Tips Mengatasi Rasa Insecure yang Menghambat Potensi Diri

Merasa insecure memang hal alami yang bisa dirasakan manusia. Insecure adalah perasaan tidak aman, yang membuat orang merasa gelisah, takut, malu, penuh keraguan terhadap apa yang ada disekitar. Insecure bisa menumbuhkan sikap tidak percaya diri dalam banyak hal. Namun, jika kita tetap membiarkan perasaan insecure menyelimuti diri kita, itu bisa menjadi penghambat pengembangan potensi diri kita sendiri dan merugikan diri kita sendiri. Bahkan rasa insecure yang berlebihan bisa menyebabkan gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi. Penyebab munculnya rasa insecure bisa dari luar atau dari dalam diri manusia. Contoh penyebab insecure dari luar bisa dari perlakuan orang-orang sekitar yang memandang sebelah mata atau bisa juga sikap overprotektif dari pasangan atau orang tua. Dan contoh penyebab insecure dari dalam diri manusia bisa karena rasa kesepian dan sifat terlalu perfeksionis. 

Berikut tips untuk mengatasi rasa insecure dalam diri manusia agar tidak menjadi penghambat pengembangan potensi diri :

Advertisement

1. Pahami diri sendiri.

Pixabay Image

Pixabay Image via https://pixabay.com

Rasa insecure bisa muncul karena banyak sebab. Misalnya karena kita merasa kurang terhadap apa yang kita punya, merasa kurang cantik, kurang berprestasi, atau banyak hal lagi. Namun, kita harus paham akan diri sendiri. Kita harus ingat bahwa setiap manusia tak hanya memiliki kekurangan saja, tapi pasti punya kelebihan. Jadi, bisa saja kamu yang merasa kurang pada satu hal, tapi memiliki banyak kelebihan dilain hal.  Jangan terlalu keras menilai diri sendiri, selalu terapkan sikap self love. 

2. Jauhi teman toxic yang sering menjatuhkanmu.

Photo by Anthony Shkraba from Pexels

Photo by Anthony Shkraba from Pexels via https://www.pexels.com

Teman yang toxic yang sering melontarkan komentar-komentar negatif bisa menjadi penyebab rasa insecure bahkan overthingking sepanjang waktu. Teman yang toxic bisa menghambatmu untuk menemukan potensi dalam dirimu. Tinggalkan teman yang toxic terhadap dirimu. Jika kamu membutuhkan saran dan dukungan, pergilah ke orang-orang yang memberi respon positif dan mendukungmu dengan komentar-komentar yang membangun.

Advertisement

3. Lakukan hal-hal yang membuatmu bahagia.

Pixabay Image

Pixabay Image via https://pixabay.com

Walaupun rasa insecure tergolong normal dialami manusia, namun jika terus dibiarkan bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental dan kehidupan sosial. Lakukan hal-hal yang membuatmu bahagia yang bisa membuatmu lupa terhadap rasa insecure yang timbul. Bisa dengan berolahraga atau memanjakan diri. Temukan hobimu, jika kamu belum tahu hal yang kamu senangi, jangan takut untuk mencoba banyak hal.

4. Banyak bersosialisasi dengan orang lain.

Pixabay Image

Pixabay Image via https://pixabay.com

Mengenal banyak orang bisa membuatmu berpikir luas dan bisa meringankan beban yang ada dipikiranmu. Utarakan hal-hal yang membuatmu ragu dengan orang-orang dekat. Minta pendapat yang bisa mengarahkanmu pada hal-hal baik. Kamu bisa membuat jadwal bepergian dengan teman-temanmu, bisa dengan duduk di coffe shop terdekat atau hanya sekedar jalan-jalan. Lakukan hal-hal yang menyenangkan dengan orang lain yang dapat mengalihkan pikiran-pikiran yang negatif.

5. Beri apresiasi terhadap diri sendiri.

Photo by Hassan OUAJBIR from Pexels

Photo by Hassan OUAJBIR from Pexels via https://www.pexels.com

Ketika kamu berhasil melakukan hal-hal baik, beri apresiasi pada dirimu sendiri. Misalnya kamu berhasil mendapatkan perhargaan dalam suatu hal, kamu bisa melakukan perayaan kecil. Sekecil apapun pencapaianmu, berbanggalah karena dengan itu kamu bisa meningkatkan kepercayaan diri. Kamu harus percaya bahwa dirimu memiliki kelebihan yang bisa meningkatkan potensimu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Mahasiswa

CLOSE