Fenomena operasi plastik seakan tidak dapat terpisahkan dari negeri ginseng, Korea Selatan. Pesatnya pertumbuhan operasi plastik di negara tersebut juga dikarenakan adanya kontribusi para selebritis negaranya. Di Korea Selatan, tampil cantik dan tampan merupakan suatu hal yang krusial bagi para selebritis karena persaingan dunia entertaint yang sangat ketat. Bisnis layar kaca memberikan tekanan pada mereka untuk terlihat semaksimal mungkin ketika di-close-up di TV maupun layar lebar. Sebagian selebritis akhirnya memutuskan melakukan operasi plastik demi tampil sempurna -- meski tidak semua selebritis melakukannya. Dulu, ini menjadi suatu kerahasiaan, namun kini mereka tidak dapat mengelak lagi seiring dengan pertumbuhan internet dimana publik gencar mem-posting foto "before-after" mereka di media sosial.

Bukan hanya selebritis, masyarakat Korea Selatan lainnya juga menjadi lebih terbuka tentang praktik operasi plastik. Kebanyakan orang Korea Selatan melakukan operasi plastik untuk membuat lipatan kelopak mata sebab rata-rata mereka hanya memiliki satu lipatan di mata. Operasi ini tumbuh secara ekstrim dimana kerumunan klinik-klinik yang menawarkan operasi plastik dapat dijumpai di ibukota negara, iklan-iklan tentang operasi plastik juga bertebaran di berbagai media dan lokasi serta gadis-gadis belia tidak segan-segan menjajal operasi ini sebab menginginkan revolusi untuk wajah mereka.

Lalu apakah operasi plastik hanya identik dengan Korea Selatan? Rupanya tidak. Korea Selatan memang termasuk negara dengan presentase bedah plastik terbesar tapi tidak menduduki peringkat yang pertama. Menurut laporan International Study on Aesthetic/ Cosmetic Procedures Performed pada tahun 2014, Korea Selatan berada pada peringkat keempat dunia. Penasaran negara mana kah yang presentase operasi plastiknya lebih besar? Yuk simak artikel ini!

1. Amerika Serikat

Plastic surgery in US via http://www.google.com

Amerika Serikat ternyata yang menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan presentase operasi plastik terbesar. Berdasarkan data Study on Aesthetic/ Cosmetic Procedures Performed, pada tahun 2014 total bedah plastik yang terjadi di Amerika Serikat mencapai jumlah 1.483.020 operasi, dengan rincian yakni operasi payudara sebanyak 627.165, operasi yang mencakup wajah dan kepala sejumlah 438.669 dan operasi bagian tubuh mencapai jumlah 417.186.

Operasi plastik cukup intens dilakukan orang-orang di Amerika Serikat. Menurut lansiran RealSelf, sebuah website yang menyediakan informasi mengenai ulasan bedah kosmetik, website tersebut telah menyurvei 700 orang warga Amerika Serikat untuk dimintai alasan mengapa mereka mau melakukan operasi plastik. Sebagian besar memilih alasan kepercayaan diri sebagai penyebab utama. Perempuan maupun pria Amerika Serikat rupanya juga bisa mengalami krisis kepercayaan diri dengan bentuk tubuh mereka.

Advertisement

Meningkatnya prevalensi narsis merupakan faktor yang mendorong masyarakat Amerika Serikat memilih melakukan bedah plastik. Orang-orang di negara ini semakin memerhatikan pentingnya tampil menarik dalam foto untuk di-posting di sosial media mereka. Bahkan mereka dapat mengalami depresi karena terobsesi dengan tampilan selebriti tertentu atau terus-menerus membandingkan diri sendiri dengan orang lain di media sosial.

2. Brazil

Brazilian plastic surgery via http://www.google.com

Menyusul Amerika Serikat, negara yang berada di wilayah Amerika Latin yaitu Brazil menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan presentase bedah plastik terbesar menurut Study on Aesthetic/ Cosmetic Procedures Performed tahun 2014. Sejak tahun 2014 tersebut, praktik operasi plastik di Brazil memang mengalami lonjakan tajam seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat di negara tersebut. Namun peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat tidak serta merta menjadi faktor penyebab berkembangnya operasi plastik di negara itu, hal ini lebih dipengaruhi oleh budaya yang berkembang di masyarakat.

