7 Kutipan Diego Maradona yang Paling Inspiratif. Pantas Saja dapat Julukan Pemain Terhebat Dunia

kutipan Diego Maradona

Dunia sepak bola kembali berduka. Kemarin, 25 November 2020 seorang legenda dunia–Diego Armando Maradona, menghembuskan nafas terakhirnya. Dilansir dari CNN, mantan pemain sepak bola yang berasal dari Argentina ini meninggal akibat henti jantung pada usia 60 tahun. Bahkan presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina juga telah mengumumkan rasa bela sungkawa atas kepergian pencetak gol di Piala Dunia tahun 1986 tersebut.

Advertisement

Untuk mengenang kepergian legenda sepak bola satu ini, sekaligus mengingat kembali semangatnya ketika masih merumput dulu, Hipwee mengumpulkan kutipan Diego Maradona yang disusun dari berbagai sumber. Sebab raganya boleh pergi, tapi semangat dan kecintaannya pada dunia sepak bola tak akan pernah mati.

Diego Maradona dan sepak bola adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Baginya, berlari mengejar bola adalah kebahagiaan yang tiada duanya!

Photo by AFP Photo via www.besoccer.com

“To see the ball, to run after it, makes me the happiest man in the world.”

Diego mengawali karier sepak bolanya di tahun 1976 di klub Argentinos Juniors. Dalam rentang tahun 1976 sampai sudah tak merumput lagi, ada ratusan gol yang telah ia cetak. Pun ada sekitar 8 klub yang telah ia pegang dari tahun 1994 sampai 2020 ini.

Advertisement

Dia–Diego Maradona–pencetak gol sekaligus pencetak kesalahan seperti manusia pada umumnya. Namun ia selalu punya alasan untuk selalu maju ke depan

Photo by China Image via depositphotos.com

“I am Maradona, who makes goals, who makes mistakes. I can take it all, I have shoulders big enough to fight with everybody.”

Siapa yang tak kenal dengan sosok hebat satu ini? Di salah satu kesempatan, Lionel Messi bahkan pernah berkata kalau Maradona adalah terbaik dari yang terbaik. Tak ada yang bisa menandingi, sekali pun Messi tetap berlatih dan bermain bola seribu tahun lamanya.

Saking cintanya dia dengan sepak bola, di setiap kesalahan yang terjadi ia tak pernah menyalahkan permainan itu sendiri

Advertisement

Photo by China Image via depositphotos.com

“I made mistakes, and I paid for them. But the ball is still pure,”

Empat tahun setelah menjalani masa pensiunnya, Maradona dihadiahi testimonial match. Pada akhir pertandingan tersebut dia sempat berkata pada publik bahwa sepak bola itu sendiri adalah permainan yang suci. Atas semua kesalah yang pernah dilakukan, ia sama sekali tak pernah menyalahkan permainan satu ini.

Sebagai bintang yang disorot dunia, Maradona terkenal sebagai seseorang yang tak ragu mengambil risiko

Photo by m.iacobucci.tiscali.it via depositphotos.com

“You can say a lot of things about me, but you can never say I don’t take risks.”

Dan ia juga dikenal sebagai seseorang yang tegas dalam pilihan. Tak pernah ada keragu-raguan!

Photo by Boggy22 via depositphotos.com

“I am black or white, I’ll never be grey in my life.”

Meski sudah menjadi legenda dalam sepak bola, perjalanan hidup Maradona tak jauh dari kemiskinan. Ia tahu benar rasanya kelaparan dan hanya bisa bermimpi untuk bisa memiliki sebuah barang

Photo by China Image via depositphotos.com

“Poverty is bad, it’s difficult, I knew it well. You want lots of things and all you can do is dream about them. It would be nice if there were more justice – if those who have a lot had a little less, and those who have a little had a little more.”

Dipuja dimana-mana sampai diberikan julukan the greatest footballer all of time, tak membuat Maradona lupa bahwa ada tangan-tangan tersembunyi di balik kesuksesannya

Photo by China Image via depositphotos.com

“I’m privileged, but only because that was God’s will. God made me play well. He gave me the ability at birth. That’s why I make the sign of the cross every time I enter the pitch. If I didn’t do it I’d be betraying him.”

Berasal dari keluarga miskin di salah satu daerah Argentina, hingga kini namanya akan selamanya terpatri di dunia sepak bola, membuat sosok ini sadar ada tangan-tangan baik di belakangnya. Itulah mengapa dulu setiap kali memasuki lapangan, ia diam-diam akan membuat lambang salib yang ia percaya telah menjadi sumber kekuatannya.

Nah itu dia kutipan Diego Maradona yang paling inspiratif. Mulai dari tentang bagaimana kecintaannya pada sepak bola hingga soal kemiskinan, semoga kutipan-kutipan ini selalu menghidupkan sosok legenda satu ini. Rest in peace Diego Armando Maradona!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Not that millennial in digital era.

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE