1. Pilih jurusan kuliah yang Benar-benar sesuai minat dan realistis

Ingat ya harus sesuai minat dan realistis

Ingat ya harus sesuai minat dan realistis via http://www.thetefluniversity.com

Ini tips paling kongkrit yang penting. Hal pertama yang bisa kamu rintis kalau memang berencana kuliah adalah pilihlah jurusan kuliah yang sesuai minatmu.

Hati-hati dengan kata minat karena minat timbul dari diri sendiri dan harus realistis, artinya kamu harus cek kemampuan dirimu sendiri dan kesempatan di lingkungan. So, dari situ kamu bisa evaluasi bagaimana peluang jurusan tersebut terhadap masa depan kamu bukan hanya keinginan semata tanpa di imbangi dengan kemampuan dan kesempatan dari lingkungan.

Hal yang paling berbahaya menurut pengalaman saya dari banyak klien adalah mereka yang belum memiliki perencanaan karier jelas adalah memilih jurusan karena sekedar ikut-ikutan teman atau bahkan celakanya hanya menuruti kehendak orangtuanya. Menuruti orangtua memang wajib hukumnya, tapi alangkah lebih bagus jika kalian bisa berdiskusi dengan mereka sehingga bisa saling memberi masukan satu sama lain dan akhirnya menemukan jurusan yang paling tepat secara bersama-sama.

2. Berdiskusi dengan orang yang kamu percayai

Find your significant other!

Find your significant other! via http://i.huffpost.com

Nah, hal ini adalah salah satu tips yang sebenarnya bisa sangat membantu jika kalian benar-benar memilih orang yang tepat untuk diajak bediskusi. Namun, jika kalian salah memilih orang maka bukan mendapat pencerahan tapi bisa jadi salah memilih masa depan. Gawat!

Diskusilah dengan orang yang kamu percayai, orang yang memahami dirimu, orang yang membimbingmu bukan menyuruhmu, orang yang pandai melihat kesempatan, orang yang paham kondisi lingkungan, dan orang yang bisa membuatmu mengevaluasi setiap pilihanmu, dan terpenting adalah orang yang jujur berkata jika memang kamu tidak cukup kompeten memiliki impian tersebut. 

Siapa?

Mulai dari sekarang setelah kamu membaca ini pikirkanlah orang yang sesuai dengan kriteria di atas. Entah orangtua/keluarga, sahabat, pacar, suami/calon suami, dosen/guru, dll.  

3. Jangan ragu untuk datang berkonsultasi dengan profesional

Malu Bertanya Sesat di Jalan

Malu Bertanya Sesat di Jalan via http://zmianywzyciu.pl

Jangan pernah merasa terlalu gengsi untuk sekedar bertanya. Hmmm, tips ini sangat berguna bagi kamu yang benar-benar merasa bingung menentukan masa depanmu. 

Kamu bisa mencoba berkonsultasi dengan para ahli yang berhubungan dengan pilihan-pilihanmu, atau bahkan seorang guru BK, dan seorang psikolog. Mereka bisa memberimu pandangan mengenai masa depan yang harus kamu pilih. Salah satu keuntungan berkonsultasi dengan para profesional adalah mereka pihak netral, artinya mereka tidak memiliki latar belakang dengan kalian (berbeda dengan keluarga, sahabat, atau pasangan yang sebelumnya sudah kenal dekat), sehingga saran mereka  akan diberikan secara profesional (sesuai kompetensi) untuk pengembangan diri kalian sesuai kemampuanmu dan tuntutan lingkungan.

Tertarik? Tidak ada salahnya mencoba kan demi masa depan yang lebih cerah

4. Fokus pada pilihanmu!

Stay Focus! Be consistent

Stay Focus! Be consistent via http://attitudes4innovation.com

Ini nih yang kayaknya paling sulit dilakukan anak-anak muda jaman sekarang yang hobinya galau. Stay focus! Kalau udah punya satu impian dari jaman dulu tuh diniatin aja, dipupuk dengan banyaknya ilmu dan informasi, udah deh tinggal dijalanin sedikit demi sedikit juga jadi kok asal sabar. 

Budaya semua serba instan saat ini membuat banyak orang tergiur dengan macam-macam pilihan yang belum tentu terbaik untuk dirinya. Pilihlah satu tujuan hidup utamamu, dari situ mulailah merintis sedikit demi sedikit dengan usaha. Jika menemui kegagalan bagus karena itu bisa membuat kalian belajar memperjuangkan tujuan hidup masa depan dan kembali bangkit. 

Intinya adalah konsisten. Banyak orang yang menyerah begitu kegagalan datang atau tergiur dengan pilihan lainnya yang belum tentu cocok dengan dirinya. Sayang sekali ya, masa depan bukan untuk coba-coba ya guys!

5. Introspeksi diri. Tanyakan lagi pada dirimu sendiri, Mau jadi apa?

Who am I?

Who am I? via http://a.glcdn.co

Siapa diri kita, apa kelemahan dan kelebihan kita, apa modal kita, apa yang paling menghambat kita? Semua itu harus ditanyakan lagi kepada diri sendiri. Sebelum kita memutuskan atau bahkan saat masih menentukan pilihan-pilihan, kita harus memahami diri sendiri. 

 From now, do your SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) analysis. Kenali kekuatanmu, kelemahan, peluang di lingkungan, dan ancaman yang mungkin terjadi saat kamu konsisten memilih tujuan hidupmu. Tuliskan dan gambarkan secara rinci agar kamu benar-benar memahami dirimu sendiri saat menjalani keputusanmu. Apakah memang pantas atau kamu perlu mempertimbangkan pilihan lain?

Tips kelima ini sangat penting karena kunci utama keberhasilan masa depan adalah diri sendiri. Itulah kenapa motivasi internal (motivasi dari diri sendiri) harus benar-benar ditingkatkan jika kamu ingin sukses. 

 

 

Hal yang penting harus diingat adalah cari apa yang kamu butuhkan dan bukan sekedar inginkan atau sekedar obsesimu saja. 

Berusahalah karena tidak ada usaha yang sia-sia.

dan selalu ingat Alasan kamu memilih agar kamu ingat untuk selalu BERUSAHA!

Well, good luck future-fighter!! 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya