Kemampuan dalam mengontrol emosi dengan baik memang masih sulit dilakukan remaja. Waktu dan pengalaman memang akan membentukmu menjadi pribadi yang lebih bijaksana lagi, tapi itu nggak terjadi begitu saja tanpa usahamu sendiri dalam mengembangkan diri dan memaknai segala hal yang terjadi dalam hidupmu.

Semua butuh proses dan kamu juga tumbuh dewasa pada waktunya kok. Namun seringnya nggak sedikit kesalahan di masa remaja yang masih terbawa di usia 20-an, siapa sangka kalau ternyata kesalahan-kesalahan itu bisa berujung penyesalan di masa depan. Biar akibatnya nggak merugikan kamu di usia 25 nanti, sebaiknya kamu sudah mulai berhenti melakukan beberapa kesalahan di usia 20-an ya!

1. Berpikir bahwa pendidikan saja sudah cukup. Padahal pengalaman dan skill juga perlu, lho

Skill juga penting via Www.pexels.com

Advertisement

Pendidikan memang penting dan hal itu juga merupakan salah satu unsur penunjang kesuksesanmu, tapi bukan hanya itu syaratnya. Kamu butuh pengalaman dan juga skill untuk mempersiapkan kesuksesan di masa depan. Fokus dengan urusan perkuliahan itu perlu sekali, tapi nanti ada saatnya kamu menyadari bahwa pengalaman dan skill yang menjadi alat untuk bisa mendongkrak karirmu.

Saat kamu punya skill dalam bidang apapun, kembangkan dan jangan hanya terpaku pada teori semata. Sebaik-baiknya ilmu yang kamu dapatkan adalah saat mempraktikannya di lapangan, itulah yang bisa disebut pengalaman.

2. Nggak membiasakan diri untuk mengelola keuangan dengan bijak, pas lagi butuh malah sudah habis duluan

Manajemen uang via www.pexels.com

Kebiasaan berfoya-foya sebaiknya nggak lagi kamu budayakan saat usiamu sudah menginjak 20 tahun, di usia segitu kebutuhanmu pun pasti juga akan bertambah banyak. Untuk itu sebaiknya kamu lebih bijak dalam mengelola ataupun menggunakan tabungan yang kamu punya.

Advertisement

Kalau dulu seringnya kamu bisa hampir setiap hari menghabiskan waktu untuk kumpul-kumpul bersama teman di cafe, sekarang kurangilah hal-hal tersebut. Coba salurkan waktu luang untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat dan nggak menghabiskan banyak uang pastinya. Biar isi dompet tetap statis saat dihampiri masa-masa kritis (alias bokek)

3. Jarang olahraga dan nggak memperhatikan kesehatan, semakin tua badanmu jadi semakin rapuh

Rajin olahraga via Www.pexels.com

Kesehatan tubuh itu hal penting paling utama untuk cita-citamu lho. Sepadat apapun aktifitasmu, sempatkanlah waktu untuk berolahraga setidaknya seminggu sekali atau dua minggu sekali biar badanmu nggak manja saat harus mengeluarkan banyak tenaga dan nggak gampang lemas saat cuaca sedang tidak mendukung. Kalau kamu rutin berolahraga, efek jangka panjangnya juga akan menguntungkan kamu.

Selain berefek pada postur tubuh, olahraga juga bisa membuat dirimu jadi lebih gesit dan nggak gampang capek. Nggak hanya olahraga saja, tapi juga menjaga kesehatan dengan cara memperhatikan asupan makananmu. Bagaimana nggak gampang sakit kalau kamu seringnya makan junk food atau mie instan melulu. Bukankah kamu jadi lebih mudah beraktifitas kalau punya tubuh yang sehat.

4. Gampang menyerah dan nggak mau terus mencoba, padahal akan ada tantangan yang lebih pelik di depan nanti

Nggak boleh nyerag via Www.pexels.com

“Lo nggak mau nyoba SBMPTN?”
“Nggak ah, gue swasta aja. Paling juga nggak lolos”
“Lah gimana bisa tau, kalo lo aja nggak mau nyoba”
“Kuliah swasta atau negri kan sama aja nay”

Hidup itu berputar dan kesempatan yang kamu punya nggak hanya sekali, selagi mau berusaha lebih keras pasti sang pemilik semesta juga akan memudahkan jalanmu. Boleh jadi hari ini kamu gagal, tapi tekatmu untuk terus berjuang belum berhenti. Bisa saja kamu justru mendapatkan apa yang dirimu mau di waktu yang sangat tepat dan keberhasilanmu yang sekarang karena telah berkaca pada kegagalan yang sudah-sudah. Hidup memang nggak mudah, tapi kesulitan bukan alasan untuk menyerah.

5. Terlalu sering berusaha menyenangkan orang lain dan nggak beranilah bilang ‘tidak’, membuatmu rugi sendiri

Berani bilang ‘nngggaakk’ via Www.pexels.com

Tanpa atau dengan kamu berusaha menyenangkan orang lain, tetap akan ada orang yang nggak suka sama kamu dan itu wajar. Kamu pun manusia yang punya kelemahan dan bisa jadi kelemahanmu itu memang menjadi masalah untuk orang lain, selagi kamu tetap memperbaiki diri dan melakukan yang terbaik untuk orang-orang disekitarmu dan dirimu juga, itu sudah cukup kok.

Kamu nggak boleh takut berkata ‘tidak’ untuk hal-hal yang padahal merugikan kamu hanya karena kamu ingin menyenangkan orang-orang disekitarmu. Jangan jadi merasa terpuruk karena ada beberapa orang yang nggak menyukaimu. Asal kamu tetap berbuat baik sih, santai saja. ~

6. Jangan sibuk dengan urusan cinta melulu, ingatlah cita-citamu lebih pantas diperjuangkan

Cinta boleh, bodoh jangan. via Www.pexels.com

Urusan cinta memang selalu indah dirasakan setiap insan apalagi saat kamu sedang pada usia yang lagi bahagia-bahagianya dan penuh keingintahuan tentang banyak hal. Perihal urusan cinta di usia 20-an itu memang beragam rasanya, beragam pula kisahnya. Saat kisah cintamu nggak berjalan mulus, jangan terlalu terbuai begitu saja sampai-sampai urusan pendidikan jadi luput.

Begitulah tantangan di usia 20-an, menyimbangkan urusan cinta dan pendidikan, tapi jangan sampai urusan cinta lebih dominan ya, kamu tetap harus ingat bahwa kamu punya cita-cita yang harus kamu perjuangkan. Jangan sampai kamu menyesal di masa depan nanti karena terlalu mengurusi urusan percintaan yang padahal nggak ada apa-apanya setelah kamu sadari.

7. Melihat hal-hal yang terjadi hanya dari sudut pandangmu saja dan gemar menyalahkan orang lain

Kamu belum tentu benar via Www.pexels.com

Hidup nggak selalu punya dua sisi, hitam dan putih. Namun ada warna-warna lain juga yang perlu kamu pahami. Ya begitu memang, hidup selalu penuh warna. Sayang sekali rasanya kalau kamu hanya memandang semua yang terjadi dari sudut pandangmu saja tanpa pernah merasakan bagaimana pandangan orang lain, kebiasaan ini sebaiknya kamu tinggalkan sebelum kamu semakin beranjak dewasa dan jadi nggak pandai dalam memanajemen suatu masalah yang ada nantinya.

Menginjak usia 20-an memang sebuah tantangan, karena ini adalah masa transisi dari remaja ke masa yang lebih dewasa, kamu akan merasakan semakin banyak masalah yang menguras emosi, menapaki jejak karir atau bahkan berumahtangga. Kesalahan-kesalahan di atas sebaiknya sudah mulai kamu perbaiki demi hidupmu yang lebih menyenangkan lagi nantinya.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya