Jepang, negara yang terkenal dengan sikap sopan dengan cara membungkuk ini tidak henti - hentinya memberikan keindahan wisata baik alam maupun buatan. Kebersihannya pun sangat terjaga.  Kedisiplinan mereka yang membuat Negara Jepang tetap maju walaupun sering atau rawan terjadinya gempa bumi dan Tsunami.  serta Keramahan masyarakatnya pun patut di acungi jempol! 

 

1. Merasa kurang piknik? Manjakan dirimu di Taman Bunga Biei ini!

Taman Bunga Biei di Hokkaido via http://2.bp.blogspot.com

Biei adalah sebuah kota kecil yang di kelilingi oleh pemandangan bukit – bukit dan ladang yang indah. Dikenal juga sebagai Buki Biei karena konturnya yang berbukit – bukit. Anda dapat bersepeda naik turun bukit sambil mengujungi kebun – kebun bunga dan pohon – pohon yang terkenal di sepanjang jalan di Biei. Pemandangandi Biei adalah yang paling terkenal dari objek wisata lainnya di Hokkaido.

2. Ingin merasakan suasana ramai di Jepang? Shinjuku tempatnya!

Shinjuku, Kota Populer di Jepang via http://his-travel.co.id

Shinjuku adalah salah satu dari 23 distrik khusus di Tokyo, Jepang. Shinjuku adalah pusat perniagaan dan pemerintahan sekaligus lokasi salah satu stasiun pergantian (interchange) transportasi umum terbesar di Tokyo, terutama di Stasiun Shinjuku.

Advertisement

Shinjuku adalah tempat di mana Kantor Pemerintah Metropolitan Tokyo sekaligus gedung tertinggi di Tokyo, berada. Shinjuku bisa dikatakan merupakan ibukota bagi Tokyo. Selain itu ada banyak pasaraya (department store), bioskop, hotel dan bar di daerah ini, sehingga menjadi pusat hiburan bagi masyarakat sekitar dan penduduk Tokyo.

Daerah-daerah pentingnya adalah Ichigaya, Kabukicho, Okubo, Shinanomachi, Shinjuku ni-chome dan Takadanobaba.

Salah satu universitas bergengsi di Jepang, yaitu Universitas Waseda dan sekolah bahasa Jepang Gakuyukai yang terkenal juga terletak di sini.

3. Akihabara, pusat Elektronik, Game dan OTAKU! 😀

Hip hip huraaayyy~ via http://liburankejepang.com

Akihabara merupakan sebuah distrik di kota Tokyo yang terkenal dengan toko-toko elektroniknya.

Sebagai upaya mempromosikan Akihabara sebagai pusat perdagangan dan teknologi elektronik global, pemerintah kota Tokyo kemudian merombak dan merenovasi distrik dan stasiun Akihabara dan menambahkan kompleks Akihabara Crossfilled.

Saat hari Minggu, biasanya jalan utama di Akihabara ditutup untuk mobil dari pukul 13:00-17:00.

Selain pusat toko elektronik, Akihabara juga menerima pengakuan sebagai pusat otaku budaya pop Jepang.

Dengan tren seperti ini, akhirnya beberapa toko di Akihabara yang awalnya khusus menjual elektronik, kemudian menjual berbagai perlengkapan anime dan manga.

Otaku sendiri merupakan suatu istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang punya minat berlebih terhadap sesuatu, seperti artis idola, manga, anime.

Artinya, otaku merupakan seorang fans dengan tingkat kesukaan di level maniak (bukan sekedar fans biasa).

4. Kyoto, kota sejuta pesona yang tidak boleh dilewatkan!

Warisan budaya Jepang via http://kingofwallpapers.com

Kawasan kyoto dikelilingi oleh banyak vegetasi dan berlatar belakang Gunung, kota ini dianggap sebagai jantung budaya Jepang yang membuatnya tidak serta merta diluluh-lantahkan oleh musuh ketika perang dunia ke dua bergejolak, ini adalah warisan budaya Jepang.

Disarankan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kota Kyoto ketika musim semi atau musim gugur karena di waktu itulah kita benar-benar bisa melihat pemandangan yang menakjubkan di kota ini. Salah satu panorama terbaik adalah kuil Kiyomizu yang dibangun di atas air terjun, ketika matahari terbenam di balik pegunungan maka kita akan menyaksikan salah satu pemandangan terbaik di bumi.

5. Osaka, kota yang wajib kamu masukin dalam list perjalananmu.

Osaka – Osaka pada saat ini memiliki populasi kurang lebih 9 juta penduduk dan Osaka adalah Kota terbesar ketiga di Jepang, Yang paling penting yaitu Osaka telah menjadi lokomotif ekonomi dari wilayah Kansai selama berabad-abad.

Osaka sebelumnya juga dikenal sebagai Naniwa. Waktu sebelum Periode Nara, ketika modal yang digunakan dipindahkan dengan pemerintahan masing-masing saat pergantian kaisar baru, Naniwa pernah menjadi ibukota Jepang, yang pertama dan yang pernah dikenal.

Pada abad ke-16, Toyotomi Hideyoshi memilih Osaka sebagai lokasi untuk istananya, dan kota mungkin menjadi modal jika Jepang Tokugawa Ieyasu tidak dihentikan garis keturunan setelah kematian Toyotomi Hideyoshi dan memindahkan pemerintahannya ke Edo jauh (Tokyo).