Meminjamkan uang ke orang seringnya membuat siapa saja dilematis, di satu sisi baik karena niatmu membantu tapi di sisi lain kadang menguras kesabaran. Karena ada beberapa orang yang berhutang tapi nggak tahu diri, didiamkan nggak kunjung dibayar, ditagih malah marah-marah. Makanya ada nasehat juga untuk berhati-hati dalam memberi pinjaman uang, meskipun itu temanmu sendiri.

Hutang bisa merusak pertemanan. Terutama saat teman pura-pura lupa sama utangnya. Saat kita ada rezeki dia kita bantuin sedang saat kita butuh dia nggak peduli. Cuma ada satu hal aneh bisa menolong kita menghadapi teman yang berhutang, yaitu kesabaran.

1. Sebenarnya jangan terlalu diambil pusing, yang penting temanmu ini jelas dan nggak ke mana-mana, anggap saja kamu sedang berinvestasi di dia

Investasi via www.pexels.com

Advertisement

Jangan terlalu diambil pusing menghadapi teman yang berhutang. Sebab hutang itu seperti investasi yang sewaktu-waktu bisa kita ambil. Memang sih, susah kalau dia berkelit saat ditagih. Tapi asal kamu tahu rumahnya dan keberadaan dia semua aman. Kalau sudah ditagih nggak kunjung membayar ya temui saja orang tuanya, bilang baik-baik anaknya punya hutang. Nggak lama setelah itu biasanya langsung dibayar.

2. Ingat juga kamu pernah susah, mumpung kondisi keuanganmu sedang baik tunggu saja sampai dia mampu dan hitung-hitung ya membantu

Pernah susah via www.unsplash.com

Saat kamu kesal dengan temanmu yang berhutang jangan keburu emosi. Ingat lagi dulu di zaman susah kamu juga seperti itu (sering berhutang). Cari hutang sana-sini. Galih lubang, tutup lubang. Nah sekarang ketika kamu berjaya nggak perlu pusing-pusing memikirkannya. Tunggu saja. Kalau dibayar ya Alhamdulillah, kalau nggak ya anggap saja sedekah.

3. Hilangkan negative thinking, dia adalah temanmu di kala susah maupun senang. Meski kamu juga harus tetap waspada

Jangan suuzan dulu via www.unsplash.com

Memang teman atau bukan, hutang tetaplah hutang yang harus segera dilunasi. Namun saat menghutangi teman sendiri penting kiranya untuk nggak suuzan. Bedakan dengan orang asing. Kamu telah mengenalnya, tahu di mana rumahnya nggak perlu berpikir yang macam-macam. Kalau dia teman yang baik pasti dia membayarnya. Apalagi menghutangi teman yang dulu menemani kamu di kala susah. Bersabarlah, dia pasti bayar kok.

4. Kalau nominalnya lumayan, minta jaminan biar kamu tenang dan dia terpacu untuk membayar

Minta jaminan via www.pexels.com

Advertisement

Kalau nominalnya lumayan, jangan segan untuk meminta jaminan yang sepadan. Supaya kalau ia nggak kunjung membayar kamu punya sesuatu yang sewaktu-waktu bisa diuangkan. Jaminan juga berfungsi sebagai motivasi penghutang untuk membayar. Kalau bisa justru malah jaminan yang lebih besar dari nominal hutang, biar kamu tenang.

5. Kalau sudah lewat batas waktu yang ditentukan nggak perlu segan untuk menagihnya, tapi tetap akai cara yang baik ya

Sudah tenggat waktunya namun nggak kunjung membayar, sudah berkali-kali janji namun nggak ditepati, siapa yang nggak tahan dengan tingkah laku yang kebangetan itu? Kalau ada temanmu yang semacam itu, maka nggak usah ragu lagi untuk menagihnya. Nggak perlu memandang teman atau bukan, sikapnya itu sudah meremehkanmu. Hampiri kediamannya lalu tanyakan maunya apa.

Teman sih teman, tapi kalau ingkar janji maka pantas untuk dipertanyakan

6. Kalau masih nggak kunjung membayar juga, pakai orang ketiga (temanmu sendiri) untuk dijadikan saksi dan penegur kalau dia masih nakal

Orang ketiga via meramuda.com

kalau dia masih kebangetan sudah dihampiri berkali-kali, namun belum bayar juga, maka kamu bisa menggunakan cara menarik orang lain masuk ke dalam permasalahan ini. Cari orang ketiga untuk menegahi masalahmu dengan si penghutang ini.

Namun jangan pakai orang yang nggak dikenal olehnya, nanti yang ada malah ribut-ribut ujungnya. Carilah teman satu tongkronganmu untuk menengahi dan mencari solusi. Fungsi mereka sebagai saksi atas konsekuensi yang mesti kamu buat bersama. Agar penghutang segera melunasi.

Hutang bukanlah hal yang sepele, sebab kalau dibiarkan bisa merusak pertemanan. Maka dari itu sebelum meminjam kamu pikirkan dulu bisa bayar atau nggak. Begitu pula kamu yang meminjamkan, jangan mudah mengeluarkan uang kalau nggak yakin dengan orang yang meminjam –meskipun itu teman sendiri. Kamu mesti tahu track record kejujuran dan integritas dia saat hendak meminjamkan uang. Biar kamu nggak ketipu.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya