Dengan Teknik Copywriting yang Menarik, Kita Bisa Jualan Apa pun Lewat Tulisan. Yuk Belajar Bareng!

Copywriting yang Menarik

Pernah mendengar istilah copywriting? Teknik ini berbeda dengan cara menulis yang biasa. Copywriting bertujuan untuk memasarkan produk, jasa, event, brand perusahaan, atau lainnya. Jadi para pembaca bisa lebih paham dan mau melakukan tindakan tertentu, misalnya membeli produk atau berlangganan jasa.

Advertisement

Untuk melakukan copywriting dengan baik, kita perlu belajar dan praktik langsung. Caranya cukup mudah dan bisa dicoba oleh penulis pemula sekalipun. Yuk simak langkah-langkahnya!

1. Sebelum menjual pada orang lain, yuk pelajari dulu produk dan layanan kita. Buatlah daftar kelebihannya agar lebih jelas

Membuat daftar / Credit: Photo by Cathryn Lavery on Unsplash via unsplash.com

Kita perlu mempelajari atau bahkan mencoba sendiri produk dan layanan yang akan dijual. Jadi kita bisa mengetahui kelebihannya dengan jelas. Tonjolkan keunikan produk tersebut yang nggak bisa diperoleh dari produk lain. Kita juga perlu mengetahui fitur-fitur yang disediakan dan manfaat yang bisa diperoleh konsumen jika menggunakannya.

Misalnya, kita menjual camilan sehat berupa biskuit dari oatmeal. Keunikannya, biskuit ini mempunyai tekstur dan rasa yang unik dibandingkan biskuit biasa. Sedangkan fitur yang bisa ditawarkan adalah toples cantik sebagai wadah biskuit yang bisa didaur ulang. Lalu dari segi manfaat, pembeli bisa ngemil tanpa khawatir karena biskuit oatmeal lebih sehat dan mengenyangkan.

2. Supaya lebih tepat sasaran, kita perlu memahami kebutuhan orang-orang. Jadi promosinya bisa fokus pada pemecahan masalah mereka

Memahami / Credit: Photo by Mimi Thian on Unsplash via unsplash.com

Orang-orang cenderung membeli sesuatu yang dianggap bisa memecahkan masalahnya. Jadi kita perlu memahami kebutuhan mereka. Cara ini penting agar hasil copywriting kita terkesan lebih personal dan tepat sasaran. Nah, untuk mengetahui kebutuhan konsumen, kita bisa mengirimkan survei pada sejumlah orang. Tanyakan latar belakang mereka serta masalah sehari-hari yang dialami. Kita juga bisa meminta pendapat dan saran dari pelanggan. Lalu buatlah kesimpulan dan lakukan copywriting berdasarkan hal tersebut.

3. Yuk mulai menulis dengan membuat headline atau judul yang memikat. Bagian ini sangat penting karena dibaca pertama kali

Membaca dari laptop / Credit: Photo by Brooke Cagle on Unsplash via unsplash.com

Ada banyak konten yang bertebaran di internet. Untuk mencuri perhatian orang, kita perlu menulis judul konten yang menarik. Salah satu caranya adalah menyebutkan manfaat secara detail. Daripada membuat judul “Cara Memasak Makanan”, lebih baik menulis “Cara Memasak 3 Hidangan Lezat dalam 1 Jam”. Jadi orang-orang yang membacanya bakal lebih tertarik.

4. Setelah berhasil mencuri perhatian dengan judul, kita perlu menulis lead atau paragraf pembuka yang mendukung

Menulis / Credit: Photo by Anete Lūsiņa on Unsplash via unsplash.com

Meskipun orang-orang sudah tertarik pada judulnya, belum tentu mereka akan membuka situs atau membeli produk kita. Jadi dibutuhkan lead atau paragraf pembuka yang menarik. Ada beberapa cara untuk melakukannya. Misalnya menunjukkan empati pada pembaca, mencantumkan fakta-fakta, atau membuat mereka penasaran. Jadi mereka tertarik untuk membaca bagian selanjutnya.

Advertisement

5. Tulislah copy atau bagian utama promosi yang gampang dipahami. Kita bisa mengakalinya dengan memakai kalimat yang pendek-pendek

Menggunakan ponsel / Credit: Photo by Patrick Tomasso on Unsplash via unsplash.com

Hindari menggunakan kata kiasan dalam copy. Lebih baik gunakan kata-kata yang sederhana agar pembaca lebih memahami maksud kita. Bisa juga memakai subheading atau poin-poin sehingga orang lain dapat menangkap maknanya tanpa harus membaca semua detail. Cara ini penting banget lo, apalagi kalau kita membuat copywriting untuk media sosial. Sebab banyak orang yang scrolling media sosial dengan cepat sehingga malas untuk membaca tulisan yang terlalu panjang atau terlalu rumit.

6. Mengakhiri teks dengan ajakan untuk melakukan sesuatu. Inilah tujuan utama dari copywriting

Membeli barang / Credit: Photo by freestocks on Unsplash via unsplash.com

Setelah pembaca memahami produk atau jasa yang kita promosikan, saatnya meminta mereka untuk melakukan sesuatu. Bisa dengan membeli produk, berlangganan jasa, subscribe konten, follow akun media sosial, dan sebagainya. Ajakan ini disebut call to action. Kita bisa menggunakan tombol yang berisi perintah seperti “Beli Sekarang” atau “Daftar Sekarang”.

Itulah cara menulis copywriting yang menarik. Supaya lebih paham dan lancar, kita perlu praktik berkali-kali. Mulailah dengan menulis teks copywriting tentang usaha yang kita miliki. Kalau kita suka menulis blog, buat ajakan yang bisa membuat orang-orang berkunjung ke blog tersebut. Selamat mencoba!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE