Ladies, pernah nggak sih kalian bertemu atau jalan sama laki-laki yang ternyata sudah punya kekasih? Lalu, bagaimana perasaan kamu? Kecewa itu pasti, kecewa karena kita sudah terlanjur baper dengan sikap dia yang sweet banget, tetapi dia sudah ada yang punya.

Mungkin diantara kalian pernah mengalami pendekatan atau bahkan sampai pacaran dengan pacar orang. Entah karena disengaja atau memang tidak tahu laki-laki itu sudah punya pacar. Kalau sudah begitu, apa yang kalian lakukan? Mungkin inilah hal-hal yang kalian rasakan:

1. Kecewa. Kenapa Dia Nggak Jujur Saja Dari Awal?

udah jujur deh ! via http://www.kompasiana.com

Saat hati mulai kosong dan belum ada yang menemani, tiba–tiba ada seorang laki–laki yang datang menghampiri. Mulai dari hanya sekadar bertanya, lalu mengajak jalan, dan dibuat layaknya seorang kekasih, membuat hati akhirnya luluh, terbuai dengan kata – kata manisnya. Setelah merasakan semuanya ternyata laki–laki yang sedang dekat dengan kita sudah memiliki kekasih. Ah, sedih rasanya.

Setiap kali ditanya, “Apa pacar kamu nggak marah kalau kamu Whatsapp aku?”, dia selalu menjawab, “Tidak ada, aku nggak punya pacar.”

Inilah yang membuat kita kecewa, ya? Dia selalu berusaha meyakinkan dengan kalimat dustanya. Hati pun mungkin akan mengerti jika dia bisa berkata jujur.

2. Mana Bisa Pergi Kalau Sudah Terlanjur Sayang?

Advertisement

dibuat jatuh cinta via https://www.brilio.net

Ketika semua yang dia lakukan sangat manis dan akhrinya membuat kita jatuh cinta, lalu semudah itu kah untuk melepasnya pergi? Dilema antara menyakiti perasaan sendiri atau menghancurkan hubungan orang lain itulah yang dirasakan wanita ketika laki – laki yang dekat dengan nya ternyata sudah memiliki kekasih.

So. what you can do to ignore that feeling?

3. Karena Manusia Tak Jauh dari Dosa, Kadang Kita Pun Mendorong Si Pria untuk Segera Putus dengan Kekasihnya

cepet putus ya kamu via http://female.kompas.com

Setelah dibuat jatuh cinta oleh si pria, kadang muncul sifat egois dan rakusnya kita. Mulai dari mencaci pacarnya hingga mendoakan keretakan hubungan mereka. Bukan sifat terpuji, tapi jujur saja tak ada yang tak merasakan hal ini, kan?

4. Walaupun sudah menjadi korban si laki – laki, tetapi tetap merasa kasihan dengan kekasihnya

jadi merasa bersalah via http://kolom.abatasa.co.id

Dibuat jatuh cinta oleh seseorang yang ternyata sudah memiliki kekasih. Kenapa harus dia? Atau kenapa dia sudah punya kekasih?

Tentunya kita pun bisa merasa iba dengan kekasih si pria yang mendekati kita. Tapi, apa daya kita?

5. Bersikap Dewasa: Melepasnya Pergi Karena Tak Ingin Kekasihnya Tersakiti

lebih baik pergi meninggalkan via http://tekooo.com

Untuk sebagian wanita, dilema panjang ditutup dengan keputusan untuk merelakan si pria kembali pada kekasihnya. Dekat dengan laki–laki itu saja sudah menjadi kesalahan besar apalagi jika sampai memutuskan untuk tetap bersamanya. Bukankah sebagai sesama wanita bisa membayangkan rasa sakitnya?

6. Karena Luka Lama Masih Menganga, Mungkin Trauma Jadi Akibatnya

Rasa sakit yang dialami karena telah dibohongi akhirnya membuat wanita lebih menutup hati dan berhati–hati. Pikiran negatif akan selalu ada saat laki–laki lain datang menghampiri nya lagi. Karena tidak ingin terulang kembali, kita biasanya mulai menyelidiki laki-laki itu melalui teman atau media sosialnya.

Terkadang kita tidak tahu pada siapa kita akhirnya jatuh cinta, tidak ada yang salah ketika cinta itu datang. Hak untuk mencintai siapapun adalah hak milik siapapun. Tetapi, ada baiknya kita pun menjaga perasaan orang lain. Ingat, karma itu ada.

Yuk, coba bagi ide atau pengalaman kalian di kolom komentar 🙂