“Kadang, gagal mendapatkan apa yang kamu inginkan adalah keberuntungan” (Dalai Lama)

Yup, kegagalan adalah hal yang niscaya bagi manusia. Ketika berani bermimpi maka kamu juga harus siap gagal alias kecewa. Putus cinta, perceraian, drop out, atau nggak lolos beasiswa: itu semua adalah bentuk kegagalan yang lazim dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimanapun, gagal adalah bagian dari proses meraih mimpi. Tapi jika kegagalan itu menghampiri, bukan berarti kamu boleh berhenti. Alih-alih menyerah pada mimpimu sendiri, kamu justru harus bangkit lagi. Karena sebaik-baik mimpi adalah yang kamu perjuangkan sampai hari ini, 4 hal inilah yang harus terus kamu pegang selama berjuang!

1. Mimpi itu datangnya dari dalam hatimu sendiri. Jangan bermimpi karena emosi, apalagi sekadar ingin membuktikan diri.

kenali egomu via livingontheletterc.com

Advertisement

Luangkan waktu untuk merenungkan kembali tentang mimpimu. Apakah mimpimu itu memang benar-benar mimpimu, dan bukan mimpi orang lain? Apakah kamu sedang mengejar bintangmu sendiri dan bukan bintang orang lain? Lalu, kira-kira apa yang akan kamu rasakan ketika kamu berhasil meraih mimpimu nanti?

Mungkin kamu akan benci untuk mengakuinya, tapi bisa jadi kamu memang nggak sedang mengejar mimpimu sendiri. Apakah kamu benar-benar ingin masuk perguruan tinggi terbaik di Indonesia atau semata-mata hanya ingin membuat orang tuamu bangga? Mungkin nggak kalau sebenarnya kamu hanya ingin membuktikan pada teman-teman sekolahmu bahwa kamu bisa?

Pertama, yakinkan kalau apa yang kamu perjuangkan sekarang adalah mimpimu sendiri. Murni tanpa emosi ataupun dendam. Jangan sampai kamu terjun ke sebuah lomba lari tanpa tau ke arah mana harus berlari dan hadiah apa yang bisa kamu dapatkan di akhir pertandingan.

2. Mimpimu layak diperjuangkan. Meski lelah dan harus berdarah-darah, jangan menyerah sebelum berhasil mendapatkan.

Jika kamu ingin meraih sesuatu, jangan pernah berhenti sebelum berhasil. Untuk bisa berhasil kamu harus mengerahkan semua kemampuanmu.

Nah, khusus buat kamu yang udah yakin sama mimpimu, berjuanglah untuk meraihnya. Pastikan kamu melakukan yang terbaik sehingga kegagalan nggak akan membuatmu menyesal atau merasa bersalah. Pilihan ada di tanganmu sendiri. Meskipun ada kekuatan yang nggak bisa kamu lawan di luar sana, kamu tetap punya andil untuk menentukan apakah berhasil atau gagal.

3. Mari berdamai dengan diri sendiri. Sesekali gagal bukan berarti duniamu akan berhenti.

memaklumi kegagalan via themindfullifecoach.wordpress.com

Ketika punya mimpi besar dan ternyata gagal, tentu bukan hal mudah untuk bisa menerimanya. Tapi, kesedihan dan kekecewaan nggak boleh begitu saja menghambat langkahmu selanjutnya. Jangan takut orang lain akan menertawakan kegagalanmu. Toh, nggak ada yang mutlak di dunia ini. Bukankah gagal itu masih sedikit lebih keren daripada nggak mencoba sama sekali atau bertahan di zona nyamanmu?

Jangan sampai sebuah kegagalan membuatmu stres. Pikirkan apa yang bisa kamu pelajari dari kegagalan yang terpaksa kamu terima. Pikirkan seseorang yang sudah berhasil mencapai kesuksesan mereka. Apakah kamu ingat bahwa mereka pernah gagal juga?

Ketika kamu sukses, orang akan sibuk melihat kesuksesanmu. Mereka mungkin lupa atau bahkan nggak tau kalau kamu juga pernah gagal.

4. Apa yang kamu inginkan bisa datang dengan berbagai cara. Jangan menutup mata, tapi manfaatkan setiap kesempatan yang datang sebaik-baiknya!

melihat berbagai kemungkinan via flores.unu.edu

Bukan cuma satu, tapi ada banyak jalan untuk meraih mimpimu. Jika kamu nggak bisa sukses dengan cara A, silakan coba cara B, C, D, dan seterusnya. Ini adalah salah satu alasan kenapa kamu nggak boleh menolak setiap peluang atau kesempatan yang datang menghampirimu.

Jangan sampai rasa percaya yang berlebihan membuatmu “fanatik” pada satu pilihan dan mengabaikan kemungkinan yang lain. Apapun itu, raihlah setiap kesempatan yang datang menghampirimu dan nikmati perjalananmu menuju sukses.

Berbekal 4 prinsip ini, semoga kamu bisa semakin siap dan matang untuk berjuang meraih mimpimu. Bahkan ketika orang lain meragukanmu, maka kamulah satu-satunya yang harus tetap berdiri dengan kepala tegak. Yup! Kamu nggak boleh diam, tapi kamu juga nggak harus berlari kok. Silakan terus berjalan menuju mimpimu, sambil menikmati prosesmu menuju suksesmu. 🙂