Menurut pernyataan Dr. Paulo Da Luz Moreira dalam lansiran thepolitic.org, negara Brazil memiliki budaya pantai yang sangat kuat, sebuah lingkungan dimana orang dapat bertelanjang bulat di depan orang lain dengan bebas. Lingkungan seperti ini otomatis dapat meningkatkan tekanan untuk menyesuaikan diri dengan persepsi "tubuh paling indah dan populer". Budaya keterbukaan di Brazil pun menjadikan praktik operasi plastik sebagai hal yang tidak tabu untuk dilakukan, bahkan sangat minim dijumpai stigma negatif atas operasi plastik. Masyarakat Brazil justru menganggap bahwa memodifikasi tubuh sebagai simbol status untuk menunjukkan bahwa dirinya peduli tentang penampilan dan mampu membayar untuk penampilan baru.

3. Jepang

Plastic surgery in Japan via http://www.google.com

Advertisement

Negara Jepang menduduki peringkat ketiga sebagai negara tempat praktik operasi plastik terbesar di dunia versi Study on Aesthetic/ Cosmetic Procedures Performed tahun 2014, unggul satu peringkat atas Korea Selatan. Sama halnya dengan Korea Selatan, double eyelid surgery menjadi pilihan bedah plastik yang paling populer di negeri Sakura ini. Operasi tersebut bertujuan untuk mengubah kelopak mata monolid khas Asia Timur menjadi kelopak mata ganda seperti orang-orang Barat. Double eyelid memang menjadi standar kecantikan orang-orang di negara Asia Timur.

Berbeda dengan Korea Selatan, kebanyakan orang-orang Jepang masih terlalu malu untuk mengakui apabila mereka melakukan operasi plastik. Bahkan jika ada selebritis Jepang yang ketahuan telah operasi plastik dan media mulai berspekulasi atas hal tersebut maka mereka akan segera menyangkalnya serta bersikeras bahwa dirinya memang telah memiliki kelopak mata ganda sejak lahir. Hal ini dikarenakan budaya Jepang yang cenderung konservatif dimana bahkan ada suatu masa ketika operasi plastik dipandang dengan cemoohan di Jepang.

4. Meksiko

Mexican plastic surgery via http://www.google.com

Meksiko seringkali disebut-sebut sebagai "one of the best places for plastic surgery". Alasannya adalah karena sistem kesehatan medis di Meksiko diatur dengan baik. Jadi jika orang datang untuk operasi plastik di Meksiko, tidak perlu khawatir sebab ahli bedah plastik di negara tersebut umumnya terakreditasi oleh lembaga terpercaya. Selain karena banyaknya klinik dan ahli medis, bedah praktik di Meksiko terkenal dari segi biayanya yang cenderung murah. Bahkan lebih murah 40% dibanding dibandingkan jika dilakukan di Amerika Serikat.

Negara ini seringkali dijadikan tujuan wisata operasi plastik oleh para wistawan lokal maupun wisatawan asing. Kota Tijuana, Meksiko merupakan salah satu yang paling populer dikunjungi wisatawan yang ingin mencoba operasi plastik. Klinik-klinik kesehatan di Meksiko pun berlomba-lomba menawarkan paket operasi plastik dengan cara mereka masing-masing untuk semakin menarik kunjungan para pelancong negara tersebut.

5. Jerman

Barbie human in Germany via http://www.google.com

Sebanyak 287.262 tindakan operasi plastik telah dilakukan di Jerman pada tahun 2014 menurut Study on Aesthetic/ Cosmetic Procedures Performed. Uniknya, di Jerman, peningkatan jumlah aktivitas operasi plastik justru dipengaruhi oleh kaum laki-laki. Peningkatan bedah plastik dengan pasien laki-laki ini mulai meningkat sejak tahun 2008. Menurut German Association for Aesthetic Surgery (GÄCD), laki-laki Jerman menjadi lebih sensitif terhadap bagaimana penampilan dan tubuh mereka.

