah dia tahu bagaimana carannya menghadapi sifat kamu sebagai manusia yang terkadang bikin kesel, serta kamu tahu bagaimana cara menghadapi sifatnya yang juga terkadang bikin kamu dongkol. Kehidupan rumah tangga layaknya sepeda motor yang punya dua roda: jika salah satu roda hilang maka motor itu tak bisa berjalan. Sama seperti halnya rumah tangga yang tidak berjalan hanya satu orang tapi dua orang.

Emang sih, suami yang jadi kepala rumah tangga yang harus bijaksana, tapi kembali lagi ke sifat dasar manusia yang tidak sempurna sepenuhnya: hadirlah istri yang menyempurnakan kehidupan suami. Begitupun sebaliknya, suami juga menyempurnakan kehidupan istri. Uh, alangkah indahnya pernikahan 🙂

Ada saatnya jadi air ketika yang lain jadi api,

Ada pula saatnya ketika jadi api, ada air yang akan meredupkan nyala api

2. Dia yang mampu menempatkan diri dalam keluargamu, dan kamu juga tau bagaimana harus menempatkan diri dalam keluarganya

Advertisement

menikah nggak cuma kamu dan dia doank, tapi juga keluarga kalian via http://cdn2.tstatic.net

Pernikahan tidak hanya menikahkan laki-laki dan perempuan, tapi juga menikahkan dua keluarga besar.

Makin banyak 'kan keluarga kalian? Ya, dong.

Nah, semakin banyaknya keluarga kalian, kalian harus pinter-pinter bagaimana menghadapi anggota keluarga yang tidak sama sifatnya satu sama lain. Maka dari itu, jika dia mampu menempatkan diri dalam keluargamu maka dialah yang kamu cari. Begitupula kamu, jika kamu bisa beradaptasi dengan keluarganya maka rencana kehidupan rumah tangga kalian akan berjalan lancar dan harmonis, karena sejak awal kamu dan dia sudah tahu karakter keluarga masing-masing. Pertahankan jika dia memang begitu, sulit lho cari orang yang memahami kamu dan keluargamu 🙂

3. Dia yang tak pernah meninggalkan ibadah

Ibadahnya aja nggak pernah ditinggalin apalagi kamu via https://agusriyanto.files.wordpress.com

Ibadah merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap manusia yang merupakan makhluk ciptaan Tuhan. Tuhan menciptakan kalian, menempatkan kalian pada suku yang berbeda-beda, lalu mempertemukan kalian dalam ikatan suci pernikahan. Jika dia adalah seseorang yang tidak pernah meninggalkan ibadah wajibnya, bahkan juga menjalankan ibadah sunnah yang tidak wajib dijalankan, pertahankanlah dia, ya.

Ibadah aja nggak pernah ditinggalkan, apalagi kamu? Selain itu, jika dia juga memahami ilmu agama, dia juga bakal jadi pasangan yang ideal, karena dia bisa jadi teman diskusi kamu soal agama yang pastinya akan menambah keilmuan agamamu.

4. Dia yang bertanggung jawab

Siap bertanggung jawab via http://proto.areamagz.com

Bertanggung jawab berarti dia yang tahu apa hak dan kewajibannya sendiri dan tahu apa hak dan kewajiban kamu sebagai pasangan hidupnya. Kehidupan pernikahan itu nggak cuma enak-enaknya aja, tapi juga harus mikir mau dibawa kemana kehidupan berkeluarga kelak nanti. Misalnya nanti kalau punya anak gimana, nanti kalau tiba-tiba jatuh sakit atau kecelakaan bagaimana. Dia yang tidak hanya memikirkan masa sekarang saja namun juga memikirkan masa depan itulah yang disebut orang yang bertanggung jawab.

Kita tidak bisa meramalkan hal yang pasti terjadi di masa depan,

tapi kita bisa mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi di masa depan

5. Dia yang membuatmu nyaman, dan kamu nyaman bersamanya

sama-sama nyaman 🙂 via http://media.viva.co.id

Oke, yang terakhir, apalah arti sebuah pernikahan jika tidak dilandasi dengan rasa nyaman satu sama lain? Nyaman di sini juga berarti merasa terlindungi satu sama lain, merasa percaya satu sama lain, dan siap berjalan menghadapi kebahagiaan atau badai yang akan menimpa kehidupan berumah tangga. Jika kamu merasa nyaman bersamanya, dan dia merasa nyaman bersamamu, pertahankan dan berjuanglah!

Ingat, kehidupan rumah tangga yang harmonis tidak memandang kalian dari mana dan siapa. Kehidupan rumah tangga yang harmonis itu pilihan bagi kalian yang mau berjuang dan mempertahankan. Jika kalian mendapatkan pasangan yang berbeda suku, bersyukurlah. Kalian bisa belajar banyak tentang ragam budaya dari pasangan kalian gratis, hehehe. Jadi, masih memandang rasis terhadap suku lain? 🙂