5 Hal yang Bisa Dipetik dari Langkah Awkarin Jadi Relawan, Patut Direnungkan Generasi Milenial

Pelajaran yang bisa dipetik dari keikutsertaan Awkarin jadi relawan

Indonesia sedang berduka pasca bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Donggala dan Palu yang banyak memakan korban serta menyebabkan kerusakan. Beruntung masih banyak orang yang baik dan tanggap untuk membantu memulihkan keadaan. Mulai dari bantuan uang, sembako, pakaian bekas, obat-obatan sampai layanan sosial lain yang silih berganti berdatangan.

Advertisement

Namun ada satu hal yang mencuri perhatian warganet kemarin, yaitu kehadiran Awkarin yang ikut jadi relawan di Palu. Beberapa foto yang kegiatan Awkarin yang tersebar di dunia maya menuai banyak komentar positif dari warganet. Karin menjadi satu dari sekian orang yang turun langsung ke lapangan untuk membantu para korban. Nah dari hal yang nggak biasa ini, ada 5 pelajaran yang menurut Hipwee penting untuk dipelajari dari keikutsertaan Karin sebagai relawan.

1. Karin menunjukkan kepedulian nyata dengan datang ke Palu dan membaur bersama korban bencana. Bukankah lebih baik dari mengumpulkan donasi semata

Dukungan langsung lebih efektif via www.instagram.com

Lain halnya dengan tokoh dunia hiburan lainnya yang biasanya hanya membantu dengan memberikan donasi, Karin turun langsung ke Palu membaur bersama korban bencana. Karin menunjukkan kepedulian yang lebih di sini, sebab dengan turun langsung ke lapangan dia bisa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh korban. Dan agaknya bantuan moral juga sangat dibutuhkan selain bantuan berupa sandang, pangan, pengobatan.

2. Beda dengan dulu, kali ini Karin nggak mengunggah kegiatannya di media sosial miliknya. Kebaikan memang nggak seharusnya diumbar-umbar

Kebaikan jangan diumbar! via www.instagram.com

Hal menarik lain yang patut dicontoh Karin nggak mengunggah aktivitas kemanusiaannya ke media sosialnya. Seperti yang kita tahu bahwa ini jauh berbeda dari kebiasaannya, sebab influencer umumnya mengunggah apa saja yang sedang dilakukan olehnya, tapi kali ini nggak. Tentu saja ini menjadi hal positif yang mesti ditiru oleh kita, dan juga teman-teman Karin di dunia hiburan lainnya yang suka mengumbar sesuatu yang nggak seharusnya dipamerkan.

Advertisement

3. Karin juga mengajarkan seburuk apapun kita di mata orang lain, kita harus tetap berbuat baik kepada yang membutuhkan

Harus selalu berbuat baik via www.instagram.com

Seperti yang kita tahu Karin kerap mengunggah konten kontroversial di media sosialnya, mulai dari kemesraan dengan pacar, kehidupan malamnya yang hura-hura, sampai video klip yang menampilkan dirinya berkuda pakai busana yang minim alias ‘kurang bahan’.

Yap! akibat ulahnya itu maka nggak heran kalau Karin selalu menjadi bulan-bulanan warganet. Namun melihat yang baru saja dilakukan olehnya, kita patut mengapresiasi sekaligus mencontoh. Setidaknya ia telah membuktikan seburuk apapun kita di mata orang, kita tetap harus berbuat baik kepada siapa saja yang membutuhkan. Jangan terlalu memedulikan nyinyiran orang.

4. Keikutsertaan Karin menjadi relawan seharusnya menyadarkan kita bahwa jangan menilai orang dari masa lalunya. Kalau ada orang yang mau berubah harus didukung

Advertisement

Harus didukung via www.instagram.com

Nggak bisa dipungkiri bahwa meski dulu banyak kontroversi, tapi yang baru saja dilakukan Karin adalah hal yang positif sekali. Dari sini seharusnya kita mulai mempertimbangkan untuk berhenti menghujat dia. Boleh jadi perubahan drastis yang ia tunjukkan adalah bagian dari usahanya untuk memperbaiki diri.

Nah sebagaimana orang yang ingin berubah sudah sepatutnya didukung, jangan malah dinyinyirin lagi. Ingat, jangan menilai orang dari masa lalunya. Nilailah dari apa yang sekarang ia lakukan.

5. Apa yang dilakukan Karin merupakan pesan baik buat kita agar lebih peduli terhadap keadaan sekitar. Anak muda sudah seharusnya peka terhadap sesama

Anak muda harusnya lebih peka terhadap sesama via twitter.com

Boleh dibilang apa yang telah dilakukan Karin adalah perbuatan mulia. Sudah sepatutnya yang semacam ini dicontoh, jangan masa lalu yang hura-hura yang dicontoh. Sudah seharusnya anak muda seperti kita membuka mata untuk lebih peduli terhadap keadaan sekitar, lebih peka terhadap sesama. Semoga pesan baik ini kita terima dan selalu pegang agar ke depannya kita bisa terdorong untuk membantu siapa saja yang membutuhkan.

Itulah beberapa pelajaran yang patut dipetik dari keikutsertaan Karin menjadi relawan di Palu. Apa yang telah dilakukannya adalah pekerjaan mulia, maka sebaiknya nggak perlu lah kita rusak dengan mengingat masa lalunya –mungkin dia mau berubah. Sebaliknya, baiknya kita sebagai anak muda mengambil pelajaran perbuatan mulianya ini agar ke depannya kita lebih tanggap di kehidupan yang nyata –jangan asik di dunia maya saja, ya 😀

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

CLOSE