Kebanyakan kaum laki-laki Jerman melakukan perawatan bedah plastik untuk eye-lifts, nose-jobs dan laser tattoo removal. Sedangkan perempuan Jerman umumnya memilih bedah plastik untuk operasi pada bibir, telinga dan payudara, serta sedot lemak. Sedangkan operasi menghapus keriput sama-sama ngetren di kalangan perempuan maupun laki-laki Jerman. Menjalani operasi plastik menjadi lebih diterima secara sosial di negara Jerman.

6. Perancis

France plastic surgery via http://www.google.com

Perempuan-perempuan Perancis terkenal karena penampialnnya yang cantik dan elegan. Sebagai negara pusat mode dunia, tidak heran apabila menjaga penampilan menjadi perhatian khusus perempuan-perempuan di negara ini. Meski telah dipandang ideal, operasi plastik rupanya bukan hal tabu dilakukan perempuan di negara ini walaupun presentasenya memang tidak sebanyak negara-negara maju lainnya. Sebagian perempuan Perancis menjalani bedah plastik namun mereka cenderung menyukai hasil yang tidak mencolok, melainkan hasil yang terlihat sealami mungkin.

Bagi perempuan Perancis, bedah plastik pada dasarnya adalah pilihan terakhir setelah mereka gagal melakukan upaya lain seperti mengubah gaya rambut atau mengatur pola makan untuk mencegah penuaan. Rata-rata perempuan Perancis yang datang ke dokter bedah plastik berkisar pada usia 45 tahun. Tujuan operasi plastik perempuan-perempuan di negara tersebut lebih untuk menjaga keindahan alami dan individualitas dibanding mengikuti tren sehingga begitu sulit untuk mengidentifikasi dengan pasti seorang perempuan Perancis yang telah melakukan bedah plastik.

7. Kolombia

Plastic surgery in Colombia via http://google.com

Hampir menyerupai Brazil, di Kolombia, operasi plastik merupakan bagian dari budaya bangsa. Keinginan dan kebutuhan para perempuan Kolombia untuk melakukan bedah plastik sangat tinggi, terutama ketika telah menginjak usia remaja. Kolombia muncul sebagai negara berkembang dengan tren praktik operasi plastiknya, dimana operasi plastik sangat populer dan bahkan semua kalangan mengantri untuk itu.

Hal yang unik di Kolombia, operasi plastik tidak hanya dilakukan oleh kelas atas namun kelas menengah ke bawah pun dapat mengaksesnya. Ini salah satunya ditengarai oleh sejarah narco-trafficking dan per-mafia-an, dimana akhirnya uang dapat dimiliki siapapun di negara tersebut dengan mudah, yang kemudian banyak orang ingin menggunakan uangnya untuk kebutuhan penampilan.

Menurut hasil survei Study on Aesthetic/ Cosmetic Procedures Performed, praktik bedah plastik berupa botok menjadi yang paling populer dilakukan orang-orang di negara Kolombia. Di samping itu, implan payudara juga menjadi praktik bedah plastik yang sangat digemari perempuan-perempuan di negara tersebut. Tidak mengherankan jika ada kontes di Kolombia yang menghadiahi pemenangnya dengan operasi implan payudara atau gadis-gadis yang dihadiahi operasi implan oleh orang tuanya atas kelulusan mereka.

Selain digemari oleh penduduknya sendiri, praktik bedah plastik Kolombia juga telah mendunia karena terkenal menawarkan biaya yang cukup murah. Untuk itu, ratusan juta dolar telah diinvestasikan dalam mengembangkan fasilitas bedah plastik di beberapa kota di Kolombia, diantaranya di Ibukota Bogota dan di Kota Medellin serta ratusan klinik bermunculan di sekitar kota tersebut. Pariwisata medis pun menjadi bagian dari rencana kebangkitan perekonomian Kolombia sejak awal tahun 2008.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya